
Di tempat lain...
Manta yang terbang bersama David langsung melesat bagai kilat di udara.
Tapi kekuatan aneh musuh langsung menghentikan mereka dan Manta yang merasakan angin kuat di buat mundur secara paksa.
Lalu dengan kekuatan aneh musuh, Manta di bawa angin kencang sampai akhirnya ia kehilangan kendali dan terjatuh.
David yang terjatuh dari atas langit langsung tewas seketika. Tubuh manusia biasa yang jatuh dari ketinggian itu langsung mati.
Manta yang melihat David mati benar-benar marah dan terbang rendah ke tempatnya.
Dengan air suci yang di berikan Adrian sebelumnya, ia mencoba memberikan air itu kepada David. Tapi David yang sudah tak bernyawa sudah mati dan tak tertolong lagi.
Saat melihat itu, seorang musuh terbang di udara dan menghampiri Manta yang terlihat syok.
“Hemmm, jangan salahkan aku...manusia biasa sepertinya tak harusnya terlibat dalam pertarungan seperti ini.”
Seorang pria muda yang terbang di udara langsung menghampiri Manta.
Namanaya adalah Ari Erion. Tubuhnya biasa saja dan ia terlihat masih sangat muda.
Dengan kekuatan miliknya yang terbangkitkan ia berhasil mencapai posisi Elite komandan terkuat BaneHalow dengan julukan Sang Penguasa Langit.
Manta yang marah langsung menyerang Ari. Jarum racun miliknya ia tembakkan dan melesat bagai kilat ke arah Ari.
Tapi di hadapan Ari si pengendali angin, semua jarum beracun itu terpental kembali.
Manta yang tau kemampuan musuh juga berubah ke mode Hybrid dan langsung menerjang ke arahnya. Kecepatan bagai pesawat tempur melesat dan siap membunuh Ari.
Ari yang melihat Manta mendekat ke arahnya juga tak diam saja dan menyerangnya dengan angin aneh seperti pedang.
Angin yang di padatkan dan di penuhi energi tercipta layaknya pedang dan meluncur ke arah Manta secepat kilat.
Manta yang di serang juga berusahan menghindar tapi angin tajam berbentuk pedang terus mengikutinya dan Manta yang saat ini di ikuti ratusan pedang tajam terbang kencang dan berusaha mengindar.
“Hehehe, mau sampai kapan kau lari monster kecil.”
Dengan kekuatan hebatnya, Ari menghentikan pergerakan Manta di udara.
Angin kecang langsung menahan laju Manta dan dengan brutal pedang tipis dan tajam yang di perkuat oleh kekuatan milik Ari langsung mencincang-cincang tubuh Manta di udara.
Manta yang terkena serangan telak musuh tewas dan tubuhnya yang tercincang-cincang terjatuh dan berserakan di tanah.
“Huh...membosankan.”
__ADS_1
Ari yang memastikan kematian Manta hanya bisa menghela nafas. Ia sengaja mengejar satu musuh yang mencoba kabur sendirian karna ingin bermain-main denganya dahulu sebelum membunhnya.
Tapi karna kekuatannya yang terlampau kuat atau musuh yang terlalu lemah, Ari tak sengaja membunuh Manta dan sedikit menyesal karna melakukan itu.
“Harusnya aku menyiksanya dulu...sayang sekali...”
Saat Ari berjalan dan meninggalkan mayat Manta yang terbelah menjadi banyak bagian, tiba-tiba saja ia merasakan kekuatan aneh dan Manta yang sudah ia bunuh hidup kembali secara perlahan.
Seperti menerima bekah, Ari tersenyum dan pertarungan merekapun berlanjut.
“Hehehehe, jadi kalian semua benar-benar abadi ya.”
“Kalau begitu ayo bermain bersamaku lebih lama lagi, aku akan memastikan kau mati secara perlahan kali ini.”
Ari dengan kekuatan tak tertandingi miliknya mulai menyerang Manta.
Manta yang untuk pertama kalinya menghadapi musuh kuat di buat tak berdaya. Tubuhnya tercabik-cabik dan mengeluarkan banyak darah.
Saat Ari hampir membunuhnya, pria kecil itu tak melakukannya sampai tuntas dan Manta yang di permainkan menjadi sangat marah.
Jarum racun miliknya ia tembakkan dan mengarah tepat ke posisi Ari. Tapi di hadapan angin kencang Ari, semua serangan dan trick miliknya bagaikan sampah dan tak berguna.
“Menarik...ayo hibur aku lebih dari ini.”
Saat Ari bermain dan bersenang-senang dengan musuhnya, tembakan bercahaya super terang langsung mengarah ke atas langit kota Bluesky dan meledak.
Ari yang melihat itu diam dan di buat takjub. Jika ia sampai diserang kekuatan seperti itu sudah pasti ia akan langsung mati dan Ari sangat ingin menghadapi musuh kuat seperti itu.
“Di sini membosankan...sepertinya aku harus ke sana.”
Saat mengatakan itu, Ari langsung menyerang Manta dengan serius dan ratusan pedang angin tajam miliknya kini meluncur bagai kilat dan mengarah tepat ke arah Manta.
Manta yang melihat itu berusaha menghindar, tapi itu semua percuma karna di udara angin kuat milik Ari menahan pergerakannya dan ia tewas kembali dan tubuhnya terpotong-potong layaknya sayuran.
“Huh...apa kali ini kau masih bisa bangkit?”
Ari yang menunggu Manta bangkit kembali terlihat bosan. Lalu tanpa di duga sebuah jarum aneh tiba-tiba saja menusuknya dari belakang.
Ari yang merasakan tubuhnya tertusuk juga langsung melihat dan di pinggang belakangnya, jarum beracun milik Manta mengenainya dengan telak.
“Ini...sejak ka...pan...”
Ari yang merasakan efek racun kuat dari Manta mulai kehilangan kesadarannya. Karna meremehkan musuh atau ceroboh ia tak menyadari serangan itu.
Karna memang tak terprediksi, jarum milik Manta yang mengenai Ari secara perlahan bekerja dan membunuh pria muda itu dengan mudah.
__ADS_1
Ari yang merasakan tubuhnya terkena racun langsung terjatuh ke tanah dan meratapi bodohnya dirinya.
“Sialan...aku yang hebat ini mati de...”
Karna kecerobohan dan meremehkan musuh, Ari tewas dan Manta yang akhirnya hidup kembali melihat jelas energ suci yang Arcier lepaskan.
Berkat energi suci itu juga ia bisa menyelimuti jarum beracun miliknya sampai tak terdeteksi dan terhentikan oleh angin milik Ari.
Sambil menatap langit bercahaya di atas kota Bluesky, Manta yang mengingat pelajaran berharga dari Arcier tentang bagaimana menembak menggunakan Aura dan mengontrol tembakannya tersenyum tipis dan berterima kasih pada temannya itu.
“Arcier...terimakasih untuk bantuan dan bimbinganmu.”
Di tempat lain, Orca yang mati secara perlahan bangkit. Saat bangkit seutuhnya, tembakan dari anak panah Arcier terlihat jelas di atas kepalanya dan seketika itu juga Orca merasakan energi aneh menyelimuti dirinya.
“Kekuatan ini...”
Sadar dengan kekuatan yang menyelimutinya, Orca tersenyum dan menerjang ke arah musuh.
Sera yang melihat ledakan dari cahaya terang itu juga kembali menatap Orca dan menyerangnya kembali.
Serangan dari petir kuat miliknya muncul secara banyak dari atas langit dan mengenai Orca dengan telak.
Seperti tak bisa di hindari, Orca lagi-lagi menerima sambaran petir super kuat dari musuh.
Tapi berkat perlindungan ilhai dari kekuatan Atlas Bow, Orca sama sekali tak merasakan efek apapun dan justru energi di dalam dirinya makin meningkat.
Sera yang melihat keanehan itu menjadi sedikit panik dan menyelimuti tubuhnya dengan aura petir kuat miliknya.
“Hahahaha, sepertinya ini akan segera berakhir.” Ucap Orca yang berlari dan menerjang ke arah Sera.
Sera yang melihat petir kebanggaannya tak berguna di hadapan musuh mencoba tetap tenang.
Kini aura super kuat dan petir besar menyambar Orca dan dirinya sendiri. Seperti melindungi dirinya, petir itu menyelimuti Sera seutuhnya.
Orca yang melihat pelindung mutlak itu seakan tak peduli dan dengan tubuh kuat yang sudah di lapisi energi suci, Orca menyerang Sera tepat di perut.
Pelindung petir kuat kebanggaannya di hancurkan dengan mudah dan Orca langsung menarik semua isi pertu Sera secara cepat.
Di serang dengan brutal, wanita dengan julukan The Perfect Thunder itu tersungkur dan Orca langsung mengangkat kepala wanita itu.
“Sudah ku bilangkan kalau kau akan mengerti nanti kenapa aku tersenyum...”
“Da...dasar monster...”
Dengan brutal dan tanpa ampun Orca memakan isi perut Sera sampai wanita itu tewas dan petir kebanggaannya menghilang dari langit Bluesky.
__ADS_1
Di sisi lain, Pertarungan puncak dari dua pemimpin terjadi di atas langit dan mengguncangkan kota Bluesky.