System Of Sea

System Of Sea
Master Telekenesis


__ADS_3

Adrian dan Sirena kini berjalan meninggalkan ruangan rahasia. Sirena yang baru terlahir kembali juga terlihat kalem dan anggun.


Ia hanya berjalan mengikuti Adrian dari belakang dan tiap karyawan lain yang melihatnya pasti akan langsung salting.


Kecantikannya yang tiada tara itu sukses membuat tiap pria yang di lewatinya menatap tajam.


Tapi karna ia berjalan bersama Adrian, banyak orang yang diam saja karna tau kalau wanita itu adalah milik bos besar.


Lalu Adrian dan Sirena sampai di ruangan kerja Adrian dan mereka pun masuk.


Basil yang melihat sang bos masuk dengan seorang wanita juga langsung berhenti mengerjakan beberapa dokumen dan menatap ke arah mereka.


“Basil, nih kenalin anggota baru Sea Army.”


Basil yang melihat Sirena juga langsung tau kalau wanita itu sangat kuat. Aura yang di keluarkan Sirena sangat halus dan tenang.


Tapi itu juga sangat menusuk dan mengerikan di waktu bersamaan.


“Ohhh, selamat bergabung dan perkenalkan namaku Basil.”


Basil yang berjalan dan menjulurkaan tangannya di hadapan Sirena hanya di lihat dan di cuekin.


Adrian yang melihat Sirena hanya diam saja dan tak mau menyentuh tangan Basil juga bingung dan bertanya tanya.


Dalam hatinya ia hanya meminta satu hal. Jangan sampai anggota barunya ini memiliki sifat dan penyakit seperti Orca.


“Namaku Sirena, salam kenal.”


Adrian yang melihat sifat Sirena yang agak aneh hanya bisa menghela nafas dan berbicara kembali.


“Huh, baguslah...Sirena mulai sekarang kamu akan bekerja di bawah perintahku.”


“Baik tuan saya mengerti.”


“Dan tolong kamu ikuti perkataan dari Basil karna ia yang akan memberikan instruksi ke semua pasukan Sea Army.”


“Baik tuan, saya mengerti.”


“Yasudah kalau gitu aku tinggal ya, Basil tolong urus sisanya karna aku mau memancing dulu sebelum pulang.”


Setelah mengenalkan Sirena dengan Basil, Adrian yang masih ada limit misi memancing tingkat tinggi juga langsung meninggalkan mereka.


Basil yang sudah ada tugas khusus untuk Sirena juga langsung menyuruhnya duduk dan menjelaskan tiap tugas yang akan di jalankan.


Sirena yang kalem juga hanya diam dan mengangguk ketika Basil memberitahunya.


“Baiklah, kalalu begitu ayo kita pergi.”


Basil yang berencana memberikan misi awal yaitu mengawal ibu sang bos juga langsung pergi bersama Serena.


Dengan adanya anggota wanita, mereka tak perlu lagi mengawalnya secara diam-diam dan misi mengawal ibu Adrian yang suka keluyuran menjadi makin mudah.

__ADS_1


Ibu sang bos yang suka jalan-jalan keluar negri juga menjadi pengawalan sedikit sulit.


Ia yang tak ingin di kawal oleh orang lain karna merasa terganggu juga sudah lama meminta penjaga seorang wanita dan akhirnya hari ini itu semua akan terwujud.


Belum sempat mereka keluar dari ruangan, Squalo yang habis berkeliling dan bosan masuk ke ruangan kerja Adrian dan langsung mencari Basil.


Tapi saat melihat ada wanita muda dengan aura kuat, Squalo langsung sadar kalau ia bukan manusia biasa dan mendekatinya.


“Woi basil, siapa nih cewek?”


“Dia anggota baru Sea Army, kenalin namanya Sirena.”


Squalo yang bisa mencium aroma familiar dari Sirena juga langsung mendekatinya dan mulai mengendusnya dari dekat.


Sambil menghirup aroma Sirena, Squalo yang akhirnya ingat aroma wanita itu sama dengan monster menjiikkan yang ia tolong dulu langsung tertawa.


“Hehehehe, jadi kamu monster jelek yang waktu itu ya.”


“Hemmm, bolehlah tapi sejak kap...”


Saat tangan Squalo ingin menyentuh Sirena, entah karna apa ia tak bisa bergerak dan secara cepat ia terdorong oleh kekuatan aneh yang tak kasat mata.


Squalo yang di perlakukan kasar langsung marah dan mengamuk.


“Apa-apaan kau monster jelek, apa kau lupa sia...”


Belum sempat ia menyelesaikan ucapannya. Mulut Squalo tiba-tiba tak bisa berbicara dan kini tubuhnya di angkat dan terbang melayang di udara.


Sambil meronta-ronta, Squalo yang tak bisa bergerak dan tak bisa berbicara terlihat makin marah.


Apa jadinya jika dua monster itu mengamuk di sana. Beberapa barang dan dokumen penting bisa hancur dan itu akan menambah kerjaannya lagi.


Sambil mendekati Sirena, basil terus mencoba menenangkannya. Ia yang sadar Sirena memiliki kekuatan Telekenesis yang hebat terus menenangkan gadis itu secara perlahan.


“Sirena jangan asal gunakan kekuatanmu, tolong hentikan ini sebelum semuanya makin tak terkendali.”


Sirena yang di tenangkan juga akhirnya menurunkan Squalo kembali. Basil yang melihat itu langsung menengahi mereka.


“Cukup, sudah cukup...berhentilah bertengar.”


“Squalo jangan membuatnya marah, ia baru saja bergabung dan mungkin emosinya masih tak stabil.”


Tapi squalo yang di perlalukan kasar juga terlihat masih marah.


Ia yang tak bisa bergerak dan berbicara terlihat terus memberontak seakan ia siap untuk menyerang Sirena.


Basil yang melihat sifat anggota baru Sea Army hanya bisa menghela nafas. Baru di tinggal sebentar oleh Adrian ia sudah menyerang sesama anggota.


“Huh, Sirena...tolong lepaskan Squalo sekarang karna kita harus segera pergi.”


“Sirena...”

__ADS_1


Setelah menenangkan dirinya, akhirnya Sirena melepaskan Squalo. Squalo yang akhirnya bisa begerak juga terlihat tak senang.


Tapi ia yang tak ingin menambah masalah karna habis di marahi habis-habisan oleh Adrian waktu itu mengalah dan langsung pergi dari sana.


“Dasar monster jelek, aku akan ingat ini.”


“Basil, kirimkan uang lagi ke rekeningku karna uangku bulan ini sudah habis.”


Setelah mengatakan permintaanya, Sqoalo langsung keluar dan meninggalkan mereka.


Basil yang di mintai uang tambahan langsung mengirimkan apa yang di minta Squalo.


Meskipun sudah di beri jatah uang masing-masing, Squalo yang sangat boros karna suka makan makanan mewah selalu menghabiskan uang bulanannya dengan cepat.


“Yasudah ayo kita pergi.”


Sore itu Basil dan Sirena berencana pergi ke rumah Adrian untuk mengenalkannya pada ibu sang bos mumpung sang ibu ada di rumah.


Di lorong kantor, Buk Dewi yang melihat Basil berjalan dengan seorang wanita cantik terlihat kaget dan cemburu.


Janda muda yang selalu menyukai Basil yang tampan dan rajin terlihat sangat tak suka jika basil dekat dengan wanita lain.


Karna itu juga buk Dewi yang melihat itu langsung mendatangi mereka.


“Basil...”


“Ehh buk dewi...kenapa buk?”


“Siapa wanita itu?”


“Dia...dia anggota baru yang di rekrut bos Adrian.”


“Hoooohhh, jadi cuman karyawan baru.”


“Iya buk kenapa emang?”


“Gpp, asalkan cuman karyawan ya gpp.”


Basil yang melihat Buk Dewi sedikit cemburu juga bingung harus bagaimana. Ia yang memang dekat dengan buk Dewi karna pekerjaannya kadang pergi bersama untuk bisnis.


Tapi karna ia adalah pria baik dan profesional dalam bekerja, Basil selalu membuang jauh-jauh rasa aneh di hatinya.


“Yasudah buk saya pergi dulu ya.”


Hari itu Basil akhirnya sampai ke rumah sang bos dan memperkenalkan Sirena kepada ibu bosnya itu.


Ibu Adrian yang menyukai Sirena karna cantik seperti boneka juga terlihat sangat senang.


Ia yang memang sudah lama ingin memiliki anak perempuan juga langsung dekat dan akrab dengan Sirena.


Sirena yang di berikan misi mengawal ibu tuannya juga menuruti semua keinginan ibu bosnya itu.

__ADS_1


Di tempat lain, Adrian yang selesai mengejakan misi memancing di tambak sore itu langsung pulang menuju rumahnya.


Di jalan ia tak sengaja melihat sang ayah yang jalan sendirian di trotoar dan mendatanginya.


__ADS_2