System Of Sea

System Of Sea
Evan Hanz Appearance


__ADS_3

Pagi harinya, setelah berorahraga dan mengerjakan misi Check In Harian, Adrian langsung mandi.


Di kamar mandi Adrian yang selesai berendam bisa melihat tato di punggungnya yang belum menampakkan wujud sesempurnanya.


ia yang saat ini sudah level 102 bahkan belum memunculkan setengah gambar. Tapi saat memasuki mode Raja Laut, Adrian bisa melihat bentuk sempurna tato itu.


Bentuknya sangat unik yaitu ukiran aneh dan sistematis lalu ada gambar Naga besar yang mengelilingi dan ingin melahap Tombak aneh di tengahnya.


Setelah mandi, Adrian yang sudah ada janji dengan David yang baru saja kembali dari Korea langsung pergi ke kantornya.


Seperti biasa, di pagi hari kantor Baruna Grub terlihat sangat ramai dan sibuk. Tiap orang sibuk mengerjakan pekerjaan dan pesanan yang memang akhir-akhir ini terus meningkat.


Adrian yang sampai di kantornya langsung pergi ke belakang kantor yang merupakan tempat latihan beladiri sederhana.


Di sana ia melihat David dan beberapa anggota Sea Army sedang latihan.


Sambil berjalan, Adrian yang melihat sahabat kecilnya makin mahir di atas ring sedikit tersenyum dan berjalan mendekati Cano yang ada di sana.


“Bagaimana dia bisa semahir itu?”


“Bos, katanya dia juga ingin bertambah kuat, jadi tiap kali ada waktu David juga sering latihan di sini.”


Saat melihat Adrian, David yang sudah mandi keringat datang dan menghampirinya.


“Hehehe, bagaimana...apa aku sudah boleh ikut dalam kelompok rahasiamu?”


“Ikut?...bukankah kau sudah bergabung.”


“No, bukan itu maksudku...aku tau kalian ada menyembunyikan sesuatu di belakangku, jadi biarkan aku ikut.”


“Bagaimana ya, jika kau bisa mengalahkan aku di atas ring maka kau boleh ikut.”


“Sialan, mana bisa aku menang, hahahaha.”


Adrian yang tak ingin orang-orang terdekatnya tau siapa ia yang sekarang atau pasukan Sea Army yang sebenarnya juga merahasiakan hal itu dari semua orang.


Itu semua juga untuk kepentingan mereka karna dunia bawah adalah tempat yang kejam dan brutal.


Sambil duduk istirahat dan mengobrol, David yang sejak kepulangannya sering melihat burung gagak di sekitar mereka entah kenapa merasa risih.


“Lihat tuh yan, sejak kapan Bluesky jadi banyak gagaknya begini.”


“Huh, iya juga sih...kok baru nyadar ya aku.”


“Heeem, kalo di lihat-lihat mereka seperti mengawasi pergerakan kita saja.”

__ADS_1


Saat mendengar ucapan David, Adrian yang juga sering mendengar suara gagak dan melihat burung hitam itu akhir-akhir ini menjadi kepikiran.


Sejak beberapa hari lalu memang tak ada pergerakan dari musuh sama sekali. Tapi itu seperti bukan musuh yang ia kenal dari mulut orang-orang.


Di dunia bawah kelompok BaneHallow terkenal sangat brutal dan tanpa ampun. Jika sudah menargetkan musuh, mereka akan membinasakan mereka semua tanpa sisa.


Kelompok Seven Seas milik Adrian yang bertanggung jawab atas matinya beberapa anggota mereka juga sampai sekarang masih ketawa ketiwi dan tak pernah di serang oleh mereka.


Saat Adrian memikirkan keanehan itu, tiba-tiba saja langit cerah di atas kepala mereka mulai berubah.


Langit biru indah khas kota Bluesky perlahan berubah gelap dan mendung. Adrian yang merasakan firasat buruk langsung berdiri dan melihat sekitarnya.


“Apa ini...kenapa tiba-tiba saja langitnya berubah.”


Basil yang melihat dan merasakan keanehan itu juga langsung keluar dari kantor dan mendatangi Adrian.


“Bos, sepertinya mereka akan datang.”


David yang melihat Basil berlari dan mendekati Adrian sambil berbicara juga di buat penasaran. “Datang, siapa yang datang?”


Tapi belum lama Adrian merasakan perasaan aneh dan di buat penasaran, hawa mencekam langsung ia rasakan dan portal hitam yang sangat banyak langsung muncul di hadapan Adrian.


puluhan portal dimensi atau bahkan lebih muncul secara tiba-tiba dan dari sana keluar banyak orang yang akhirnya menyadarkan Adrian kalau musuh yang ia tunggu-tunggu akhirnya datang.


Basil, Cano dan Polpo yang ada di sana langsung mendekati Adrian dan terlihat bersiap-siap.


“David, dengarkan aku dan cepat pergi dari sini.”


David yang di suruh pergi hanya diam saja dan sedikit ketakutan. Bagaimana bisa puluhan manusia dengan jubah hitam muncul dari portal aneh di hadapannya.


Tapi karna ia tak mau selalu di perlakukan berbeda dengan anggota Sea Army lainnya, David yang juga ingin tau tentang rahasia dan siapa sebenarnya sahabat baiknya itu tetap di sana dan tak mau pergi.


“Biarkan aku di sini, aku juga ingin bergabung dengan kelompokmu.”


“Tidak, ini berbahaya dan kau tak bisa ikut campur.”


“Kenapa, aku juga sudah banyak latihan...aku juga ingin bisa membantumu dan bukan hanya mengurus dokumen dan bisnis saja.”


Saat mereka berdebat, Aura kuat tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka. David yang dapat merasakan Aura kuat itu dari dekat juga di buat merinding dan ketakutan.


Sedangkan Adrian yang akhirnya akan bertemu musuh yang sudah ia tunggu-tunggu terlihat sudah siap dan tetap kalem.


Karna merasakan kehadiran musuh, anggota Sea Army yang lain juga datang ke sana.


Kini Cano, Basil, Polpo, Orca, Manta dan Squalo tiba di sana dan berdiri di belakang Adrian dengan gagah.

__ADS_1


Karna musuh mengumpul di satu titik membuat semua anggota pergi ke sana dan hanya menyisakan Arcier yang berada di posisi menembak ideal lalu Sirena yang di berikan tugas spesial menjaga ibu Adrian.


Adrian yang melihat David tetap tak mau pergi dan berada di sana juga akhirnya menyerah dan hanya bisa menghela nafas.


Jika diskusi tak berjalan lancar maka bisa saja pertumpahan darah terjadi di sana.


“Manta, jika semuanya tak beralan baik langsung bawa David dan bawa juga keluargaku pergi dari Bluesky seperti rencana awal kita.”


“Baik bos, serahkan padaku.”


Lalu dari portal paling besar keluar seorang pria muda. Ia sama seperti yang lainnya yaitu menggunakan jubah hitam dan penutup kepala.


Saat orang itu muncul, hawa gelap dan mencekap langsung menyelimuti tempat itu.


Seperti di film-film, kini tempat latih tanding di sana di selimuti aura gelap dan kekuatan aneh.


Adrian yang melihat orang itu juga tetap stay kalem enjoy. Bahkan beberapa anggota Sea Army tersenyum cerah karna musuh datang secara langsung di hadapan mereka seperti siap untuk di binasakan.


Saat orang terakhir muncul yaitu pria yang mengeluarkan aura hitam pekat, semua portal menutup kembali dan pria misterius itu langsung membuka penutup kepalanya.


Saat penutup kepalanya di buka, wajah pria muda yang bahkan mungkin lebih muda dari Adrian terlihat.


Wajahnya putih bersih, rambutnya hitam pekat dan tersisir rapi. Lalu matanya hitam cerah bagai kegelapan abadi.


Tubuhnya kecil dan tak terlalu besar. Tapi jelas dari aura mengerikan yang ia keluarkan Adrian bisa tau kalau ia adalah pemimpin kelompok itu.


Lalu semua orang lainnya juga membuka penutup kepala mereka dan pria dengan aura gelap itu berjalan beberapa langkah dan mulai berbicara.


“Siapa di antara kalian yang memimpin?”


Adrian yang mendengar ucapan pria itu juga langsung menjawabnya.


“Aku...aku yang bertanggung jawab di sini.”


Mendengar ucapan Adrian, pria itu mendekat dan berjalan menghampirinya. Lalu dengan santainya ia menjabat tangan Adrian dan memperkenalkan dirinya sambil tersenyum seperti psikopat gila.


“Salam kenal kawan, namaku Evan Hanz aku adalah pemimpin kelompok BaneHallow.”


Adrian yang melihat Evan berjalan dengan santainya sambil menjabat tagannya dan tersenyum ramah awalnya di buat bingung.


Ia yang berpikir pemimpin kelompok BaneHallow adalah pria kejam dan dingin seperti yang di ceritakan seperti di permainkan.


Bahkan wajah lugu dan polos pria bernama Evan Hanz itu hampir membuat Adrian melepaskan kewaspadaannya.


Tapi dari aura mengerikan miliknya semua orang yang ada di sana tau kalau pria aneh itu pasti seorang psikopat gila.

__ADS_1


 


__ADS_2