
Di tempat lain...
Tepat saat Dagnu menyegel kekuatan Adrian dengan Segel Karma Laut, semua anggota Sea Army merasakan Lorong Jiwa yang menghubungkan mereka dengan Adrian terputus.
Semua anggota panik dan terkejut bukan main. Basil yang juga merasakan itu langsung mengumpulkan semua anggota Sea Army.
Arcier yang berada paling dekat langsung menghampiri Basil dan bertanya padanya.
“Basil...apa maksudnya ini?”
“Arcier...aku juga tak tau, sepertinya ada yang terjadi dengan Bos.”
Tak lama kemudian seluruh Sea Army sudah berkumpul.
“Manta...kemana kau dan bos pergi sebenarnya?” kata Basil di hadapan mereka semua.
Manta yang menjadi orang terakhir yang pergi bersama Adrian juga langsung di tatap oleh semua anggota.
“Aku hanya mengantarkan bos sampai ke tempat tujuannya yang tak lain adalah lautan luas, lalu setelah sampai sana bos langsung terjun ke dalam laut dan aku di suruh pulang kembali...”
“Kenapa kau meninggalkan bos sendiri, harusnya kau ikut menemani bukankah itu tugasmu?” lanjut Sirena yang terlihat khawatir.
“Benar...bisa-bisanya kau meninggalkan bos sendirian di tempat antah berantah.” Lanjut Squalo.
Basil yang melihat anggota Sea Army mulai bertengkar langsung menenangkan.
Saat ini Lorong Jiwa yang menghubungkan mereka semua dengan sang Raja alias Adrian benar-benar terputus.
Jika Lorong Jiwa terputus itu artinya orang yang jiwanya hilang sudah dapat di pastikan mati.
Tapi yang membuat bingung adalah justru Jiwa Adrian yang terputus dan itu menjadi pertanyaan besar untuk semua Sea Army.
Setelah berunding sejenak, Basil yang melihat semua anggota masih saja panik mulai berbicara kembali.
“Sepertinya memang ada yang terjadi dengan bos Adrian, tapi karna Inti Jiwa kita semua tak terpengaruh dan masih stabil itu artinya bos masih hidup.”
“Darimana kau tau itu, apa kau bisa menjaminnya?” lanjut Squalo.
“Aku juga tak yakin, yang jelas kita harus mempercayai kalau bos masih hidup...Manta, bawa aku ke tempat terakhir kau membawa bos.”
“Orca kau juga ikut denganku...”
Mendengar ucapan Basil, semua orang hanya mengikuti instruksi darinya.
Memang selama kepergian Adrian, Basil lah yang memegang kekuasaan dan mau tak mau semua Sea Army hanya bisa menuruti ucapannya.
__ADS_1
“Bagaimana dengan kami?” kata Sirena.
“Yang lainnya tetap di sini, lalu perketat penjagaan...Arcier jika kau melihat tanda-tanda musuh langsung hubungi aku dan kami bertiga akan langsung kembali.”
“Oke aku mengerti...”
Setelah membagi tugas, Basil, Manta dan Orca langsung terbang dan melesat di udara.
Siang itu mereka langsung pergi ke tempat terakhir Manta mengantar kan Adrian.
Anggota Sea Army yang lainnya hanya bisa menunggu kabar terbaru sambil menjaga kota Bluesky seperti yang di perintahkan.
Setelah beberapa jam terbang, akhirnya mereka bertiga sampai di tempat tujuan. Basil yang melihat Manta berhenti di tengah lautan luas bertanya kembali padanya.
“Apa benar disini?”
“Benar, aku tak mungkin salah...”
“Benarah itu, aku tak merasakan energi dari gelombang kehidupan milik bos dari sini, apa kau benar-benar yakin tak salah tempat, Manta?” lanjut Orca dengan nada suara sedikit menyinggung.
Manta yang mendengar itu terlihat sedikit emosi, tapi karna tak ada pilihan lain akhirnya Orca yang sampai di sana berniat mengecek dari dalam laut.
Mungkin jika masuk lebih dalam ia bisa mengetahui lokasi Adrian dari kekuatan unik miliknya.
“Baiklah...biar aku cek ke dasar laut ini, sepertinya dasarnya sangat dalam.” Kata Orca.
“Itu tidak perlu...di dalam air aku lebih cepat dari kalian berdua jadi serahkan saja padaku.”
Lalu Orca yang melompat ke dalam laut langsung memasuki mode hybrid dan berubah bentuk menjadi paus pembunuh.
Dengan kecepatan luar biasa Orca melesat dan meluncur ke dasar laut pasifik. Karna kecepatannya yang gila, ia sampai di sana hanya dalam beberapa jam.
Saat sampai, Orca dapat melihat di kegelapan itu ada banyak sekali hewan laut. Mulai dari yang kecil sampai yang besar.
Tapi mereka semua lemah dan tak mungkin bos mereka bisa terluka oleh hewan-hewan tersebut.
Setelah berkeliling, Orca yang sama sekali tak menemukan dan merasakan gelombang dari tubuh Adrian kembali ke permukaan.
Saat melihat Orca yang kembali dengan tangan kosong, Basil hanya menghela nafas.
Bukan tanpa alasan ia membawa Orca. Karena tau kemampuan unik miliknyalah ia sengaja di bawa.
Saat melompat kembali ke tubuh Manta, Orca mulai mengambil nafas panjang dan berbicara.
“Apa benar ini tempatnya Manta?”
__ADS_1
Manta yang lagi-lagi di tanya hal yang sama merasa sedikit kesal tapi tetap menahan emosinya.
“Mau berapa kali lagi ku katakan, aku tak mungkin lupa tempat di mana terakhir aku dan bos pergi...”
Basil yang tak mendapatkan apa-apa di sana mulai berfikir sejenak. Sambil berfikir, ia bertanya banyak hal pada Orca.
Mulai dari detail kemampuan pendeteksi miliknya dan berapa luas jangkauannya.
Setelah tau, mereka lanjut pergi ke tempat lain dan mulai mencari keberadan Adrian kembali.
Lima hari lima malam mereka terus mencari tanpa henti. Semua laut pasifik di sekitar lokasi utama sudah mereka jelajahi tapi tetap saja Orca tak dapat merasakan pancaran energi dari bos mereka.
Lalu saat mereka hendak kembali dahulu, Orca tak sengaja merasakan sedikit energi yang mirip dengan punya Adrian bergerak dengan cepat di dalam laut.
Menyadari itu Orca langsung berteriak.
“Di sana...aku dapat merasakan energi milik bos di sebelah sana, Manta...”
“Baik serahkan padaku...”
Lalu dengan kecepatan kilat Manta meluncur dengan rendah dan mulai pergi ke arah yang Orca sebutkan.
Saat sampai Orca, Manta dan Basil langsung terjun ke dalam air dan pergi menuju arah yang di tunjuk Orca.
Setelah beberapa jam mereka akhirnya sampai dan di hadapan mereka Hiu Megalodon purba yang sangat besar terlihat.
Hiu yang sempat di pukul Adrian waktu itu langsung di bunuh oleh Orca dengan sangat mudah.
Dengan sekali pukul, perut Hiu besar itu hancur dan setelah di periksa, mereka sama sekali tak menemukan apa-apa di dalamnya.
“Sialan...mana mungkin Hiu lemah ini memakan bos.” Kata Orca setelah lelah memeriksa tubuh Hiu besar itu yang hancur lebur.
“Benar, dari luka yang ada di tubuh ikan ini sebelumnya sepertinya luka itu berasal dari pukulan bos dan karna itulah jejak energinya masih terasa.” Lanjut Basil.
Karna tak menemukan apa-apa, Basil, Orca dan Manta kembali sejenak ke Bluesky.
Sudah lima hari mereka pergi dan mencari tapi hasilnya nihil.
Saat kembali juga semua anggota tak menyerah dan tetap mengerjakan perintah utama Adrian yaitu menjaga kota Bluesky dan keluarganya.
Mereka juga terus melanjutkan misi pencarain siang dan malam.
Seperti tak kenal lelah, semua anggota Sea Army bergantian mencari Adrian secara terus menerus.
Meskipun hasilnya nihil, mereka terus melakukan itu dan berharap menemukan secercah harapan.
__ADS_1