
Sambil berjalan ke tempat rahasia di mana Ocean Link di simpan, Adrian dan Basil yang baru saja membuka pintu berlapis baja yang ada di sana langsung merasakan Aura yang sangat kuat dari dalam tempat itu.
Adrian yang merasakan Aura kuat itu bahkan sampai di buat merinding.
“Aura yang mengerikan...seperti yang di harapkan dari Orca si paus pembunuh.”Ucap Adrian sambil berjalan masuk.
Tak lama Adrian dan Basil masuk, sesosok Manusia dengan Aura membunuh yang luar biasa langsung berdiri di hadapan mereka.
Melihat Adrian, sosok itu langsung sujud sama seperti semua pasukan Sea Army lainnya.
Adrian yang melihat anggota barunya telah lahir langsung mendekat dan melihat dengan seksama pria telanjang bulat yang ada di hadapannya.
Matanya putih seputih berlian, rambut sedikit panjang, tubuhnya memiliki corak aneh dan yang terpenting tatapan matanya yang sangat mengintimidasi berserta Aura membunuh yang sangat kuat membuat Adrian sedikit tak nyaman.
“Bisakah di hadapanku kau menyembunykan aura membunuhmu itu?”
Di beri perintah, pria itu langsung menghilangkan aura membunuh yang mengelilinginya dan bersujud di hadapan Adrian.
“Sesuai keinginan anda Rajaku.”
Butuh waktu 36 jam untuk melahirkan Orca si paus pembunuh, Adrian yang sangat menantikan anggota barunya itu bahkan rela menunggu dan sedikit lembur di kantor.
“Berdirilah...”
Di beri perintah, pria itu langsung tegak dan kini berdiri sejajar dengan Adrian. Tinggi dan besar tubuh pria itu sedikit lebih besar dari pada Adrian.
Lalu Adrian yang membuka layar hologram langsung membeli pakaian dan memberikannya pada pria itu.
Karna trauma dengan kejadian sebelumnya di mana tangan kanannya remuk saat beradu pukulan dengan Cano, Adrian enggan menguji kekuatan pria itu.
Yang jelas ia yang membutuhkan waktu lebih lama untuk lahir pasti memiliki kekuatan yang sama kuatnya atau bahkan melebihi anggota Sea Army yang lain.
Sambil memegang pakaian yang ingin di berikan, Adrian yang anggotanya bertambah satu lagi langsung mendekat dan memegang pundak pria itu.
“Selamat datang dan selamat begabung dalam pasukan...mulai sekarang kau akan bekerja di bawah perintaku.”
“Baik Raja...”
“Berhentilah memanggilku seperti itu, kau bisa memanggilku Bos atau yang lainnya.”
“Baik bos...”
“Kalau begitu pakailah pakaianmu.”
Setelah memakain pakaian yang di berikan, Adrian langsung mengajak pria itu untuk makan malam bersama.
__ADS_1
“Ayo ikut dengan kami...malam ini akan ada pesta kecil untuk menyambutmu.”
“Ohh...dan juga, untuk namamu...mulai sekarang namamu Orca, itu nama yang keren sama seperti leluhurmu.”
“Baik Bos...”
Malam itu karna memang sudah lapar, Adrian, Basil dan Orca langsung makan malam bersama. Dengan makanan mewah yang di jual Sea, tiga pria itu makan dengan lahap.
Besok paginya, Adrian yang terbangun dari tidur seperti biasa mengerjakan rutinitas hariannya.
Sudah seminggu lebih sejak tragedi berdarah waktu itu. Adrian yang sudah besiap siap jika musuh menyerang menjadi sedikit bosan karna sama sekali tak ada yang terjadi selama satu minggu itu.
Sambil meminum jus apel dan memakan cemilan keripik kentang kesukaannya, Adrian yang sekarang memiliki dua anggota baru langsung memanggil mereka.
Di panggil sang bos, Orca dan Manta langsung datang bersama Basil ke kediaman Adrian.
Saat sampai, Adrian menyambut mereka di halaman belakang yang memang menjadi tempat di mana Adrian biasa memanggil dan berkumpul dengan pasukan Sea Army.
“Mereka sudah saya bawa tuan...”
Kini Basil dan dua anggota baru Sea Army berada tepat di hadapan Adrian.
Anggota baru pertama adalah Manta si ikan Pari. Tubuhnya terlihat normal seperti manusia biasa pada umumnya. Tapi ketika berubah wujud, ia menjadi sangat besar.
Dengan kemampuan dan racun miliknya, Manta menjadi salah satu anggota terkuat Adrian dalam hal keterampilan.
Anggota baru kedua yaitu Orca si paus pembunuh.
Saat ini belum banyak di ketahui apa kehebatan dan kelebihan anggota baru Sea Army yang satu ini.
Tapi jika kita melihat kembali dari mana ia berasal, maka pembunuh berdarah dingin ini harusnya sangat kuat dan brutal seperti leluhurnya.
“Basil, tolong panggilankan Polpo sekalian.”
“Baik tuan.”
Polpo yang di panggil juga datang ke rumah Adrian. Di lihat dari postur tubuh, Polpo adalah yang terkecil, tapi bukan berarti terlemah.
Di hari minggu itu, empat anggota Sea Army berkumpul atas panggilan Adrian.
Setelah semua orang berkumpul, Adrian seperti bisa, tanpa basa basi langsung masuk ke inti pembahasan dari berkumpulnya empat orang itu.
“Sekali lagi selamat bergabung buat anggota baru."
"Karna aku sedang bosan, maka saat ini adalah saat yang tepat bagi kalian berdua untuk menunjukkan padaku kehebatan kalian.”
__ADS_1
“Manta dan Orca, aku ada misi khusus untuk kalian.”
“Misi apa itu bos.” Jawab Manta.
“Aku ingin kalian membunuh seseorang.”
Sambil melemparkan sebuah foto ke Manta, Adrian memberikan gambar Eka dan Dwi ke anak buahnya itu.
“Baik bos, sesuai keinginan anda...”
“Kalau tidak salah dia berada di kota Medellin Colombia, aku ingin kalian mencarinya sampai dapat...di foto itu juga sudah ada beberapa lokasi jadi kalian bisa mulai dari sana.”
“Apa hanya mereka berdua bos?’” tanya Manta kembali.
“Mereka berdua adalah target utama, tapi jika ada yang menghalangi bunuh siapapun itu.”
“Baik bos akan kami laksanankan.”
Dengan cepat Manta langsung berubah ke dalam mode hybrid dan saat ini tubuhnya menjadi besar seperti ikan pari raksasa. Orca yang melihat itu juga langsung lompat dan naik ke punggungnya.
Seperti sangat ingin menunjukkan kekuatan mereka di hadapan Adrian, dua orang itu sangat bersemangat.
Adrian yang sudah menebak itu juga sengaja membawa Polpo ke sana.
“Tunggu...aku tau kalian tak akan menggunakan cara manusia untuk ke sana, tapi akan lebih baik jika kalian tak menarik banyak perhatian.”
“Polpo ikut bersama mereka.”
Di beri perintah, Polpo langsung melompat dan duduk di bagian atas tubuh Manta yang sangat luas.
Dengan kemampuan kamuflase miliknya, tubuh besar Manta langsung menghilang seketika.
Lalu dengan kecepatan luar biasa, Manta langsung berangkat dan menjalankan Misi yang di berikan padanya.
Kecepatan Manta terbang di udara juga sudah tak perlu di ragukan lagi. Di batas maksimalnya, Ia bisa terbang setara dengan kecepatan pesawat tempur.
Karna kecepatan dan tekanan udara yang Manta buat, angin kencang langsung menerbangkan beberapa kursi yang ada di sana.
Sambil melihat ke arah langit yang cerah, Basil yang sedikit khawatir bertanya kepada Adrian.
“Apa tuan yakin mengirim anggota baru seperti mereka untuk menjalan misi ini?”
“Kenapa memangnya, apa kau meragukan kekuatan mereka?”
“Tidak tuan, justru sebaliknya, aku takut mereka membuat masalah karna tak dapat mengontrol kekuatan mereka.”
__ADS_1
“Tak perlu kuatir, mereka adalah puncak dari Evolusi, jadi sejatinya mereka sangat cerdas seperti manusia dan aku yakin mereka akan melakukan tugasnya dengan benar.” Lanjut Adrian sambil menatap langit biru yang cerah.