System Of Sea

System Of Sea
Misi Raja


__ADS_3

Basic status Sea King (Raja Laut) adalah status spesial atau status spiritual milik Adrian.


Sama halnya dengan status manusia Adrian, tapi yang satu ini sedikit berbeda.


Hampir mirip kegunaannya dengan anggota Sea Army yang memiliki kekuatan aneh dan unik mereka masing-masing, Adrian juga bisa memiliki semua itu.


Tapi untuk meningkatkan status ini tak bisa sembarangan. Untuk meningkatkan basic stat Raja, Adrian harus mengerjakan beberapa Misi Raja.


Dari misi itulah nanti status Raja akan di dapatkan.


Seperti halnya Squalo yang memiliki kekuatan regenerasi di luar batas dan Orca yang memiliki tubuh kuat bagai Diamond atau Polpo yang memiliki kekuatan kamuflase, dengan poin Raja, Adrian bisa mendapatan semua kekuatan hebat itu saat memasuki mode Raja Lautan.


Dalam mode Raja, Adrian akan mendapatkan kekuatan dari seluruh mahkluk di lautan.


Walaupun mungkin masih ada batasannya karna levelnya yang belum cukup tinggi dan ukiran tato di punggungnya yang belum sempurna.


Tapi tetap saja, dalam mode Raja Luat nanti, Adrian bisa di bilang tak terkalahkan dan Abadi.


 


Setelah latihan beladiri, Adrian yang memiliki sisa jatah misi memancing tingkat tinggi langsung pergi ke bagian belakang kantor barunya yang memang adalah lautan lepas.


Tempat itu di apit dua bukit besar dan batu karang raksasa. Karna tempatnya yang sangat tertutup dan strategislah Adrian memilih tempat itu.


Di sana juga sudah di buat tambak untuk menampung beberapa stok pesanan. Meskipun belum terlalu luas, tapi isi dari tambak Adrian bukan sembarangan.


Kaviar, Lobster, Kepiting, Tuna, Napoleon, Kakap, dll. 


Hampir semua makanan mewah dan berkelas dengan kualitas terbaik sedunia sudah Adrian jual.


Meskipun belum bisa memenuhi semua permintaan dari penjuru dunia, perusahaan Adrian yaitu Baruna Grub akhir-akhir ini namanya makin meningkat pesat.


David saja saat ini sedang di luar negri untuk memenuhi beberapa pertemuan penting.


Di beri kepercayaan sang sahabat, David bekerja sangat keras dan tak pernah mengeluh.


Hampir semua pekerjaan yang harusnya Adrian kerjakan sebagai CEO utama di kerjakan oleh David.


David yang tau sahabatnya itu memiliki rahasia besar juga tak banyak omong dan pecaya padanya.


Sambil berjalan di tambak yang sebagian belum selesai di buat, Adrian yang datang ke sana langsung di sambut oleh semua karyawan.


Banyak yang menegur dan sekedar menyapa. Tapi ada juga yang sampai mengajak ngobrol karna memang rata-rata karyawan yang di pekerjakan Adrian adalah nelayan lokal dan pemuda setempat.


“Ehhh...bos, mau mancing lagi ya?”


“Iya pak Mamad, saya mau nyalurin hobi saya dulu...dan jangan panggil bos, panggil kayak biasa aja.”


“Terus gimana perkembangan di sini pak?”


“Baik dek Adrian, semuanya di kebut dan di kerjakan dengan banyak orang jadi selesai tepat pada waktunya.”


“Baguslah, jangan lupa istirahat pak, saya gak mau bapak sampai sakit karna memaksakan diri.”


“Gpp kok dek, bapak malah seneng udah di pekerjakan di sini walaupun sudah tua.”


“Hohoho...walaupun tua tapi pengalamannya kan paling banyak, terus kalo renovasi sudah selesai seutuhnya kita bakalan nambah banyak karyawan lagi pak, jadi bapak bisa naik jabatan dan gak perlu kerja keras lagi.”


“Beneran dek, bapak jadi gak enak, hehehe.”


“Santai pak, yaudah saya mancing dulu ya pak.”

__ADS_1


Sambil pergi ke tambak spesial yang memang sudah Adrian isi dengan ikan-ikan besar, Adrian yang sampai di sana langsung mulai memancing.


Sambil duduk di kursi besi miliknya, Adrian langsung memancing manja di siang hari itu.


Saat umpannya di lempar, saat itu juga umpannya langsung di sambar.


“Strike....”


Dengan kekuatan besarnya, Adrian langsung menarik Tuna sirip biru sebesar dua meter.


Saat Tuna berhasil di angkat, saat itu juga suara Sea langsung terdengar.


[Selamat Tuan berhasil menangkap Giant Bluefin Tuna]


[Selamat tuan mendapatkan hadiah 10.000 Poin Sistem]


“Lumayan 10 ribu sekali mancing, kalo 85 kali bisa dapet 850 ribu poin.”


Awalnya Adrian membuat tambak dan mengisinya dengan ikan Tuna besar karna ingin mengakali misi memancing tingkat tinggi.


Bayangkan saja dari sekali mancing Tuna besar di lautan Adrian bisa mendapatan 100 Ribu Poin.


Tapi Sea tak bisa di negosiasi soal Poin yang di dapat karna ia terikat oleh aturannya sendiri.


Adrian yang membangun tambak besar itu juga awalnya sudah kegirangan karna Sea bilang cara seperti itu tetap mendapatan Poin.


Tapi nyatanya, Poin yang di dapat dari memancing di tambak dan di tengah laut berbeda jauh.


Jika mancing Tuna besar di laut Adrian bisa mendapatkan 100 ribu Poin, maka memancing di tambak hanya 10 ribu Poin.


Alih-alih ingin mengakali Sea, Adrian justru tertipu perkataan Sea.


Mungkin benar trick yang Adran gunakan tetap terhitung asalkan masih memancing dengan pancingan dan tenaganya seendiri.


Memancing di tambak yang penuh ikan sudah pasti Adrian akan mendapatkan tangkapan besar dan kemungkinan itu bisa mencapai 100%.


Tapi di lautan lepas itu beda cerita. Karna tantangan dan kesulitan itulah Sea memberikan Poin yang sepadan dan tak bisa di manipulasi Adrian.


Sambil duduk dan memancing, Adrian memburu poin dan exp sambil menyalurkan hobinya.


“Hehehe, kalo gini tiap minggunya bisa panen banyak exp dan Poin tanpa buang banyak waktu.”


“Sea, kalau aku menangkap Paus di lautan sana berapa kira-kira Poin yang akan ku dapatkan?"


[Lapor tuan, itu tergantung tantangan dan kesulitannya, jadi Poinya bisa bervariasi tapi yang pasti itu akan melebihi 500.000 Poin Sistem jika dalam keadaan normal]


“Begitu ya...kapan-kapan coba ah."


Setelah menyelesaikan daily memancing tingkat tinggi mingguannya, Adrian yang melihat levelnya belum juga naik hanya bisa menghela nafas.


Memang saat menyentuh level 50 keatas, Adrian mulai merasakan sulitnya untuk naik level.


Karna itu juga Adrian yang saat ini tertinggal jauh oleh anggotanaya sendiri mulai memikirkan dan memilah misi-misi baru yang di berikan Sea.


Ada banyak sekali misi baru yang bisa mendatangkan exp dalam jumlah besar. Tapi Adrian yang melihat misi itu sedikit ragu untuk bisa menyelesaikan sebagiannya.


“Oke... karna misi mingguan dah selesai waktunnya ke misi utama.”


Setelah selesai memancing, Adrian pulang terlebih dahulu ke rumahnya dan mandi.


Sore hari itu karna sang kakek dan nenek berkunjung, setidaknya Adrian harus makan malam bersama keluarga besarnya.

__ADS_1


Memang semenjak usahanya meroket, keluarga dan saudaranya banyak yang pindah ke kota Bluesky dan minta untuk di berikan pekerjaan.


Adrian yang masilah anak berbakti pada keluarga tentu membantu semuanya tanpa terkecuali.


Saat selesai makan malam bersama, Adrian yang sudah menyiapkan kepergiannya mendekat dan berjalan ke arah sang ibu yang sedang berkumpul dengan keluarganya.


“Ma, Adrian malam ini mau nginap di rumah teman ya...terus besoknya mungkin gak pulang karna ada kerjaan.”


“Heehhh, tapi besok kita mau jalan-jalan sekeluarga, gimana sih kamu.”


“Ya gimana ma, ini masalah bisnis jadi Adrian gak bisa nolak.”


“Biarinlah Adrian pergi Judy, dia inikan masih muda, terus usahanya juga lagi sibuk-sibuknya.”


Di nasehati sang mertua, emak Adrian hanya bisa mengangguk.


“Yaudah, tapi jangan lupa kasih kabar.”


“Oke ma, kalau gitu Adrian berangkat dulu ya.”


Setelah cium tangan dan pamit dengan ibu dan neneknya, Adrian langsung pergi.


Walaupun sudah di katakan dewasa dan sukses, Adrian tetaplah seorang anak di mata ibunya. Bahkan di rumahnya sendiri, Adrian masih di anggap bocah polos dan selalu di nasehati.


Saat keluar dari rumahnya, Adrian yang hendak mengerjakan Misi Raja pergi ke kantor dan langsung menemui dua orang anggota Sea Army yang memang sedang menunggu kedatangannya.


Saat sampai, kedua anggota itu yang tak lain adalah Basil dan Manta langsung menyambut Adrian.


“Malam tuan.”


“Malam Basil.”


“Malam Bos.”


“Selamat malam Manta.”


Sambil berdiri dan ngudut, Adrian mulai mengobrol sejenak di parkiran mobil bersama mereka.


“Jadi berapa lama kira-kita tuan akan kembali?”


“Entahlah, yang jelas selama kepergianku, semua yang ada di sini di bawah perintahmu.”


“Basil, tolong jaga semua keluargaku.”


“Baik tuan, serahkan pada kami dan hati-hati di sana.”


Sambil melihat pemandangan malam yang di penuhi bintang, Adrian akhirnya pergi meninggalkan kota Bluesky.


“Oke...ayo berangkat.”


Mendengar ucapan Adrian, Manta langsung melompat ke udara dan memasuki mode Hybrid.


Adrian yang melihat itu juga langsung melompat ke punggung Manta dan mereka pun dengan kencang terbang seperti roket di langit malam kota Bluesky.


Sambil melihat layar hologram, Adrian memberi arahan pada Manta.


“Terbang ke arah selatan.”


Di beri perintah, Manta langsung tancap gas dan pergi ke arah selatan dengan kecepatan luar biasa.


“Siap Bos dan kalau boleh tau kita akan pergi ke mana Bos?”

__ADS_1


“Kita akan pergi ke tempat yang jauh dan memancing monster.” Ucap Adrian sambil duduk dan memegang punggung Manta.


 


__ADS_2