Sorry Bos, I Love U

Sorry Bos, I Love U
SB 91


__ADS_3

Hari ini diselenggarakan rapat keluarga di dalam keluarga James, mami, papi, dan juga Melisa hadir di ruang keluarga ini dan juga termasuk aku.


Mama dan Angga juga termasuk dalam rapat keluarga ini.


Di dalam rapat ini mereka mengundang seorang pengacara yaitu teman James yang juga aku mengenalnya. Namanya Samsudin SH. Dia sahabat James dari SMU dulu.


Kebetulan aku juga mengenalnya dan pernah bertemu beberapa kali dulu waktu kami tinggal di kontrakan dulu.


Setelah beramah tamah sejenak ahirnya Samsudin mengatakan maksud kedatangannya kali ini kerumah orang tua James pada sore ini.


" Berhubung hari ini sudah lewat tujuh harinya dari almarhum Bapak James, saya berkepentingan untuk memberikan serta membacakan surat wasiat yang bapak James buat dengan memberikan kuasa hukumnya kepada saya.


Saya akan membacakan isi dari surat wasiat dari Bapak James sebagai berikut ini . . . " ujar Samsudin menjelaskan maksud kedatangannya kepada kami

__ADS_1


Kemudian dia membacakan isi dari surat wasiat yang sengaja dibuat atas permintaan James tidak lama setelah dia sakit keras kemaren.


James memberikan seluruh aset yang dimilikinya sejak dia memulai usahanya sedari sekolah SMU dahulu, Usaha tersebut meliputi caffe yang di rintisnya bersama Angga yang pernah juga aku berkerja di sana, usaha loper koran yang dirintisnya setelah dia kecelakaan, usaha rumah kontrakan dan juga rumah kos yang ternyata juga rumah yang kami tempati ternyata adalah miliknya sendiri. Dan masih ada beberapa Rumah Singgah yang juga mempunyai usaha sendiri untuk memberi mereka makan dan kebutuhan anggota di rumah tersebut sehari harinya.


Ya Tuhan, begitu banyak usaha dan kebaikan James yang dimiliki dan di tinggalkannya kepadaku tanpa aku mengetahuinya. Aku hanya bisa terdiam seribu bahasa mendengat penjelasan dari kuasa hukum James tersebut.


Belum selesai rasa terkejut ku mendengar beberapa harta, usaha dan rumah singga yang di tinggalkan James untukku papi James ikut berbicara secara serius setelah Samsudin SH membacakan surat wasiat James tersebut.


" Papi juga mau menambahkan bahwa papi juga ada beberapa harta yang papi atas namakan James untuk bisa kamu miliki dengan secara hukum sah mulai sekarang. mumpung ada pengacara juga di sini, sebentar akan papi ambilkan dulu surat - suratnya untuk bisa di sahkan atas nama kamu putri " ucap papi dengan beranjak masuk ke dalam kamar beliau.


" Kami merasa bersyukur, James memiliki istri yang sangat baik, sayang dan mencintai dia sampai dia terpuruk dan ahirnya pergi dengan kesakitan seperti ini. Terimakasih ya sayang, kamu sudah memberikan cinta dan kasih sayang terbaikmu untuk James selama ini. Mami dan Papi berterimakasih sekali " ucap mami dengan Ahir memelukku erat dan menciumi keningku dengan hangat.


" Iya Mi, aku juga berterimakasih sekali atas semua cinta dan kasih sayang dari semuanya selama ini. Aku sangat bersyukur sekali Mi " ucapku dengan sangat terharu sekali melihat dan mendapatkan limpahan kasih sayang yang mereka semua berikan kepadaku.

__ADS_1


Papi langsung menyerah kan beberapa surat - surat saham, surat kepemilikan sebuah apartemen di pusat kota yang cukup mewah lengkap beserta isinya, sebuah surat mobil dan beberapa emas batangan kepada Samsudin yang masih beratas namakan James untuk segera di ubah dengan mana ku.


Ya Tuhan, kembali aku tercengang melihat dan mendengar ini semuanya.


Mengapa semuanya harus di atas namakan dengan namaku.


Bukan kah kami menikah dan kami tidak memiliki anak untuk pantas menerima harta warisan ini.


" Kamu tahu putri, mengapa James meminta Angga untuk memperistri mu ??? " Tanya Papi saat aku terbengong dengan apa yang aku alami kali ini


Aku pun menatap Papi dengan menggeleng kan kepala ku tanda aku memang tidak memahami maksud dari perkataan beliau.


" Awalnya Papi juga merasa heran dengan usulan James untuk merelakan istrinya menikah dengan orang lain saat dia sedang bertaruh nyawa dengan penyakitnya yang semakin ganas. Sekarang Papi baru menyadarinya, sebesar apa cinta James kepadamu dan setulus apa cinta kalian untuk bersama dalam pernikahan. Makannya Papi setuju dengan usulan dia merelakan istrinya di nikahi saudaranya sendiri. Dia juga dangat sayang kepada Angga, dia merasa bahwa Angga adalah abangnya yang sesungguhnya. Dia ingin kalian meneruskan cinta dan menjadi suami istri seperti yang dia harapkan bukan dengan orang lain yang belum dia kenal. Semoga rumah tangga kalian langgeng dan di karunia'i anak - anak yang sehat ya.

__ADS_1


Papi dan Mami janji akan selalu menyayangi kalian berdua seperti anak dan menantu kami sendiri juga tentunya dengan nanti lahirnya anak- anak kalian yang akan kami anggap sebagai cucu kami sendiri. Benar kan ya Mi ??? " terang Papi James panjang lebar dan di sambut anggukan kepala dari Mami sebagai tanda setuju.


Kami yang ada di dalam ruangan ini pun membalas dengan ucapan syukur yang tidak terkira.


__ADS_2