
Pagi ini aku berangkat kuliah dengan mata yang masih mengantuk sekali, tapi di hatiku terselip rasa bahagia karena semalam Abang Angga mengantarkan ku pulang.
" Cie . . . senyum senyum sendiri, Non. menang lotre ya " sapa suara usil ketika aku tiba di ujung jalan gang di rumahku.
sekilas kutengok pemilik suara tersebut, benar dugaan ku James sudah berdiri di sebelahku dengan dandanan khasnya.
" Lotre . . . Togel . . . tau " jawabku sambil memanyunkan bibiku dengan mengirimkan kepalan tinjuku di dada bidangnya.
" Aaaaaahk . . . . " jerit nya seakan kesakitan.
seperti hari - hari biasanya, James selalu menjemputku untuk pergi dan pulang kuliah.
James Is The Best pokoknya โ๏ธ๐ค.
" Bagaimana hari - hari mu di kampus, lancar kan ??? banyak cowok gantengnya tidak di kelas kamu ??? kamu jangan pacaran sama cowok di sana, anaknya tidak baik semuanya lho . . . " celoteh James yang membuatku seketika berpaling melihatnya
" Maksud kamu apa ??? " sahutku dengan berpura - pura marah dan melotot ke arahnya.
__ADS_1
" Enggak ada maksud apa - apa sih, aku cuman mau melindungi kamu aja dari cowok - cowok di kelas kamu, ya secara gitu lho . . . cowok kan kebanyakan tidak baik, apa lagi kamu baru kenal sama mereka " jawabnya kemudian dengan menjabarkan celotehnya barusan.
" Dengar Ya Boy, aku tuh niatnya kuliah, cari nilai bagus, bukannya mau cari pacar " sahutku dengan nada jahat kepadanya.
Sesaat kemudian James mengacak - ngacak rambutku dengan senyum penuh kemenangan.
Aku hanya bisa menghela nafas dengan menggeleng kepalaku saja dengan tingkah cowok usil di sebelahku ini.
Bagiku James adalah kakak laki - laki yang tidak pernah aku miliki. Tuhan memberiku kakak laki - laki yang amat sangat baik, tapi tidak sekandung denganku, aku sangat bersyukur sekali, ada James di sisiku.
Ibarat kata, dia adalah kakakku, sahabatku, dan juga temanku.
Syukurlah, hari ini kuliahku lancar. Selesai tepat pada waktunya, juga tidak ada tugas untuk di rumah.
Saat keluar dari gerbang kampus HP ku berbunyi notifikasi chat, segera kulihat HP ku, ternyata dari James.
" Put, kamu sudah selesai kuliah ??? " tulisnya di chat
__ADS_1
" sudah, ini aku lagi keluar kampus " balasku dalam chat
" Aduh, bagai mana ya . . . , aki belum selesai nih. masih harus ketemu sama dosen lagi " sahutnya kembali di chat.
" Ya sudah, aku langsung Ke Caffe saja ya " sahutku membalas chatnya
" Tiak apa kah, beneran ini aku belum selesai, gak tau deh hari ini kenapa lamban sekali suasana di kampus " sahutnya dalam chat seakan dongkol
" Ngak apa lhaa, lagian caffe kan dekat. kamu selesaikan saja urusan di kampus. OK, santai saja " sahutku kemudian untuk menenangkannya.
Sesaat kemudian aku sudah mulai melangkah menyusuri trotoar jalan menuju Caffe milik Bang Angga, dalam pikiranku, kubayangkan wajah tampan pemilik Caffe tempatku bekerja tersebut.
wajah tampan yang berbentuk bulat, mata coklat dengan kelopak yang lebar. Hidun sangat mancung dan tidak begitu besar. Bibir tipis dengan warna merah muda yg sangat lembut. Dengan badan yang atletis, kulit putih halus lagi.
Membayangkan itu semua aku jadi tersenyum - senyum sendiri jadinya di sepanjang jalan menuju Caffe.
Tidak terasa, kakiku sudah mulai memasuki halaman Caffe yang penuh dengan bunga - bunga serta tanaman hias yang tertata indah ini.
__ADS_1
ku pertik sekuntum bunga melati putih yang harum sekali baunya. Kudekatkan di hidungku, tercium aromanya yang sangat harum dan lembut.
Tuhan, bau harum ini menambah indah hayalanku tentang Mahluk ciptaanmu yang ada dalam hati serta pikiranku ini๐