System Of Sea

System Of Sea
Cerita Masa Lalu


__ADS_3

Melihat ayahnya berjalan sendirian, Adrian langsung menepi dan memberikan tumpangan.


Sang ayah yang melihat mobil anaknya menepi ke arahnya awalnya terlihat cuek dan terus berjalan.


Tapi ketika Adrian membukakan pintu dan memanggilnya, ayahnya akhirnya berhenti berjalan dan menoleh.


“Yah...masuklah biar Adrian antar.”


Mendengar suara sang anak yang memanggilnya, ayah Adrian akhirnya masuk kedalam mobil.


Di dalam mobil ayah dan anak itu hanya diam saja. Adrian yang beberapa waktu lalu menghajar sang ayah sampai sekarat juga sudah meminta maaf.


Sang ayah yang mengakui kesalahannya juga sudah memaaffkan dan memilih menyendiri dahulu.


Ayahnya yang merupakan tulang punggung keluarga dan selalu bekerja keras demi keluarganya sejak kepulangannya beberapa bulan lalu merasa dirinya tak di butuhkan lagi.


Adrian yang makin kaya dengan cepat dan sifat sang istri yang makin hari makin parah membuat sang ayah merasa di jauhi.


Parahnya lagi beberapa saudara dan kenalannya juga sering menyinggung sifatnya yang masih ingin bekerja.


Sang ayah yang masih melaut padahal sang anak sudah sukses dan keluarganya sudah tajir melintir sering mendapatkan cemoohan.


Bahkan sang ibu alias nenek Adrian juga melarangnya bekerja lagi di laut karna itu memang cukup beresiko.


Tapi ayah Adrian yang sejak kecil di didik dengan keras dan mandiri tak ingin terlalu bergantung pada sang anak dan karna tak memiliki keahlian lain selain melaut membuat ayah Adrian sedikit bingung.


Di tambah jarang mendapatkan jatah di rumah membuat ayah Adrian makin galau dan akhirnya makin banyak minum dan saat itu tak sengaja mencoba narkoba yang di tawarkan padanya.


Karna pusing dan banyak pikiran, sang ayah akhirnya mencoba barang berbahaya itu dan makin kecanduan.


Alhasil sifatnya berubah drastis dan kejadian yang tak di ingikan semua orang benar-benar terjadi.


Adrian yang melihat tubuh ayahnya makin kurus juga sedikit khawatir.


Tapi Adrian yang tau ayahnya sedikit keras kepala kalau soal pendirian dan Ideologi hidupnya mencoba memberikan ruang untuk sang ayah membuka pandagannya.


Dunia ini berputar dan nasib manusia juga sama. Adrian juga ingin memberitahukan itu kepada sang ayah.


Sambil melihat Adrian mengendarai mobil, ayahnya akhirnya membuka obrolan.


Sambil menatap lurus, ayahnya mulai berbicara.


“Bagaimana kabar ibumu?”


“Baik, mama sekarang sudah kembali kaya biasa.”


“Apa dia masih suka foya-foya?”


“Masih, malah makin parah.”


Ketika mendengar ucapan Adrian, sang ayah sedikit tersenyum.

__ADS_1


Adrian yang sudah lama tak melihat ayahnya tersenyum juga ikut tersenyum tipis.


“Apa kau tau bagaimana ayah bisa bertemu dengan ibumu?”


Adrian yang mendengar ayahnya bercerita tentang masa lalu sedikit kaget.


Sang ayah yang biasanya pendiam dan tak suka menceritakan kisah masa lalunya entah kenapa mau membicarakan itu.


Adrian yang penasaran juga langsung menjawab.


“Bagaimana...bagaimana cara ayah mendapatkan mama?”


“Hemmm...mulai dari mana ya...”


“Ohhh iya, waktu itu ayah pertama kali bertemu ibumu di dermaga Bluesky. Saat itu hari sudah sore dan hampir gelap. Ayah yang habis pulang melaut tak sengaja melihat ibumu berdiri di pinggir pagar pembatas. Entah karna apa ayah yang melihat itu datang ke sana dan tiba-tiba saja ibumu melompat.”


“Heh...melompat, kan mama gak bisa berenang.”


“Nah itu dia, pas lihat ibumu tiba-tiba melompat ayah langsung panik dan mengejarnya. Lalu dengan cepat menyeretnya ke pinggir pantai.”


“Terus...”


“Ya terus dia malah marah, katanya dia mau bunuh diri di sana karna keluarganya jatuh miskin dan habis di putusin pacarnya. Di sana ibumu nangis dan ayah yang bingung harus melakukan apa cuman meluk ibumu yang merengek dengan erat.”


“Hari itu ibumu bilang mau mati aja, tapi ayah yang gak mau dia nekat lagi langsung bawa dia pulang ke rumah dan dari sana ibumu yang gak punya tempat tinggal lagi mulai tinggal di rumah kita.”


“Awalnya dia gak mau makan makanan murahan dan terus aja nyoba bunuh diri. Tapi karna penakut ibumu bunuh dirinya nanggung-nanggung.”


Adrian yang mendengar itu sedikit ketawa. Sang ayah yang menceritakan kisah rahasia yang tak pernah di beritau sang ibu juga tersenyum.


Akhirnya sambil mobil berjalan pelan ayah Adrian bercerita panjang lebar.


Adrian yang mendengarkan cerita tetang kelahirannya juga terlihat menikmati itu dan mendengarkan dengan seksama.


Sampai akhirnya mobil sampai di depan kontrakan kecil sang ayah dan berhenti.


“Hahahaha, jadi gitu...kalo aja ayah gak gerak cepat Adrian gak bakalan lahir dong.”


“Hehehehe, ya mau gimana, ibumu memang cantik dan ayah emang suka sejak pandangan pertama.”


Melihat mobil sudah sampai, ayah Adrian langsung membuka pintu mobil dan berjalan ke kontrakannya.


“Yaudah makasih dan nganterin.”


“Ayah...jangan lupa bentar lagi acara ulang tahun mama, Adrian mau ayah saat itu udah bisa nerima keadaan keluarga kita yang sekarang.”


“Iya, maaf ya udah ngerepotin kamu.”


“Gpp yah, Adrian gak pernah merasa di reportkan kok.”


“Yaudah hati-hati di jalan.”

__ADS_1


Akhirnya malam itu Adrian pulang ke rumahnya. Setelah mendengar cerita singkat sang ayah, Adrian merasa beruntung sudah di lahirkan ke dunia.


Meskipun hidupnya cukup sulit tapi berkat kehadiran Sea semuanya berubah dengan cepat. Bahkan sang ibu yang sakit parah dan sekarat bisa di sembuhkan.


Meskipun sifatnya kembali ke masa mudanya dulu, Adrian yang sayang kepada ibunya tak pernah ambil pusing.


Ia juga sudah sering menasehati sang ibu agar tak boros.


Tapi karna sulit sekali ketika berbicara dengan ibunya yang puber kembali membuat Adrian hanya bisa menerima keadaan ibunya yang sekarang dan berharap suatu hari nanti sifat ibunya yang sederhana dan ramah kepada semua orang bisa kembali.


Setelah sampai ke rumahnya, Adrian yang melihat Sirena dan sang ibu sudah sangat akrab seperti ibu dan anak langsung mendatangi mereka.


Ibunya yang sering bercerita ingin punya anak perempuan juga terlihat sangat senang.


Terlebih lagi Sirena yang cantik seperti boneka dan menuruti semua keinginannya membuat ibu Adrian yang memiliki banyak baju baru kini mengenakan itu ke Sirena.


Adrian yang melihat Sirena di perlakukan seenaknya saja oleh ibunya hanya tersenyum dan kembali ke kamarnya.


Di kamar, Adrian yang sedikit lelah karna sudah mengerjakan misi memancing dari siang berniat mandi.


Tapi saat berjalan ke kamar mandi, Adrian yang lagi-lagi merasakan sakit di dadanya terungkur dan kini terduduk di lantai.


“Ahh...lagi, kenapa ini.”


Adrian yang merasakan sakit di dadanya langsung berjalan pelan ke kamar mandi.


Lalu ia langsung berendam di bak mandi dan rasa sakit itu sedikit reda dan perlahan menghilang.


Adrian yang lagi-lagi merasakan sakit yang dulu pernah di rasakannya bertanya kembali kepada Sea.


“Sea, kenapa rasa sakit ini kembali lagi?”


[Lapor tuan, itu adalah efek lemahnya kekuatan Jiwa tuan dan ketika merekrut Sirena kekuatan jiwa tuan makin melemah]


Adrian yang baru saja merekrut anggota baru tak menyangka akan secepat ini merasakan efek samping dari menggunakan Inti Jiwa Laut.


Adrian yang dulu sempat di peringatkan Sea untuk tak merekrut banyak anggota karna levelnya yang masih kecil dan basic status Rajanya yang rendah mulai mengingat hal itu kembali.


Dulu saat Adrian ingin membuat banyak pasukan, Sea langsung melarang karna di level Adrian yang rendah akan membebani Jiwanya.


Ketika membeli dan menggunakan Inti Jiwa Laut, Jiwa Adrian dan mahkluk yang di kehendakinya akan otomatis terhubung.


Lalu untuk menyempurnakan evolusinya juga akan membutukan kekuatan Jiwa yang kuat dan semua energi itu di dapat dari diri Adrian sendiri.


Jadi sebelum wujud sempurna dari Adrian sendiri yang berevolusi, Adrian tak serta merta dapat merekrut anggota baru sesukanya.


Jika saja bisa, maka Adrian akan langsung membuat satu batalion pasukan kuat yang dapat di andalkan.


Tapi sayangnya dirinya yang masih lemah tak dapat melakukan itu.


Bahkan jika di paksakan Jiwa Adrian dan anggotanya yang terhubung bisa makin melemah.

__ADS_1


Lalu itu akan berakibat terputusnya lorong jiwa mereka yang terhubung dan mengakibatkan anggota Sea Army lepas dari kendali Adrian dan bisa saja mengamuk.


 


__ADS_2