
Pagi ini terasa berat kubuka mataku, rasanya masih sangat ngantuk sekali.
Saat aku akan meregangkan otot - otot di sekujur tubuhku, Lamat - Lamat aku mendengar suara orang bergumam lirih tapi terdengar jelas di telingaku.
" Untung putri pingsan ya yah kemaren, jadinya recana kita bisa terwujud." itu seperti suara ibu, apa yang mereka bicarakan ya, gumanku penasaran.
Aku pun pura - pura masih terlelap tidur supaya bisa mendengar apa sebenarnya rencana mereka.
" Ya untung dia mogok makan, senjata makan tuan itu namanya " sahut suara ayah kemudian
Makin penasaran saja aku jadinya, kemudian terdengar suara langah mendekat.
' Lagi ngomongin apa sih ayah dan ibu ini " terdengar seperti suara kakakku.
" ini, Ayah dan ibu lagi membicarakan rencana kamu yang meminjam rahim Putri untuk hamil anak kalian sekarang sudah berhasil " lanjut suara ibu.
Deeeeer . . .
sangat terkejut sekali aku mendengarnya, apa sebenarnya yang mereka bicarakan???
" Huuuusssst jangan keras - keras Bu, nanti putri dengar lho " suara kakak terdengar berbisik.
" Alah , paling putri masih tidur juga. kalau pun dia mendengarnya juga tidak masalah kan. Cepat atau lambat dia juga akan tahu bahwa dia akan segera mengandung anak dari Angga, anak kalian " sahut suara ayah kemudian dengan nada bangganya.
Apaaaa . . .
Bagai mana mungkin aku bisa hamil anak Angga saat aku pingsan kemarin???
__ADS_1
Apa yang telah mereka lakukan kepadaku???
Berjuta pertanyaan yang berkecamuk dalam hati dan pikiranku.
Hingga di suatu kesempatan, saat tubuhku benar - benar kurasakan segar dan enakan, ku kuatkan diriku untuk mengunjungi ruangan dokter, Ku ketuk pintu ruangan yang bertuliskan Dr. Bramantyo tersebut.
" Masuk " sahut suara yang mungkin itu dokter pemilik nama tersebut.
" Ibu putri, Ada yang bisa saya bantu ???" sahut dokter Bramantyo dengan berdiri menyambut kedatanganku dan kemudian mempersilahkan aku untuk duduk pada kursi di depannya.
Aku pun mulai duduk, ku atur nafasku, kusiapkan mentalku untuk menerima penjelasan dokter tersebut dengan ikhlas.
" Dokter, Bisakah saya menerima penjelasan Anda tentang pembicaraan keluarga saya, bahwa saya akan hamil ??? " tanyaku yang sengaja aku tujukan langsung pada poinnya.
" Begini ibu, kemarin saat ibu pingsan suami ibu meminta kami untuk melaksanakan Inseminasi Buatan kepada ibu, sebab suami dan orang tua ibu bercerita bahwa ibu menolah untuk hamil.
" Apa itu arti dari Inseminasi Buatan dok ???" tanyaku penasaran
" Begini Bu, inseminasi Buatan adalah masukkan secara sengaja Sel ****** laki - laki kedalam rahim atau serviks wanita dengan tujuan untuk memperoleh kehamilan " jelas dokter tersebut dengan gamlang
Terhenyak aku mendengarnya.
sungguh tega mereka melakukan ini kepadaku.
Tuhaaaaaaan . . .
Ternyata ini malah menjadi permulaan siksaan yang mereka berikan kepadaku.
__ADS_1
Mereka memanfaatkan aku Tampa memikirkan kondisi ku dan isi hatiku.
Dengan memanfaatkan sakitku mereka malah menyiksaku hingga yang paling parah.
Dengan gontai kulangkahkan kakiku berjalan perlahan menuju kamarku.
Pikiranku Kosong untuk saat ini.
Dengan berjalan gontai dan tertatih karena masih lemas dan di tambah mendengar penjelasan dokter barusan aku sempatkan tanganku untuk meraba perut rataku.
Di dalam perut ini, nantinya akan hadir bayi mungil yang sebenarnya sangat tidak aku inginkan.
Tetapi aku juga akan sangat berdosa untuk menyia - nyiakan darah daging ku ini.
Bagaimana pun juga ini adalah anakku dengan Angga, meski tidak kami dapatkan dari buah cinta kami.
Nantinya Anak ini kan tumbuh dalam rahimku, Akan memakan apa yang aku makan dari dalam perutku, nantinya akan aku peluk dan ku dekap hangat dalam setiap aktivitasku.
Dia akan kujaga, pagi, siang malam seharian penuh selama 9 bulan 10 hari nantinya.
Tuhaaaaan . . .
Apa yang harus aku lakukan???
Samar - samar kulihat sosok James berjalan menghampiriku.
Tampak dia tersenyum, indah sekali senyum itu, matanya terlihat hangat sekali, Hingga ahirnya aku jatuh tersungkur tak sadarkan diri lagi tepat di depan kamar tempatku di rawat.
__ADS_1