
Hueeeek . . .
Hueeeeeek . . .
Hueeeeeeeeek . . .
Terasa mual perutku pagi ini
Dan alhasil aku pun muntah, Semua makanan yang sudah masuk dalam perutku pun keluar dari muntahku barusan.
Ya Tuhan ada apa dengan tubuhku beberapa hari ini.
Tubuh terasa lemas, perutku mual dan kepala terasa pening sekali.
Saat beraktifitas pun rasanya malas, seakan hanya ingin tiduran di kamar saja.
Nafsu makan pun untuk beberapa hari ini juga berkurang.
Entah mengapa ingin sekali memakan mangga yang masih muda.
Tapi, sepertinya dalam bulan - bulan begini masih belum musimnya.
Padahal seumur - umur aku tidak pernah doyan dengan mangga muda tersebut.
" Kamu kenapa put, pagi - pagi sudah muntah muntah??? salah makan apa kamu semalam?? " tanya ayah saat melihatku kembali dari kamar mandi.
" Entahlah Yah, Aku juga tidak salah makan semalam. Malah semalam aku tidak makan " sahutku masih dengan menahan muntahku.
hampir tidak terhitung lagi aku harus bolak - balik ke kamar mandi untuk sekedar muntah di pagi ini.
Benar - benar lemas sekali tubuhku.
Ahirnya setelah benar- benar kosong isi perutku ini, aku pun terkulai lemas di dalam kasurku.
mata dan kepala ini berkunang - kunang.
Tidak sanggup lagi aku membuka mataku, tapi saat kututup mataku rasa berkunang - kunang itu pun masih terasa saja.
Bingung rasanya aku harus bagaimana dan berbuat apa.
__ADS_1
" Kamu kenapa put ???" tanya ibu dengan kemudian menyusul ku kedalam kamar
" Entah lha Bu " sahutku masih dengan mata terpejam.
Tiba - tiba ibu pun menelfon seseorang
" Tasya, kamu di mana??? " tanya ibu pada panggilan di telefon dengan orang di seberang yang ternyata kak Tasya.
" kalau bisa kamu cepat kesini. ibu curiga kalau adikmu sedang hamil sekarang." sahut ibu kemudian yang membuat aku terbelalak mendengarnya.
Ya Tuhan . . .
Aku hamil . . .
Jadi . . . jadi Inseminasi Buatan ini berhasil???
Jadi Didalam rahimku ini sudah bersemayam seorang bayi ???
Anakku???
Darah daging ku??
Benarkah ini TuhanKu ???
Aku pun berfikir dengan sangat keras, sudah hampir dua bulan lebih aku tidak datang bulan, aku fikir mungkin saja aku terlalu banyak fikiran.
Memikirkan nasibku yang sudah tidak ingin kujalani lagi ini.
Ku belai perut rataku ini, dengan membayangkan wajah anakku kelak.
Tidak dapat di pungkiri, hatiku perdegup kencang, ada debaran bahagia di sana, membayangkan wajah mungil bayi yang ku kandung saat ini.
" Sehat ya nak. Ibu janji, ibu akan menjagamu. Ibu sayang padamu nak " bisikku lirih dengan tidak sengaja pun aku menitikkan air mata.
" Put, benar kah kamu hamil ???" tiba - tiba kak Tasya sudah ada di dalam kamarku.
Di Wajahnya terlihat sumringah sekali, ada harapan di matanya.
" Entah lha . . . " sahutku sedikit cuek
__ADS_1
" Kamu terlambat datang bulan kan ??? " tanyanya kemudian.
" iya ." sahutku pendek
" sudah berapa bulan terlambatnya " ibu ikut penasaran.
" Hampir Dua bulan lebih rasanya. " sahutku dengan masih berbaring di tempat tidurku
" Kalau begitu ayo kita kerumah sakit saja untuk memeriksanya, biar lebih jelas. " sahut Angga yang tiba - tiba ikut masuk kedalam kamarku.
Sedikitpun aku tidak beranjak dari tempat tidurku.
Malas sekali rasanya melihat dan mendengar kerumunan orang di dalam kamarku ini.
Ingin rasanya kunikmati suasana ini hanya berdua dengan anak dalam kandunganku ini.
Tidak perduli aku dengan mereka rasanya, yang telah heboh dengan berita kehamilanku ini.
" Ayo putri, kita segera periksa ke dokter. Biar jelas nanti beritanya " ajak ibu yang sedikit memaksa untuk kami memeriksakan kandunganku ke dokter.
Dengan enggan dan malas aku pun menuruti saran mereka karena Angga dan kak Tasya juga memaksa juga.
Ahirnya, dengan sangat terpaksa aku pun menuruti saran mereka semuanya.
setibanya kami di Rumah sakit swasta Khusus bersalin ini mereka mulai mendaftarka kehadiranku
Setelah menunggu beberap lama, ahirnya Seorang perawat pun memanggilku untuk berkonsultasi dengan seorang dokter di dalam ruangan tersebut.
Seorang dokter pria yang berusia kira - kira 40 tahunan. Dari yang ku dengar dari para ibu - ibu hamil di ruang tunggu tadi, beliau adalah dokter pavorit di Rumah sakit bersalin ini
Nama dokter tersebut adalan Dr. Malik SpOG
\#\-\#\-\#
Jangan lupa baca juga novel ku yang sudah tamat ya gaes, dengan judul Ku Buat Kau Jatuh Cinta Padaku.
Jangan lupa untuk bantu Vote, like dan komen ya .
Terimakasih Banyak pembaca setiaku.
__ADS_1
love U