Sorry Bos, I Love U

Sorry Bos, I Love U
SB 37


__ADS_3

" Kenapa Kamu sudah bangun " tiba - tiba saja terdengar suara laki - laki di belakangku dengan tangannya memegang bahu kananku. sejenak aku tersentak karena terkejut


" Maaf . . . maaf . . . aku membuatmu kaget ya ?? " sahutnya kemudian dengan membungkukkan tubuhnya tepat di sebelahku untuk membelai punggungku. Nada suaranya seperti sangat kawatir sekali.


" Tidak apa kok " sahutku dengan tanganku meraih tangannya di punggungku untuk segera turun dari punggungku.


Aku takut mama akan curiga dengan tingkah laku Angga barusan.


" Mama yang menyuruh Putri dan yang lainnya untuk tidak membangunkanmu, sebentar mama pergi ke dapur untuk membuatkan kamu kopi dan sarapan " sahut mama dengan akan beranjak dari tempat duduknya.


" Saya bantu Bu " sahutku dengan ikut beranjak untuk menuju dapur.


" Tidak usah, kami duduk di sini saja, kamu di sini tamu. " pesan mama dengan menuntunku untuk duduk kembali.


Angga pun ikut duduk di kursi rotan di sebelahku.


" Apa kondisimu sudah baikan Put ?? tanya Angga dengan nada kawatir.


" Sudah, setelah tidur semalam aku sudah baikan kok " sahutku


" Sudah sarapan kah ??? " tanyanya lagi


" sudah, banyak lagi tadi ' sahutku


" Bagaimana dengan bayinya, apa baik - baik saja ??? " tanyanya kemudian dengan sesekali mata dan kepalanya celingukan untuk sekedar memastikan tidak ada orang yang mendengar pembicaraan kami.


" Sepertinya baik, karena aku pun tidak merasakan apa - apa saat ini " sahutku dengan pasti


" Tidak bisa, nanti kita harus cari dokter kandungan untuk memeriksanya, aku tidak ingin terjadi apa - apa pada bayi ku " sahutnya dengan sedikit berbisik.

__ADS_1


" Terserah kamu lah " sahutku dengan malasnya.


selalu saja Bayi dalam kandunganku yang membuatnya cemas.


Huuuhf . . .


Bik Ana kemudian datang dengan membawa satu piring nasi goreng dan mama berjalan di belakang bik Ani dengan membawa secangkir kecil kopi.


" silahkan sarapannya mas Angga " ucap Bik Ani dengan menyodorkan sepiring penuh nasi goreng dengan dua telor ceplok di atasnya, beserta kerupuk udang dalam sebuah toples.


" Terimakasih Bik " sahut Angga dengan menerima piring tersebut dan mulai menyuapkan sendok berisi potongan telor beserta nasi ke mulutnya.


Terasa ngiler aku melihat Angga menyuapkan nasi goreng ke mulutnya.


Kulihat Angga melirikku sesaat.


" Tidak " jawabku singkat dengan malu - malu.


ku lihat sekeliling bik Ani dan mama sudah tidak di sini lagi, kapan mereka berdua pergi dari kebun ini??? pikirku dalam hati


Apakah karena aku terlalu fokus melihat Angga makan, sehingga aku tidak sadar kalau mereka telah pergi dari ini.


" Yakin kamu tidak mau??? mumpung masih banyak lho " sahut Angga menggodaku.


" Biar saja anak kamu ngileran nanti, sebab kamu suka mengimingi aku " sahutku dengan nada sewot.


Kemudian Angga pun menyodorkan sendok yang berisi penuh nasi dengan potongan telur ke mulutku.


" Ayo Aaak . . . " ucapnya

__ADS_1


" Enggak mau " sahutku dengan ku manyunkan bibirku


" Cepatlah . . . aku masih lapar nih " rajuknya


" Ya sudah kamu makan saja sendiri, kalau kita makan berdua takutnya kamu masih lapar " sahutku kemudian.


" Nanti biar Bik Ani aku minta untuk membuatnya lagi " sahutnya


" Tidak ah, kamu makan sendiri saja, kasihan bik Ani kalau harus masak lagi. aku juga sudah sar . . . " belum selesai aku bicara Angga Sudah menyuapkan sendokknya kedalam mulutku.


" Cepat makan, jangan berbicara, nanti kamu tersedak "ancamnya padaku.


" Heeeem . . . lezat sekali nasi goreng buatan Bik Ani ini. " gumanku dalam hati.


Hingga ahirnya kami pun makan sepiring berdua dengan Angga menyuapiku dan dirinya sendiri bergantian hingga suapan terahir dia malah memberikannya kepadaku.


Kenyang rasanya perutku, hingga rasanya mau meledak.


" Mau minum kopi berdua juga ?? " tanya Angga dengan senyum menggodaku


" Apa boleh aku minum kopi ??" tanyaku


" Boleh, tapi sedikit saja ya cukup sebagai rasa kepengen saja " sahutnya dengan mulai mendekatkan cangkir kopinya ke bibirku.


" Heeeeem . . . kopi ini juga terasa nikmat sekali." gumanku dalam hati.


Apakah ini karena makan dan minum berdua bersama orang tercinta ya ???


Serasa nikmat sekali pagi yang cerah ini.

__ADS_1


__ADS_2