
Saat Evan alias Hanz menyerah dan memejamkan matanya, saat itu juga suara Kuro yang sangat familiar terdengar keras di kepalanya.
[Jangan menyerah bodoh, jika kau mati maka Evanku juga akan mati]
Hanz yang mendengar suara sistem miliknya yang tak lain adalah kuro yang bereinkarnasi menjadi sistem membuka matanya kembali.
Tepat sesaat tinju pamungkas Adrian hampir mengenai wajahnya, Kuro yang sebenarnya membenci sisi lain Evan yaitu Hanz akhirnya memberikan perlindungan darinya.
[Degarkan aku Hanz]
[Wujud ini hanya bisa kau gunakan sebentar jadi habisi mereka semua dengan cepat]
Saat suara Kuro terdengar, saat itu juga kekuatan maha dahsyat langsung menyelimuti tubuh Hanz dan menahan kekuatan pukulan Adrian yang di penuhi energi ilahi.
Meskipun terlindungi, tetap saja efek hebat dari serangan suci itu membunuh Hanz tapi tidak dengan Jiwanya.
Hanz yang merasakan Jiwanya di selimuti kekuatan kegelapan murni langsung tersadar kembali dan mendapatkan kekuatan kegelapan sesungguhnya dari Sang Dewa.
Hanz yang bangkit langsung hidup kembali dalam wujud terkuatnya yaitu Absolute Darkness dan menatap Adrian beserta seluruh penduduk kota Blueksy dari atas langit.
Hanz yang mengetahui kekuatan aneh musuh berasal dari Arcier juga langsung menyerang Arcier yang ada di tempat lain.
Serangan super cepat dan mematikan dari kegelapan Absolute melahap semua yang ada di bawahnya.
“Kekuatan ini...”
Arcier yang menyadari dirinya di incar juga tak tinggal diam dan menyerang kegelapan itu dengan Atlas Bow.
Serangan dari anak panahnya yang sudah di perkuat energi suci melesat ke arah Hanz yang sudah berubah menjadi monster besar dan hitam pekat mengerikan dengan dua sayap.
Serangan suci milik Arcier benar-benar hebat dan menghancurkan energi kegelapan milik Hanz dengan cepat.
Tapi karna energi kegelapan itu sangat kuat, tak semuanya di hilangkan dan sebagian kekuatan itu menyerang Arcier yang ada di tempa lain.
Adrian dan anggota Sea Army lainnya juga tak tinggal diam. Manta, Cano, Orca dan Squalo langsung terbang ke langit dan menyerang Hanz dengan semua kemampuan mereka.
Tapi kegelapan sesungguhnya dari sang Dewa Syndrome melahap semua serangan mereka.
Cano yang tinju dan tangan kuatnya di lahap langsung merasakan kekuatan aneh memakan tangannya dan tangan kanan Cano langsung menghilang.
“Apa...”
“Semuanya menghindar.”
Sadar kegelapan itu tak bisa di serang apalagi di sentuh, semua orang mundur kembali.
Adrian yang melihat kekuatan kegelapan milik Hanz makin pekat dan mulai menjalar ke seluruh tempat dengan cepat di buat tak bisa berkata-kata lagi.
Semua yang terkena kegelapan itu di lahap dan musnah tak tersisa.
“Ini...bagimana caranya melawan monster seperti ini...”
Saat Adrian dan lainnya tak berdaya di hadapan kegelapan mutlak Hanz, Arcier yang bertarung sendirian di tempat lain di buat kewalahan.
“Sialan...apa-apaan kekuatan hitam ini.”
Sambil terus menghindar dan menyerang, Manta dan Adrian yang sudah terbang ke tempat Arcier langsung membawa Arcier dan menolongnya.
Sadar hanya Atlas Bow yang dapat menghilangkan kekuatan itu, kini seluruh Sea Army berkumpul di satu titik.
__ADS_1
“Arcier...lakukan.”
Seluruh Sea Army langsung melindungi Acier yang berniat mengeluarkan serangan pamungkasnya.
Sambil Arcier mengumpulkan semua kekuatan miliknya, Adrian dan seluruh Sea Army menahan kegelapan mutlak yang menyerang dan mulai memenuhi semua tempat.
Saat ini bahkan kota Bluesky sudah di lahap seutuhnya oleh kegelapan dan hanya tempat Adrian dan anggotanya yang masih bertahan.
Di bantu Air Suci, Adrian dan Sea Army bertahan sampai titik darah penghabisan.
“Ahhh...kekuatan apa ini sebenarnya.”
“Bos...kita tak bisa menahannya lebih lama lagi.”
“Sialan...tanganku...”
Adrian dan anggota Sea Army yang sudah meminum Air Suci dan membasahi diri mereka dengan Air Suci terus bertahan mati-matian.
Saat ini mereka sudah di selimuti oleh kegelapan itu sendiri dan tak bisa melihat apa-apa lagi.
“Tetap pada posisi dan lakukan yang kalian bisa...kita percayakan serangan terakhir pada Arcier.” Ucap Adrian sambil menahan kegelapan mutlak yang terus menyudutkan mereka.
Untungnya dengan efek Air Suci mereka masih bisa sedikit bertahan.
Tapi itu tak lama sampai Adrian dan Sea Army benar-benar tersudutkan dan secara mengejutkan suara yang Adrian kenal berbicara dan menenangkannya.
“Maaf lama bos, aku sudah datang.”
“BOOOOAAAMMMM...”
Dengan serangan bola Air yang di penuhi energi kehidupan, Aspidochelone yang sampai di Bluesky langsung menembakkan bola Air hebat yang di penuhi energi kehidupan murni.
Saat bola air super besar itu mengenai Adrian dan seluruh Sea Army, kekuatan hebat langsung memenuhi tubuh mereka.
“Kekuatan apa ini?”
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
Saat pandangan mereka terbuka kembali, sosok kura-kura raksasa alias Aspidochelone terlihat sedang bertarung dengan Hanz di tempat lain.
“Rasakan ini monster hitam, tak akan ku biarkan kau mendekati Raja.”
“BOOAAMM...”
“BOOAAMM...”
“BOOAAMM...”
Serangan dari bola Air super besar dan kuat dari mulut Aspidochelone menyerang sosok Absolute Darkness Hanz dengan telak.
Seperti kekuatan kegelapan miliknya dapat di lawan, Hanz yang melihat monster berbentuk pulau itu mulai menyerangnya dan fokus kepada Aspidochelone.
“Lagi...kenapa kalian semua tak mati saja...”
Hanz yang mengamuk mengeluarkan energi kegelapan super besar. Aspidochelone yang kini di kerumini dan mulai di lahap kekuatan kegelapan mutlak milik Hanz juga mulai kesakitan.
“Sakit...hentikan dasar monster jelek.”
“BOOAAMM...”
__ADS_1
“BOOAAMM...”
“BOOAAMM...”
Sambil terus menyerang Hanz, Aspidochelone yang sudah hampir pada batasnya mulai berteriak kesakitan.
Teriakan dari monster besar itu makin membuat semua orang di Bluesky ketakutan.
Adrian yang melihat Aspidochelone bertarung bersamanya sampai seperti itu juga tak tinggal diam.
“Semuanya...salurkan energi kehidupan kalian pada Arcier, ayo kita musnahkan monster hitam itu dengan serangan ini.”
“Hemm...”
“Baik bos..”
Kini Adrian dan enam anggota Sea Army lainnya menyalurkan energi kehidupan mereka pada Aricer yang sedikit menunduk dan mengambil ancang-ancang menembak.
Arcier yang merasakan kekuatan dari Adrian dan teman-temannya mengalir deras dalam tubuhnya juga makin membuat anak panah terkuat yang akan di lepaskannya menjadi besar.
Energi suci yang bersinar dengan terang kini menyelimuti Arcier seutuhnya.
“Semuanya...terima kasih.”
Saat anak panah super kuat dan di penuhi energi suci itu siap, Arcier membuka matanya dan tembakan maha dahsyat dari Atlas Bow langsung melesat bagai kilat dan meluncur tepat ke arah Hanz.
“Rasakan ini...Divine Arrow...”
“Srrruuuingggg...”
Hanz yang merasakan kekuatan suci super besar dari arah Adrian dan semua anggota Sea Army juga tak tinggal diam dan menyerang mereka dengan kekuatan kegelapan mutlak miliknya.
“Dasar sekumpulan serangga...kalian tak akan bisa mengalahkanku...”
Kegelapan mutlak dari sang Dewa Syndrome langsung menyerang Adrian dan ke tujuh anggota Sea Army.
Tapi tembakan suci maha dahsyat dari anak panah Arcier yang sudah di perkuat energi ilahi melesat bagai kilat dan menerobos kegelapan mutlak milik Hanz.
Hanz yang melihat serangan tak terhentikan dari musuh di buat tak percaya dan energi suci dari tembakan musuh langsung menyerangnya dengan telak.
“AAAHHHHH...”
“Aku...aku Evan Hanz tak akan....”
"DEBBUUAARRR..."
Saat Hanz berusaha menahan kekuatan ilahi dari musuhnya, tiba-tiba saja kekuatan itu meledak.
Hanz yang terkena efek ledakan itu akhirnya mengerti kalau keputusannya untuk melawan Adrian di sana adalah kesalahan besar.
“Sialan...harusnya aku mengikuti saran darimu Kuro...Evan...maafkan aku...”
Dengan ledakan super besar dari energi ilahi, Evan Hanz Sang Dewa Syndrome musnah tak tersisa sampai ke Inti Jiwanya.
__ADS_1