Sorry Bos, I Love U

Sorry Bos, I Love U
SB 55


__ADS_3

" Boy, kenapa kamu tidak bikin kaki palsu saja ??? " tanya ku lirih dan sangat hati - hati sekali menanyakannya pada James saat kami berdua sedang berbaring di kamar untuk rehat di malam hari ini.


" Dulu sempat sih kepikiran untuk itu, tapi kemudian ku urungkan. Dulu pernah di kasih coba untuk pakai beberapa saat, kok rasanya tidak enak. " sahutnya dengan memberi alasan.


" Kan enak, bisa lepas tongkat " sanggah ku.


" Aku takut put, kalau pakai kaki palsu nanti aku . . . " sahutnya terpotong dengan dia membalikkan tubuhnya untuk menghindari ku.


" Takut kenapa . . . ??? " sahut ku penasaran dan sengaja ku goyang - goyangkan tubuhnya untuk segera melanjutkan ucapannya barusan.


" Aku takut, nanti aku malah kelihatan tambah cakep " sahutnya dengan tertawa terbahak - bahak.


Dasar kamu boy, tidak pernah bisa di ajak ngomong serius.


Dan ahirnya cubitan maut ku pun mendarat di seluruh tubuh nya, dia hanya berteriak - teriak kecil dengan tertawa - tawa untuk menghindarinya.


" Rasakan " umpat ku dalam hati.


Sejurus kemudian dia sudah memeluk ku.


" Aku mencintai mu sayang, besok aku akan membuat kaki palsu. Aku tahu maksud mu. Supaya besok anak kita lahir dia tidak malu punya ayah yang tanpa kedua kakinya kan ??? sahutnya dengan mendekap lembut tubuh ku.


" Bu . . . bukan it . . . itu maksud ku Boy " sahut ku dengan terbata, aku takut dia tersinggung dengan ucapa ku barusan.

__ADS_1


" Husst . . . aku tahu maksud kamu sayang. aku tahu . . . kamu juga tidak bermaksud untuk menyakiti perasaan ku kan " sahut nya kemudian dengan menciumi hampir seluruh wajah ku.


Hingga ahirnya berakhir pada bibir ku,


tidak berhenti di situ, dia ******* bibir ku dengan lembut sekali.


" Sekarang tidur lah, sudah hampir jam 12 malam. Besok aku antar kamu kuliah dan aku langsung akan memesan kaki palsu " ujarnya langsung mengahiri ******* bibirnya pada bibir ku sebelum gejolak hati ku benar - benar tidak bisa lagi aku kendalikan.


Sebelum tertidur ku rapikan selimut yang di kenakan James, agar dia terasa nyaman nanti saat terlelap.


" Selamat tidur suami ku " bisik ku lembut di telinga James


Dan dia hanya membalasnya dengan senyum hangat dan mencium lembut perut ku dan kemudian merebahkan tubuhnya di sebelah ku.


Mungkin hari ini sungguh berat bagi dia,


tadi juga dia sempat bercerita kalau dia mendapatkan banyak orderan pelanggan baru untuk berlangganan koran serta tabloid.


Syukurlah usahanya semakin lancar saja.


Dia juga bilang, bahwa rezeki yang di dapatnya saat ini di karenakan adanya aku dan bayi dalam kandungan ku ini, katanya ini anugerah terindah dari Tuhan untuknya.


" Tahu kah kamu James ??? aku juga sangat bersyukur sekali memiliki mu, begitu banyak berkah dan anugerah yang aku dapatkan setelah menikah dengan mu.

__ADS_1


Bukan hanya itu, aku mendapatkan banyak cinta dari mu, belum lagi orang - orang di sekeliling ku.


Sampai hari ini pun mereka tidak ada yang berani menanyakan soal kehamilan ku.


Aku tidak bisa munafik, pasti mereka juga melihat dengan jelas kalau setiap harinya perut ku ini tambah membuncit saja.


Tidak mungkin kan mereka tidak penasaran dengan apa yang mereka lihat, Tapi mungkin karena mereka memandang siapa James jadi Meraka segan untuk bertanya dan mengacuhkan saja apa yang terjadi pada ku.


Sejenak lamunan ku berpindah untuk sekedar menatap wajah James yang tertidur pulas di sebelah ku. Dia tertidur pulas sekali, seperti bayi.


Sungguh tampan wajah suami ku ini, dia juga baik dan sopan. Penuh dengan kebaikan dalam hidupnya.


" Aaakh tidak tahan rasanya aku untuk mengecup bibir merah ini " ucapku pelan dan aku pun mulai mengecup bibirnya dengan rakusnya.


Terimakasih sobat pembaca setia novel ku.


jangan lupa, aku ada 2 Novel ya yang sudah terbit di aplikasi ini


Kubuat Kau Jatuh Cinta Padaku dan Sory Bos, I love U.


jangan lupa untuk di baca semuanya. stelah itu saya mohon untuk bantuan like, coment dan juga vote nya.


Terimakasih banyak, semoga kita semua selalu di beri limpahan kesehatan dan rezeki.

__ADS_1


Aamiin


__ADS_2