System Of Sea

System Of Sea
Kekuatan Sesungguhnya Seorang Adrian


__ADS_3

Setelah istirahat sejenak, akhirnya pertandingan di lanjutkan lagi.


Sadar dengan kekuatan besar Adrian yang ada di depan, kini pihak musuh mengubah strategi.


Jordy yang memiliki tubuh paling besar seperti gajah juga menempati posisi paling depan menggantikan David.


“Oke kalau sudah siap kita mulai lagi ya babak penentuannya.”


“Tiga.”


“Dua."


“Satu.”


--Pritt--


Dengan brutal dan ganas kelas 3D menarik tali tambang. Di awal awal kelas bar-bar itu langsung menggunakan kekuatan penuh.


Adrian yang berdiri di depan saja sampai menghancurkan tanah tempat ia berpijak dan di seret dengan paksa.


Tapi sebenarnya Adrian belum mengeluarkan kekuatannya yang sesungguhnya.


Ia yang belum mendapatkan misi dari Sea juga masih menarik dengan sebagian kekuatannya saja.


Sadar dengan kekuatannya yang besar, Adrian mencoba bersikap normal.


Mungkin jika ia serius ke sepuluh orang itu akan langsung terjatuh jika ia menarik dengan kuat.


Tapi tak ada gunanya melakukan hal itu. Jika pun menang, ia ingin menang menggunakan kekuatan kelasnya bersama sama.


Ia yang melihat teman teman sekelasnya berjuang mati matian di tahun terakhir masa sekolah mereka juga memberikan respec tinggi dan tak terlalu mengandalkan kekuatan besarnya itu.


Tapi tetap saja, Adrian tak akan membiarkan kelasnya kalah.


Melihat lagi lagi keadaan seimbang membuat semua murid dan penonton berteriak.


Yuki yang terlihat jelas mendukung Adrian juga tersenyum sambil menyemangati diam diam.


Teman temanya yang melihat aksi aneh Yuki juga sudah sadar kalau temanya itu sudah jatuh hati kepada Adrian dari kelas 3 C.


“Tarik woi...”


“Hooo,haaa,hooo,haaa.”


“Hooo,haaa,hooo,haaa.”


“Hooo,haaa,hooo,haaa.”


Dengan sekuat tenaga kelas 3 D menarik tali tambang, Jordy yang bertubuh besar seperti gajah saja terlihat sampai ngos ngosan.


Tapi di hadapan Adrian dan kekuatan besarnya mau apapun yang mereka lakukan itu percuma.


Jika mereka bisa menang itu pastilah karna Adrian yang sengaja kalah dan tak serius.


Tapi melihat teman temanya sudah tak kuat lagi, Adrian dengan pelan mulai mengeluarkan kekuatannya.


Secara perlahan Jordy, David dan seluruh murid dari kelas 3 D di tarik oleh Adrian.


Adrian yang tetap menaruh respec pada teman dan musuhnya hanya menarik sedikit demi sedkit.


Tapi sedikit kekuatannya saja itu sudah cukup untuk membuat seorang Jordy yang bertubuh besar sepert gajah menjadi tak seimbang dan terjatuh.


Saat Jordy terjatuh, saat itu juga Adrian berteriak kepada teman temanya.


“Sekarang...”


“Tarik...”


Dengan tarikan dari semua teman sekelasnya, kelas 3 D yang berisikan murid bar-bar dan kuat di tarik secara cepat.


Jatuhnya Jordy di posisi depan membuat kelompok itu tak stabil dan dengan mudah Adrian dan teman temanya menarik dan menyeret mereka semua.


~~ Prittt ~~

__ADS_1


“Pemenangnya kelas 3 C.”


“Yes..kelas kita menang.”


“Yuhu...tinggal satu pertandingan melawan kelas 3 A kelas kita bisa jadi juara di festival olahraga sekolah.”


“Selamat anak anak cowok, kalian luar biasa.” Ucap para gadis dari kelas Adrian.


Karna sengitnya pertandingan membuat para penonton bersorak heboh, bahkan kali ini guru yang menyaksikan juga ikut memberikan dukungan kepada murid muridnya itu.


Setelah memenangkan pertandingan, Adrian dan teman temanya beristirahat.


Sambil beritirahat mereka menyaksikan pertandingan Calvin dan kelas 3 A melawan Dodit dan kelas 2 B.


Dodit dan kelas 2B memang memiliki kelebihan di postur tubuh yang besar. Kelompok itu juga sangat solid dan kompak hingga membuat mereka sampai di empat besar.


Tapi melawan Calvin dan kelompoknya yang selalu menjuarai lomba bergengsi itu mereka bukanlah apa apa.


Dengan telak Calvin dan kelas 3 A memenangkan pertandingan dan saat ini akan melawan kelas Adrian di final.


Yuki yang berasal dari kelas 3 A juga seperti tak peduli dengan kelasnya. Secara samar ia mengeluarkan suara sambil mendukung Adrian.


“Ayo Adrian kamu pasti bisa.”


“Semangat.”


Teman temanya yang melihat dan mendengar itu hanya tersenyum dan mendukung sahabatnya.


Walaupun Adrian dari kelas musuh, tetap saja jika sang sahabat menyukainya mereka tak bisa berbuat apa apa.


“Oke anak anak...akhirnya babak final di sore hari ini akan di mulai."


“kelas 3 A yang merupakan juara bertahan akan melawan sang penantang baru yang tak di prediksi yaitu kelas 3C.”


“Jika sudah siap, silahkan mengambil posisi masing masing.”


Kini pak Bambang yang merupakan guru Fisika mengambil alih jalannya pertandingan dan menjadi juri.


Berbeda ketika melawan David dari kelas 3 D yang lebih mementingkan kekuatan fisik murni. Di hadapan Adrian, kini Calvin dan teman temannya berdiri saling bersilang dalam posisi sistematis.


“Baiklah ayo kita mulai.”


“Tiga.”


“Dua.”


“Satu.”


--Pritt--


Saat peluit di tiup, saat itu juga suara Sea terdengar jelas di kepala Adrian.


[Selamat tuan menerima misi Khusus]


[Memenangkan lomba tarik tambang dan memberitau semua orang siapa jagoannya]


[Hadiah 35.000 Poin sistem]


Karna misi khusus yang muncul, Adrian yang awalnya menahan diri menjadi tersenyum jahat.


Calvin yang berada di depan lagi lagi melihat senyuman Adrian dan menjadi trauma dengan kejadIan sebelumnya.


Pria paling popular di sekolah Adrian itu kini berteriak kepada teman temanya.


“Tahan...tetap pada posisi bertahan.”


Calvin dengan posisi sistematis tidak seperti biasanya yang langsung menyerang.


Kini kelas 3 A mengambil ancang ancang bertahan dan setiap dari mereka menggunakan pijakan kaki agak ke depan dan menempatkan postur tubuh condong ke belakang.


Semua beban dan kekuatan musuh di tahan menggunakan berat badan mereka sendiri.


Semua kekuatan besar musuh di netralkan menggunakan cara yang memang sering di gunakan oleh para profesional dalam ajang tarik tambang dunia.

__ADS_1


Namun sayang, di hadapan Adrian yang di berikan misi oleh Sea mau apapun yang mereka lakukan itu percuma.


Tali tambang yang awalnya tak bergerak itu secara perlahan di tarik oleh Adrian.


Ke sepuluh orang yang berada dalam posisi bertahan itu terseret.


Tanah yang di pijak juga terlihat hancur dan Calvin yang berusaha mati matian bertahan akhirnya terbang dan tertarik oleh kekuatan besar Adrian.


Ke sepuluh orang itu tersungkur di tanah dan kelas Adrian memenangkan lomba di ronde pertama.


Ketika melihat itu semua penonton menjadi heboh. Untuk pertama kalinya kelas 3 A di kalahkan.


Bahkan ke sepuluh dari mereka saat ini tersungkur di tanah dan di paksa memakan pasir.


Kuatnya tarikan Adrian sukses membuat pertahanan sistematis itu hancur lebur.


“Gila gak tuh...”


“Wadaw, sampe hancur lebur gitu tanah pijakan mereka.”


“Hahaha, baru kali ini aku liat Calvin mukanya di penuhi pasir.”


“Mampus, hahahaha.”


Terlihat banyak penonton yang mengejek, tapi ada juga yang termenung dan ada yang memberikan dukungan ekstra.


“Ayo kak Calvin semangat.”


“Semangat Guys, kalian pasti menang lagi.”


Ronde penentuan pun di mulai.


Calvin yang sadar ada yang tak beres dari kelas 3 C akhirnya berniat menyerang sejak awal.


Posisi mereka kini terlihat berubah dan setiap orang akan menyerang secara penuh sejak pertandingan di mulai.


“Oke, kita mulai ya."


“Tiga.”


“Dua.”


“Satu.”


~~ Prittt ~~


Sesaat peluit di tiup, saat itu juga Calvin dan seluruh murid lelaki dari kelas 3 A menarik sekuat tenaga.


“TARIK...”


Teriakan Calvin terdengar jelas saat itu. Ke sepuluh orang berbadan besar dan merata itu menarik dengan sekuat tenaga.


Karna sentakan serta tarikan kuat dari Calvin dan pasukannya, beberapa teman Adrian sampai terpental dan terjatuh.


Tapi anehnya posisi tali tambang tak bergerak dan secara mengejutkan Calvin dan sembilan temannya di tarik secara paksa ke arah Adrian.


Calvin yang merasa tak percaya dengan kekuatan yang menariknya melirik ke arah Adrian sambil bertahan mati matian.


Tapi di hadapannya, Adrian dengan kekuatan penuh tersenyum dan langsung menarik ke sepuluh orang itu hingga lagi lagi mereka tersungkur dan di paksa makan pasir.


Kuatnya hentakan tarikan Adrian bahkan tidak hanya membuat Calvin dan seluruh pria kelas 3 A terjatuh.


Kini semua teman Adrian juga ikut terjatuh dan tersungkur.


Saat ini hanya pria bernama Adrian seorang yang masih berdiri tegak.


"Sepertinya aku sedikit berlebihan, hahahaha."


Karna kejadian itu kehebohan pun terjadi.


Semua orang merasa tak percaya dengan apa yang mereka lihat dan kejadian itu membuat acara penutup festival olahraga tahunan sekolah itu menjadi makin meriah.


Akhirnya hari itu kelas 3 C menjadi juara pertama di lomba festival olahraga tahunan sekolah dan nama Adrian makin melambung karna penampilannya dalam festival olahraga.

__ADS_1


__ADS_2