
Squalo yang tubuhnya di bakar oleh api hitam langsung berteriak kesakitan.
Jangankan untuk meregenerasikan tubuhnya, kekuatan super panas dari api milik Ray langsung membakar habis tubuh Squalo sampai tak tersisa.
Ray yang melihat musuh di hadapannya kali ini benar-benar mati dan menjadi debu tanpa sisa tertawa jahat.
“Hahahaha...bodoh sekali, tak akan ada yang bisa selamat setelah terkena hapi hitamku.”
Setelah memastikan Squalo musnah dan hawa keberadaannya lenyap, Ray mematikan api hitamnya dan melihat sebuah bola aneh bercahaya.
"Hemmmm, bola apa itu?"
Karna tak ingin berlama-lama di sana ia membakar bola emas yang merupakan Inti Jiwa Laut milik Squalo.
Dengan api hitam kebanggaannya, Ray membakar bola aneh yang dilihatnya. Tapi seakan tak berarti, api hitam milik Ray tak dapat menghancurkan bola energi emas di hadapannya.
"Cih, benda apa ini sebenarnya?"
Karna tak bisa hancur, ia yang sudah memastikan Squalo lenyap menjadi debu akhirnya memilih pergi.
Saat berjalan meninggalan tempat itu, tanpa di duga-duga sebuah cahaya yang menyilaukan terbang ke atas langit dan meledak.
“Deeeebuarrr...”
Ledakan super dahsyat itu mengguncangkan seluruh tempat dan Ray yang melihat itu di buat sedikit takjub.
“Hebat, jadi musuh juga memiliki kekuatan penghancur seperti itu ya...”
Ray yang bersemangat langsung pergi menuju asal tempat itu yang merupakan tepat di mana Arcier berada.
Tapi belum jauh ia pergi, Squalo yang sudah menjadi debu hidup kembali dari Bola Inti Jiwa Laut dan menerjang ke arahnya.
Kecepatan luar biasa bagai cahaya itu melesat dan menyerang Ray dari belakang.
Ray yang menyadari itu langsung mengaktifkan api hitamnya dan menahan serangan Squalo.
“Hahahaha, aku tak tau bagaimana caranya kau hidup kembali tapi...”
Ray yang melihat Squalo sudah hidup kembali dan langsung menyerangnya seperti tak terjadi apa-apa di buat kaget dan tak menyangka saat api hitam miliknya dapat di tembus oleh tangan tajam Squalo.
“Apa...kekuatan apa ini!”
Lalu dengan brutal Squalo yang marah besar karna untuk pertama kalinya ia mati menyerang Ray dengan sekuat tenaga.
Tangan panjang dan tajam miliknya langsung membelah api hitam dan tubuh Ray menjadi dua.
“Sringgg...”
__ADS_1
“Rasakan itu bodoh, hahaha.”
Ray yang tubuhnya terbelah dua masih hidup dan ketakutan. Kekuatan aneh seperti merasuki Squalo dan ia yang sekarat menggunakan kekuatan terakhirnya.
“Dasar monster...mati kau.”
Api hitam miliknya langsung membakar Squalo hidup-hidup. Tapi berkat perlindungan dari aura ilahi milik Arcier, dampak dari api hitamnya tak bekerja dan secara brutal Squalo mulai memakan Ray hidup-hidup di sana.
“Selamat makan...”
Di mulai dari kaki sampai perut, ray di makan oleh Squalo hidup-hidup. Ray yang melihat tubuh bagian bawahnya di makan akhirnya kehilangan kesadarannya dan mati.
“Da...dasar mons...”
Squalo yang memakan tubuh Ray tanpa sisa hanya menyisakan sebuah cincin aneh yang tak bisa di gigit olehnya.
“Apa ini...keras sekali, cuih.”
Karna tak peduli ia membuang dan meludahkan cincin aneh milik Ray dan langsung tancap gas ke tempat lain.
Ia yang merasakan hawa keberadaan musuh lainnya mulai mendatangi mereka dan membunuh tiap musuh yang di jumpainya satu persatu.
Di tempat lain...
Orca yang di serang oleh petir aneh berwarna ungu menghindari serangan berdaya hancur kuat itu dan seorang musuh langsung tiba di hadapannya.
Dengan kecepatan dan serangan kuat miliknya, Orca langsung menerjang ke arah musuh.
Tapi baru beberapa langkah, ia di hentikan secara paksa oleh petir yang menyabar dari atas langit.
“Brrrrrrssss.”
Serangan super cepat dan kuat langsung menghentikan Orca dan membuat tubuhnya terluka parah.
Seorang musuh yang berdiri di hadapannya juga terlihat kalem dan mendatangi Orca yang hangus dan tak berdaya.
Saat ini salah satu dari komandan tertinggi Bane Hallow bernama Sera Raiden berdiri dan menatap Orca yang terbaring di tanah.
Penampilannya sangat cantik dan memukau. Matanya kuning cerah dan rambutnya ungu panjang.
Tubuhnya juga sangat sexy dan menonjol. Seperti memakai pakaian khusus, wanita itu menatap Orca yang di serang secara telak oleh petir miliknya.
“Benar-benar hebat...kau satu-satunya orang yang tidak mati dan hancur ketika menerima serangan petirku.”
Sambil menatap Orca, Sera yang melihat tubuh Orca yang hampir hancur seutuhnya kembali ke bentuk semula akhirnya mempercayai berita kalau musuh mereka kali ini abadi.
“Hemmm, hebat...jadi kalian benar-benr abadi ya...”
__ADS_1
Orca yang tersambar petir super kuat dan seluruh tubuhnya mati rasa langsung berdiri kembali.
Setelah tubuhnya prima, ia yang menyadari musuh kali ini sangat kuat bukannya takut tapi justru tersenyum bagai psiopat.
Sera yang melihat itu sedikit bingung karna untuk pertama kalinya ada orang yang masih hidup setelah menerima serangan mutlak darinya dan justru orang itu tersenyum.
“Kenapa kau tersenyum? Apa ada yang lucu?...”
“Lucu? tidak ada yang lucu, tapi sebentar lagi kau akan tau kenapa aku tersenyum nona cantik.”
Orca yang kondisi tubuhnya kembali normal langsung menyerang kembali. Sera yang melihat itu juga menyerangnya dengan petir andalan kebanggaannya.
Dari atas langit kota Bluesky, petir ungu menyambar dan menghancurkan apapun yang di kenainya.
Orca yang di serang dari jarak jauh juga berusaha menghidar mati matian. Tapi kecepatan yang melampaui batas dari petir aneh milik musuh tak dapat di hindari secara terus menerus dan kali ini tubuhnya tersambar kembali.
“Beeerrrrrsssstt...”
Orca yang tersambar petir ungu merasakan tubuhnya hancur dari dalam dan tak bisa bergerak.
Ia yang seperti tersengat hebat tumbang kembali dan tubuh super kuat bagai berliannya itu tergeletak tak berdaya.
Sera yang melihat Orca terkena serangannya juga tak tinggal diam dan lanjut menyerang sampai tubuh Orca yang keras mulai hancur.
“Beeerrrrrsssstt...”
“Beeerrrrrsssstt...”
“Beeerrrrrsssstt...”
Serangan bertubi-tubi Sera lancarkan dan Orca untuk pertama kalinya merasakan yang namanya rasa sakit mulai kehilangan kesadarannya.
Memang tubuhnya kuat dan cepat, tapi tatap saja di serang secara brutal tubuhnya akan merasakan efek negatif dari petir dan perlahan hancur.
“Si..a..lan...”
Di serang secara terus menerus oleh musuh membuat Orca harus meregang nyawa. Untuk pertama kalinya ia mati dan tersadar di tempat gelap.
Orca yang mati merasa malu dan tak ingin menerima kekuatan Jiwa dari Adrian.
Untuk pertama kalinya ia merasa dirinya lemah dan tak berdaya. Ia yang merasa paling kuat dari anggota Sea Army lainnya kini merasakan batas dari kekuatan miliknya.
Di hadapan kekuatan mutlak musuh, Orca mati bahkan tanpa sempat menyerang.
Petir kuat milik Sera yang menjadi andalan sindikat BaneHallow benar-benar mengerikan.
Julukan The Perfect Thunder yang melekat pada dirinya bukan hanya pajangan dan itu benar benar kekuatan yang maha sempurna.
__ADS_1