
Adrian yang masih ingin berlibur di Amerika juga menyerahkan semuanya pada Basil.
Atas kepintarannya dan kerja kerasnya juga Basil sudah memiliki beberapa koneksi di dunia bawah maupun atas.
Baruna grub yang berkembang pesat akhir-akhir ini juga tak luput dari campur tangannya.
Pria rajin yang bekerja siang dan malam itu seperti mengabdikan dirinya seutuhnya untuk sang Raja yang sudah menyelamatkan nyawanya.
Adrian yang melihat Yuki masih tertidur seperti biasa menyerjakan rutintas hariannya. Sambil berorahraga ringan ia mengerakan misi Check In di dalam kamar.
Sampai sang pacar akhirnya bangun kembali. Saat siang hari Yuki tersadar kembali mulai membuka matanya.
Saat Yuki bangun, Adrian yang sudah berpakaian rapi terlihat duduk di samping kasur sambil bermain hp.
Saat melihat Adrian, Yuki dengan manja mendekat dan memeluknya. Adrian yang melihat sang pujaan hati sudah bangun langsung menatapnya.
“Selamat siang putri tidur.”
“Heemm, apa yang terjadi saat itu?”
“Apa ya, yang jelas kamu pingsan terus tertidur.”
“Begitu ya, sepertinya aku harus banyak belajar lagi soal itu.”
Siang itu Adrian dan Yuki hanya menghabiskan waktu berharga mereka di dalam kamar hotel.
Setelah mandi dan makan Yuki yang masih kelelahan juga memutuskan untuk bolos kuliah.
Sambil menonton TV dan bersantai mereka bermesra mesraan dan malamnya keluar untuk jalan-jalan.
Tiga hari Adrian habiskan waktunya bersama Yuki di sana. Tiga hari itu mereka tak memikirkan apapun selain cinta.
Yuki yang sudah bolos kuliah selama tiga hari juga sudah dapat panggilan dari universitasnya. Adrian yang sudah ada janji juga akhirnya berniat kembali ke Bluesky.
“Maaf ya, aku mau lebih lama di sini cuman ada hal yang harus ku urus.”
“Iya aku ngerti, makasih ya beb untuk waktunya, aku seneng banget.”
Sambil berpelukan dan berciuman mesra, dua pasangan yang sedang di mabuk kepayang dan sudah bersenang-senang tiga hari full bersama akhirnya kembali ke rutinitas mereka biasanya.
Setelah pelukan hangat dan kecupan mesra Yuki, Adrian terbang kembali ke Bluesky.
Atas pengaruh Mr Suvillian yang besar di Amerika juga beberapa polisi dan media masa sudah di sogok dan nama Adrian tak terlibat dalam kasuh pembunuhan di gudang dan hotel waktu itu.
__ADS_1
Video yang beredar luas juga sudah banyak di take down dan dunia yang biasanya mulai berputar dan itu semua di lupakan dengan cepat.
Adrian yang sampai di Bluesky langsung di sambut Basil di bandara.
Setelah masalah yang di perbuat Squalo dan Orca mereka hampir kehilangan nama di dunia bawah bahkan hampir berperang dengan sindikat mafia terkaya di dunia yaitu kelompok Suvillian.
Tapi Mr Suvillian yang mata duitan juga dengan gampangnya menerima permintaan maaf dan damai dari Adrian.
Bagi pria tua bernama lengkap George Suvillian itu uang lebih bernilai dari nyawa anak buahnya.
Dengan uang damai dan kompensasi sebanyak 10 Triliun Mr Suvillian tak akan membahas masalah yang di perbuat kelompok Seven Seas milik Adrian.
Seven Seas, nama yang di pakai Basil untuk kelompok sindikat mereka agar gampang di kenal di dunia bawah.
Nama itu ia pilih karna anggota Sea Army yang saat itu ada tujuh orang.
Meskipun sekarang belum mendapatkan perhatian, tapi sindikat yang awalnya di bentuk untuk tujuan bisnis itu dimasa depan nanti akan menjadi sindikat paling di segani dan di takuti di seluruh dunia.
Saat sampai di bandara, Adrian yang melihat Basil sudah berpakaian rapi dan menunggunya langsung mendatanginya.
“Selamat datang kembali bos.”
“Terima kasih untuk semuanya Basil, bagaimana situasi terbaru?”
“Apa kau sudah bertemu dengan mereka?”
“Belum, tapi saya sudah mendapatkan salah satu nomor anggotanya dari Mr Suvillian dan katanya saat ini ketua mereka sedang tak bisa di ganggu dan kita hanya di suruh menunggu.”
“Apa ucapannya dapat di percaya?”
“Kalau itu saya tidak bisa jamin bos, tapi yang jelas kita harus segera mempersiapkan rencana cadangan dengan segera jika mereka tak mau damai.”
“Benar...ayo kita ke kantor dahulu.”
Sambil mengendarai mobil, Basil juga menjelaskan detail lengkap apa yang sebenarnya terjadi. Selama tiga hari ini ia di buat pusing tujuh keliling.
Dari kantung matanya yang agak hitam Adrian tau kalau anggotanya yang satu itu pasti sudah bekerja sangat keras.
Saat sampai di kantor, Adrian langsung mengumpulkan semua anggota Sea Army.
Tujuh pasukan terkuatnya kini berkumpul dan Adrian langsung membahas rencana mereka selanjutnya.
Tak lupa juga ia memarahi Squalo dan Orca karna sudah membuat masalah.
__ADS_1
“Jadi begitu, mulai sekarang aku tak ingin melihat sikap kalian yang haus akan darah.”
“Jika tidak membahayakan keluargaku dan ku perintah jangan pernah membunuh sembarangan lagi.”
“Apa kalian mengerti?”
“Baik bos.” Ucap mereka serentak.
kemudian Adrian yang sudah memperingatkan anggotanya duduk kembali dan Basil langsung mengambil alih pembicaraan.
Mereka membahas masalah penting yang mungkin akan membuat semua anggota Sea Army bersatu untuk menyelesaikannya.
Hari itu rencana sudah di susun rapi dan mereka hanya harus menunggu ketika waktunya tiba.
“Begitulah, sampai mereka memberi kabar perketat penjagaan keluarga bos.”
“Karna identitas kita sudah di ketahui musuh maka mereka bisa menyerang kapan saja mereka mau dan kita harus waspada.” Ucap Basil di hadapan Sea Army lainnya.
Tapi dari enam orang yang ada di hadapannya, mereka semua justru terlihat kalem dan bersemangat.
Anggota Sea Army yang selama ini selalu menahan diri mungkin bisa bersenang-senang jika semuanya tak berjalan dengan lancar seperti yang di rencanakan di awal.
Squalo yang mendengar kabar baik terlihat bersemangat. "Kekekekek...justru bagus kalau mereka tak mau damai, kalau mereka menyerang, kita akan menghabisi mereka semua tanpa sisa.”
“Benar, tak ada alasan bagi kita untuk takut dan tunduk.” Lanjut Cano.
Basil yang melihat anggota Sea Army lainnya bersemangat dan siap berperang juga sebenarya senang.
Ia yang paling senior di sana bahkan belum pernah beraksi dan sebetulnya menginginkan hal yang sama.
Tapi bukan itu permasalahan utamanya. Baginya yang terpenting adalah keselamatan keluarga bos mereka.
Anggota Sea Army yang bukan manusia biasa sejatinya sangat kuat dan tak akan ada yang perlu di kawatirkan oleh mereka.
Tiap spesies yang sudah berevolusi sampai ke tingkat tertinggi itu mewarisi dan memiliki semua kehebatan dari leluhur mereka dan itu bahkan sudah di sempurnakan.
Setelah rapat selesai, Adrian yang teringat kembali tentang hewan aneh yang sebelumnya ia tolong juga mendatanginya.
Kini monster aneh buruk rupa berbadan manusia dan berekor ikan sedang berenang dengan manja di dalam kolam renang yang ada kantor Adrian.
Adrian yang melihat hewan itu sehat dan sangat lincah di kolam renang langsung mendatanginya.
__ADS_1