System Of Sea

System Of Sea
Kena Mental


__ADS_3

Kembali ke saat Hanz dan Adrian saling berjabatan tangan....


Hanz yang di peringatkan Kuro kalau pria yang ada di hadapannya bukan musuh sembarangan di buat bersemangat dan panasaran.


Kuro yang biasanya sangat cuek dan tak mau berbicara dengannya entah kenapa memperingatkannya tentang betapa hebatnya tiap musuh yang ada di sana.


Dengan salah satu kemampuan miliknya yaitu Catatan Masa Depan, Hanz yang mendekat dan menjabat tangan Adrian mulai melihat apa yang akan terjadi jika ia sampai melawan pria yang saat ini ada di hadapannya.


“Karna Kuro sampai bersikeras maka ayo kita lihat sehebat apa dia sebenarnya...”


Saat menjabat tangan Adrian, Hanz mulai melihat alur dan masa depan apa yang menantinya jika nekat melawan sosok pria bernama Adrian Devano saat itu.


Sambil menjabat tangan Adrian, Hanz mulai melihat masa depannya dan di sana ia melihat semua anggota BaneHallow mati dengan mengenaskan.


Komandan tertinggi miliknya di bantai. Tak ada satupun dari mereka yang tersisa dan hidup. Semuanya tewas dengan cara brutal dan mengerikan. Bahkan dirinya sendiri di akhir juga akan mati.


Saat melihat masa depan mengerikan di hadapannya, Hanz yang tak menyangka dan sangat ketakutan terlihat pucat dan berkeringat dingin.


Semua rencana dan strategi yang sudah di susun rapi seperti tak berarti. Adrian yang melihat ekspresi Hanz yang tiba-tiba saja berubah bertanya pada Hanz yang kena mental.


“Evan...ada apa?”


Tapi bukannya menjawab perkataan Adrian, Evan alias Hanz yang melihat akhir riwayatnya di sana langsung menjauh dan terlihat panik.


Nafasnya ngos-ngosan, keringat dingin langsung terlihat memenuhi tubuhnya. Anggota BaneHallow yang melihat bos mereka seperti itu juga menjadi panik.


“Bos ada apa?...”


“Tetap di sana...”


Hanz yang melihat Adrian dan Sea Army yang berdiri di hadapannya dengan tatapan haus akan darah makin di buat panik.


Mereka semua terlihat seperti predator puncak yang siap membunuh jika rantainya di lepas alias di perintahkan.


Sambil menenangkan dirinya, Hanz mulai mengambil nafas panjang-panjang dan akhirnya tenang kembali.


[Huuuf, karna itulah aku memperingatkanmu]


“Kuro, siapa mereka sebenarnya?”


[Aku juga tidak tau, yang jelas jangan melawan mereka sekarang atau kau akan mati]


Setelah beberapa saat, Hanz yang akhirnya kembali pada sosok kalem dan sombongnya mulai berbicara kembali.


“Baiklah...kalian bilang mau berdamai kan, kalau begitu apa yang akan kalian berikan?”


Mendengar ucapan Hanz, Adrian yang memang niat awalnya ingin damai langsung menjawab dengan tegas.

__ADS_1


“Aku akan memberikan uang yang banyak sebagai kompensasi dan permintaan maaf, tapi jika kau mau hal lainnya mungkin akan ku berikan.”


“Ohhh, begitu ya...kalau begitu aku ambil uangmu dan aku punya satu permintaan lagi.”


“Apa itu?”


“Itu adalah hal yang akan kita bicarakan berdua saja saat waktunya tiba nanti, jadi apa kau setuju?”


Mendengar ucapan Hanz, Adrian yang sempat khawatir akan terjadi perkelahian di sana tersenyum cerah dan berjalan mendekati Hanz.


Tubuh besar dan tingginya terlihat agak mendominasi dan akhirnya kedua pemimpin itu setuju untuk damai.


“Baiklah...aku setuju, kalau begitu masalah kita sudah selesai dan senang bertemu dan berkenalan denganmu Evan...”


“Oke... dan sekali lagi perkenalkan namaku Hanz lalu si idiot yang sedang tidur saat ini adalah Evan.”


Adrian yang juga menyadari kalau pria yang ada di hadapannya berbeda dengan yang ia jumpai di awal langsung mengerti dan tersenyum kembali.


“Begitu ya, kalau begitu salam kenal Hanz...”


Hanz yang tau masa depannya akan suram jika nekat melawan Adrian saat itu juga langsung pergi. Ia dan seluruh anggota BaneHallow langsung tancap gas dan pergi dari sana.


Basil dan anggota Sea Army lainnya yang melihat Hanz dan semua anggota BaneHallow pergi begitu saja juga mulai mendekati Adrian dan berbisik padanya.


“Apa bos yakin membiarkan musuh pergi?” ucap Squalo yang terliat bosan.


Tapi Adrian yang tak ingin ada pertumpahan darah di sana sudah membuat keputusan.


Karna tau musuhnya bukan lawan yang mudah di kalahkan, ia lebih memilih cara damai jika masih bisa. Buktinya Mr Suvilian dan beberapa sindikat mafia juga bisa berdamai.


Tapi satu hal yang berbeda adalah Hanz sama sekali tak memaksa Adrian untuk tunduk padanya.


Itu sedikit berbeda dengan kabar berita yang beredar kalau jika ingin damai dengan kelompok itu maka kau harus tunduk kepada BaneHallow alias sang pemimpin yaitu Evan Hanz.


Sambil melihat Hanz yang menghilang dari portal, Adrian berbicara kembali kepada anggotanya.


“Biarkan mereka pergi...aku tak ingin ada korban dan kota kelahiranku sampai hancur jika pertarungan sampai terjadi di sini.”


Mendengar ucapan Adrian, anggota Sea Army yang siap bertempur hanya bisa gigit jari dan merekapun bubar barisan.


Siang itu pertarungan hebat yang harusnya terjadi di cegah oleh kemampuan hebat milik Hanz.


Dengan kemampuan Catatan Masa Depan miliknya, Hanz mampu melihat akhir dari orang yang ia sentuh.


Semakin lama menyentuh maka ia bisa semakin jauh melihat. Lalu kehebatan kekuatannya itu juga seperti roda pengubah takdir.


Dengan mengetahui masa depan, Hanz dapat mengubah itu sesuka hati dan mempersiapkan rencana cadangan bila ada sesuatu yang tak tak ia inginkan.

__ADS_1


Meskipun belum pernah ia gunakan alias belum pernah ada musuh yang membuatnya harus melakukan itu, tapi kali ini berkat kemampuan uniknya ia akirinya selamat.


Di tempat lain...


Evan Hanz dengan kepribadian keduanya alias Hanz terlihat marah dan mengamuk di istana miliknya.


“Sialan....”


“Sialan....”


“Sialan....”


Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia melarikan diri dari musuh.


Ia yang sejak kelahirannya tak terkalahkan dan selalu menjunjung tinggi kekuatan serta kekuasaan di buat untuk pertama kalinya merasakan apa itu rasa takut.


Melihat dirinya yang hebat mati di hadapan Adrian dan pasukan kecilnya membuat Sang Dewa Syndrome sangat murka.


Semua barang ia hancuran, para anggota yang tak tau kenapa bos mereka berubah dan marah juga hanya diam dan tak melakukan apapun.


Hanz yang berniat menguasai dunia kali ini akhirnya mengerti arti dari perkataan Kuro padanya.


“HAHAHAHA....”


“HAHAHAHA....”


“AKU EVAN HANZ TAK AKAN PERNAH KALAH...LIHAT SAJA ADRIAN, AKU SUDAH MENGETAHUI RAHASIAMU DAN AKAN MENGUBAH MASA DEPAN LALU MEMBUNUHMU...”


“HAHAHAHA....”


Hanz yang tak ingin mati akhirnya mengerti perkataan Kuro kepadanya saat ia mengatakan akan menguasai seluruh dunia.


Dunia ini sangat luas dan Hanz yang masih sangat lemah tak akan bisa melakukannya.


Masih banyak monster dan orang kuat yang tak ia ketahui hidup di dunia ini dan ucapan Kuro padanya waktu itu ternyata memang benar-benar menjadi kenyataan.


Tapi berkat itu juga ia akhirnya tau batasan kekuatannya dan akan bertambah kuat lagi.


Di tempat lain...


Adrian yang duduk di pantai berfikir sambil menatap laut Bluesky.


Ia akhirnya memutuskan untuk mulai mengerjakan misi Raja dan bertambah kuat lagi agar dapat melindungi semua yang berharga baginya...



 

__ADS_1


__ADS_2