
Kunikmati ice cream dalam cup yang lumayan besar ini dengan lahapnya.
Ada Varian capucino, coklat dan Vanila. Juga terdapat taburan Butiran coklat dan stick roti yang renyah juga di sana, rasanya pas sekali, terlihat sedikit rakus Aku memakannya.
" Kamu tidak beli untuk kamu sendiri kah ??? " Tanyaku pada Angga saat sekilas dia bengong melihatku lahap memakan ice cream yang ku gengam tersebut.
" Tidak, aku tidak beli. Niatnya aku ingin minta itu sedikit " jawabnya sambil menunjuk ke ice cream yang aku pegang.
Spontan aku melindungi ice cream ku supaya Angga tidak mengambilnya dengan paksa dengan aku menarik tanganku dan ku tutupi ice cream itu dengan tanganku yang satunya lagi.
" Tidak, aku tidak minta kok " sahutnya dengan tertawa lepas, kemudian tangan kirinya dengan mengacak - acak puncak rambutku.
" Kukira kamu mau mengambil ice creamku " sahutku dengan bersungut - sungut manja.
" Aku sudah puas lihat kamu memakannya, lihat sampai belepotan ice creamnya di sudut bibirmu " sahut Angga dengan tetap tersenyum seakan lucu sekali melihatku, kemudian dia mengelap kedua sudut bibirku bergantian dengan sebuah tissu yang di genggamnya sedari tadi saat membeli ice cream.
Kulanjutkan ritual makan ice creamku yang sangat nikmat dan hampir beberapa bulan ini aku harus puasa untuk tidak memakannya karena kehamilanku ini.
Masih kulihat Angga tersenyum - senyum kesenangan melihatku dengan sesekali dia mengelap mulutku dengan tissu yang masih di genggamnya.
Aku pun menggunakan kesempatan ini dengan bahagianya, jarang - jarang kami bisa hanya berdua dan bahagia seperti ini.
Nanti kalau kami kembali ke rumah, aku yakin kami tidak bisa sebahagia ini.
Karena Angga akan kembali kepada pemiliknya yang Asli, Yaitu kakakku istrinya tercinta.
__ADS_1
" Mama lihat, kalian bahagia sekali sih.
yang satu menikmati ice cream, yang satunya ketawa ketiwi bahagia begitu " sapa mama yang tiba - tiba sudah berada di depan kami.
" Mama . . . " sahut ku dan Angga hampir serentak.
kaget sekali aku, tiba - tiba mama sudah di depan kami, dan melihat kami tertawa bahagia tadi.
Kemudian mama pun duduk di sebelahku dengan sebelumnya Angga menolong mama untuk membawakan belanjaan mama.
" Kok mama tidak telepon Angga kalau sudah selesai belanjanya. kan bisa Angga jempun untuk membawakan belanjaannya " sahut Angga dengan nada terkejut dan mengambil belanjaan dari tangan mama.
Mama pun menyerahkan belanjaannya pada Angga.
" Enak ya ice creamnya " tanya mama sambil melongok ke dalam cup ice creamku.
" Ma . . . mama mau ice cream kah ??? aku belikan ya " sahut Angga kemudian mendengar pertanyaan mama padaku.
" pengen sih, masak putri saja yang kamu belikan sih " jawab mama dengan merajuk.
" mama dan putri tunggu sini ya, aku beli ice cream ke kedai depan itu. Put, kamu masih mau lagi kan ??? " tanya Angga yang membuatku jadi sedikit terkejut.
Bukankah dia tadi melarang ku untuk tidak memakan banyak ice cream???
" Sudah . . . sudah. tidak usah repot - repot, kita cari tempat makan yang juga menyediakan ice cream saja.
__ADS_1
pasti kalian juga lapar kan " kata mama dengan meraih tangan Angga yang akan berjalan menuju kedai ice cream tersebut.
Aku dan Angga spontan mengangguk saja dengan saling berpandangan.
Sejurus kemudian kami pun melanjutkan perburuan kamu di mall tersebut untuk mencari tempat makan dengan terdapat penjual ice cream di dalamnya seperti pesan mama.
Tidak sulit untuk mendapatkan apa yang kami cari di mall ini, hanya dalam hitungan menit kami berjalan dan mencari, ahirnya kami pun sudah menemukan tempat makan yang sesuai dengan apa yang kami cari.
kami pun memilih tempat duduk yang menurut kami paling enak suasananya.
kami mulai memesan makanan yang akan kami makan, tidak lupa mama memesan ice cream sebagai penutup nya.
mama duduk di sebelahku sedangkan Angga duduk di kursi tepat di depanku.
sehingga aku pun dapat puas memandang wajah Angga yang sedang makan, minum bahkan tersenyum itu dengan sangat jelasnya.
hampir tidak bisa aku merasakan rasa makanan yang aku makan hari ini, padahal ini adalah makanan paforitku.
Nasi Goreng seafood pedas dengan Lemon tea.
Yang bisa aku rasakan hanya, senyum Manis Angga dan juga . . . semuanya yang ada pada dirinya.
karena hari ini, saat ini, detik ini aku bisa melihat dengan sangat jelas wajah, senyum, lekuk muka dan juga tubuh gagah " Suamiku " ini.
Tuhan . . .
__ADS_1
sungguh indah ciptaan mu