
Hari yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba. Adrian yang merayakan hari ulang tahun ibunya yang ke 39 dan dirinya yang ke 19 saat ini berada di rumah besar miliknya.
Saat semua kenalan berkumpul, Adrian terlihat sedikit khawatir karna sang ayah belum juga datang.
Ia yang tak ingin ayahnya sampai tak datang juga mulai menelepon. Tapi mau sebanyak apapun ia menelepon panggilannya tak di jawab.
Orca yang berkumpul dengan Sea Army lainnya yang ada di sana langsung di datangi Adrian untuk di tanyai keberadaan ayahnya.
“Orca...di mana ayahku, kau taukan dia ada di mana?”
“Tau bos dan bos sepertinya tak perlu khawatir karna ayah bos sudah di depan.”
Mendengar perkataan Orca, Adrian sedikit tenang. Orca yang memiliki kemampuan unik juga sudah hapal tiap gelombang energi dari warga Buesky. Karna itu juga ia tau ayah Adrian sudah datang.
Tepat sebelum acara di mulai, Ayah Adrian yang sudah rapi dan cakep akhirnya datang dan di mulailah pesta keluarga mereka.
Di sana semua kenalan Adrian datang. Kakek, Nenek, Paman dan keluarganya, Bella dan keluarganya, David dan semua keluarganya. Luca dan istrinya, kakek Dio, keluarga Adrian lainnya, keluarga Lee dll.
Semua yang keluarganya kenal dan ia kenal datang ke acara besar itu. Tak lupa juga seluruh penduduk Bluesky yang di undang juga hadir.
Karna acaranya juga pada hari itu kota Bluesky tak beroperasi alias libur. Dengan kuasa Luca yang sudah menjadi bawahan Adrian, sangat mudah bagi Adrian memerintahkan apa yang ia mau di kota kecil pesisir pantai tersebut.
Kurang dari satu tahun kehadiran Sea di sisinya, Adrian berhasil menjadi orang nomor satu di kota kelahirannya.
Ia yang sudah menjadi penguasa mutlak di Bluesky mulai memerintah dari balik bayang-bayang.
Tapi tetap saja Adrian yang baik hati lebih mementingkan kesejahtraan semua warga Bluesky dan fokusnya adalah membuat kota kecil di pesisir pantai itu damai, tentram dan makin berkembang.
Hari itu semua orang berpesta dan berbahagia.
Saat bagian pemberian hadiah juga sang ibu yang di belikan Jet pribadi menjadi sangat senang.
Ayah Adrian yang ia belikan Kapal pencari ikan super besar dan mewah juga terlihat senang.
Sang ayah juga akhirnya mau menerima kenyataan kalau anaknya yang sekarang dapat di andalkan bukan bocah kampungan lagi dan sudah berubah.
Hari itu keluarga Adrian akhirnya berkumpul kembali. Saat semua orang berbahagia dan berpesta, Adrian yang sedikit gerah pergi menjauh.
Sebenarnya ia sangat senang dan juga menikmati itu. Tapi seperti ada yang kurang dan hal itu membuatnya sedikit murung.
Jika ada yang kurang itu adalah sang pacar yang tak bisa hadir karna ada ujian. Karna hal itu juga Adrian menjadi sedikit kesepian.
Tapi saat ia murung. Basil, David dan Bella langsung mendatanginya.
__ADS_1
Bella yang melihat Adrian seperti kesepian langsung duduk di sampingnya dan berbicara.
“Hoi...kok malah bintang utamanya murung begini.”
“Benar, pasti lagi mikirin dia ya?” lanjut David.
“Gak lah...aku cuman gerah aja jadi pengen sendiri dulu sambil nyari angin.”
“Hohoho, dasar...kamu gak bisa bohong Yan di depan aku.” Ucap Bella sambil bersikap sedikit sombong.
Hubungan rahasia Bella dan David juga sudah terbongkar. Bella yang awalnya punya perasaan kepada sahabat kecilnya itu juga mulai menjauh ketika Adrian berpacaran dengan Yuki.
Sadar ia hanya di anggap sahabat dan cintanya bertepuk sebelah tangan, Bella yang tak mungkin juga menang bersaing dengan gadis seperti Yuki memilih memendam rasa cintanya.
Dan di saat Adrian makin dekat dengan Yuki, David yang sejak kecil sudah menyukainya akhirnya memberanikan diri untuk mendekati Bella.
Meskipun awalnya Bella gak suka, tapi karna David full Glow Up dan gak nyerah buat dapatin cintanya membuat Bella lama-lama kasihan dan mulai menerima.
Di tambah David sangat baik kepada keluarganya dan makin tajir melintir membuat Bella akhirnya mau berpacaran dengannya.
Basil yang melihat Bosnya sedikit murung juga sudah menyiapkan kejutan spesial.
“Bos...sepertinya hari ini akan menjadi hari full berbahagia bagi bos.”
“Huh...apa maksudmu?”
Adrian yang melihat wanita pujaan hati hadir di pesta ulang tahunnya padahal sebelumnya sudah bilang gak bisa datang langsung berdiri dan tersenyum cerah.
“Yuki...”
“Mica...”
“Bukannya kalian ada ujian?”
“Hehehe, bodo amat sama ujian...hari ini kamu ulang tahun jadi Yuki yang gak konsen belajar juga sudah ku bawa.”
“Sana...silahkan bermesraan dan tanggung jawab kamu.” Ucap Mica yang menyuruh Adrian tanggung jawab karna selama sebulan ini Yuki gak fokus belajar.
“Yuki...kamu, kamu cantik banget, aku suka.”
“Beneran?...makasih, aku sengaja pakai baju ini khusus untuk hari ulang tahunmu.”
Yuki yang berpenampilan cantik dan seksi makin mempesona memakai pakaian super indah miliknya.
__ADS_1
Di sana akhirnya Adrian yang sempat murung langsung tersenyum cerah dan berpesta bersama teman-temannya.
Hari itu Adrian menghabiskan waktu dari siang sampai malam hari bersama keluarga, sahabat, dan jelas sang pujaan hati.
Saat malam hari, acara ulang tahun itu juga terus berlanjut. Tapi Adrian dan Yuki yang lelah dan ingin beristirahat pergi dari keramaian dan berjalan-jalan di sekitar.
“Gila masih rame banget yang datang...”
“Hehehe, maklum mamaku ngundang semua orang di Bluesky jadi ya gitu...”
“Hahaha, mamamu hebat ya, dia juga cantik banget.”
“Iya, cuman kamu lebih cantik...”
Sambil berjalan dan bergandengan tangan, Adrian dan Yuki sampai di pinggir pantai Bluesky.
Saat duduk di sana mereka mulai lengket dan bermesraan. Seperti tak mengenal tempat, Adrian dan Yuki yang sudah mengambil posisi duduk yang nyaman langsung ciuman.
Di sinari rembulan dan bintang, dua pasangan muda itu saling berciuman dengan mesra.
Setelah melepas rindu, Adrian dan Yuki duduk sambil menatap laut Bluesky.
Yuki yang lelah tertidur manja di samping sang kekasih sedangkan Adrian yang melihat Laut di depannya berbicara dengan seseorang yang paling berjasa dalam hidupnya.
“Sea...apa kau mendengarku?”
[Ada apa tuan]
“Tidak apa-apa...aku hanya ingin berterima kasih, setelah bertemu denganmu hidupku menjadi lebih baik dan berwarna.”
"Terima kasih sudah memilihku dan hadir dalam hidupku Sea...aku benar-benar berterima kasih padamu..."
Sambil menatap laut Bluesky, Adrian berbicara dalam hatinya yang paling dalam dan berterima kasih pada Sea yang sudah memilihnya dan mengubah hidupnya...
Ending Arc 1 ~ Penguasa Bluesky ~
__ADS_1