System Of Sea

System Of Sea
Awal Mula Kekacauan


__ADS_3

Saat kotak di buka, semua tamu langsung terkejut dan sebagian sedikit ketakutan.


“Tuan dan nyonya...ini adalah hewan seperti putri duyung yang hanya ada dalam legenda, beberapa nelayan di antartika tak sengaja menangkap mahkluk mengerikan ini.”


“Menurut kepercayaan dan cerita rakyat, jika kita meminum darah hewan laut ini kita akan mendapatkan keabadian, atau ada juga yang mengatakan jika pria melakukan hubungan badan dengan mahkluk ini akan meningkatkan vitalitasnya.”


“Harga awal untuk mahluk aneh ini 2 Juta Dollar.”


Melihat mahkluk menyeramkan yang di claim adalah putri duyung, semua orang terkejut bukan main.


Jika di banyak cerita putri duyung sangat cantik, tapi saat melihat secara langsung mahkluk itu lebih cocok di katakan monster dari pada banyak cerita yang beredar.


“Apa itu benar putri duyung?”


“Hemmm, sangat meragukan...itu hampir seperti monster mutan berbentuk ikan dan manusia.”


Dari melihat bentuknya yang menyeramkan, para tamu terlihat tak berminat. Tapi seorang tamu di kamar VIP nomor 2 akhirnya menawar.


“2,2 Juta Dollar.”


Adrian yang melihat sosok mengerikan itu dari jauh hanya diam dan tak ingin membelinya.


Tapi seakan berkata lain, Sea tiba-tiba memberikan misi kepadanya.


[Selamat tuan mendapatkan misi khusus]


[Selamatkan Siren yang ada di hadapan tuan, hadiah 500.000 Contribution Poin]


Mendengar suara Sea, Adrian langsung menatap mahkluk setengah manusia dan setengah ikan itu dalam-dalam.


Saat ia melakukan itu, monster menyeramkan itu balik menatapnya seperti ingin meminta pertolongan.


 


Adrian yang melihat mahkluk berbadan manusia dengan wajah menyeramkan dan memiliki ekor seperti ikan awalnya ragu untuk membelinya.


Tapi karna hadiah yang amat besar dari Sea, Adrian akhirnya menawar monster aneh itu.


“3 Juta Dollar.”


Mendengar ada saja orang yang masih menginginkan monster aneh itu, semua orang melirik ke arah Adrian. Lalu tamu dari kamar VIP nomor 2 lagi-lagi menaikkan harga.


“3,5 Juta Dollar.”


Adrian yang tawarannya di tindih juga menaikkan harga kembali.


“4 Juta Dollar.”


Tapi seakan tak mau kalah tamu dari kamar VIP lagi-lagi menaikkan harga.


“5 Juta Dollar."


Adrian yang sadar tak ada gunanya bersaing dengan orang gila dari kamar VIP akhirnya menyerah. Itu juga karna ia tak membawa banyak uang dan tak ingin menggunakan uang kantornya.


Jika saja uang hasil lelang malam ini bisa langsung di dapat mungkin Adrian tak akan segan-segan adu kekayaan dengan orang dari kamar Vip.


Tapi ia hanya menyerah untuk membelinya bukan untuk mendapatkannya.


“Baiklah jika tak ada lagi yang menawar maka saya akan mulai menghitung mundur.

__ADS_1


“Tiga...dua...satu...”


“Selamat tuan dari kama VIP nomor 2 berhasil mendapatkan hewan ini.”


Malam itu akhirnya acara lelang selesai dan semua tamu mulai meninggalkan tempat rahasia itu.


Adrian yang sudah ada rencana juga berbisik pada Orca.


“Orca, pastikan kau mengingat gelombang energi dari mahkluk itu, sehabis acara ini aku ingin kau dan Squalo mengambilnya untukku.”


“Baik tuan serahkan padaku.”


Adrian yang sudah di beritahu Basil tentang kehebatan masing-masing anggota Sea Army dari data yang di kumpulkan Basil juga tau kehebatan dan kelebihan dari tiap anggotanya.


Karna tau itu mangkanya ia mengalah dan akan mengambil hewan buruk rupa itu dan menyelesaikan misi yang di berikan.


Karna tak ada batas waktu, maka kapan pun Misi itu bisa di selesaikan. Mangkanya Adrian memilih cara yang sedikit kotor.


Malam itu Adrian, Orca dan Squalo keluar dari tempat pelelanggan Black Maret dan sedikit bersenang- senang di pusat Kota New York.


Karna emasnya laku semua, ia berpesta bersama Squalo dan Orca sampai larut malam di salah satu bar.


Satu peti 200 Milyar jadi jika 100 peti emasnya laku, Adrian nanti akan mendapatkan 20 Triliun Rupiah.


Meskipun akan di potong pajak gelap dan biaya lain-lain, tapi tetap saja ia masih mendapatkan uang yang sangat banyak.


Karna hari sudah malam dan besok ia ada rencana memberi kejutan ke sang pacar, Adrian akhirnya kembali ke hotel duluan lalu Squalo dan Orca langsung menjalankan misi yang di berikan.


Saat Adrian tidur terlelap, dua anggotanya beraksi. Gudang penyimpanan berlapis baja kelompok Suvillian di dobrak dan di hancurkan oleh Orca dan Squalo.


Sambil menyembunyikan wajah mereka atas perintah Adrian, Orca dan Squalo mulai membunuh tiap penjaga dan masuk ke dalam ruang harta.


Entah karna lupa atau sedikit mabuk Adrian tak melarang anggotanya membunuh dan pembantaian hebat terjadi malam itu.


Saat melihat Orca dan Squalo yang mengamuk dan menolongnya, hewan aneh itu hanya termenung dan menatap mereka.


Orca yang tau hewan itu sekarat juga menyiramnya dengan air dan langsung mengeluarkannya dari kandang besi.


Saat di bawa oleh Orca, monster itu mengamuk dan Orca yang kesal langsung memukul kepalanya sampai monster itu pingsan.


Malam itu dua anggota terkuatnya berhasil menjalankan misi dengan sempurna.


Keamanan dan kehebatan ruang bawah tanah keluarga Suvillian juga tak ada harganya di hadapan dua monster yang haus akan darah itu.


Pagi harinya Adrian yang terbangun langsung berniat mandi, sambil berjalan ke kamar mandi dan melihat notifikasi misi yang selesai, Adrian yang masuk ke kamar mandi di kejutkan dengan adanya monster aneh yang tadi malam di lihatnya.


Monster itu berbaring di bak mandi sambil tertidur.


Karna kamar mandi utama di pakai, Adrian akhirnya mandi di kamar mandi lain dan berorahraga sejenak sambil mengerjakan misi harian lalu bersiap-siap pergi ke tempat sang kekasih


Orca yang sadar Adrian sudah bangun dan ingin pergi juga mendatanginya.


“Bos, apa bos akan pergi sendirian?”


“Ya...aku ingin kau dan Squalo bersantai di sini selagi aku pergi.”


“Begitu ya...baiklah bos saya mengerti.”


“Orca...jangan membuat ulah dan tunggu Manta menjemput kalian, aku sudah meneleponnya dan kalian bisa pulang duluan sambil membawa hewan aneh itu ke markas."

__ADS_1


“Baik bos saya mengerti.”


“Yasudah, aku akan menyusul saat urusanku selesai jadi sampai aku tiba di Bluesky pastikan hewan itu tetap hidup.”


“Baik bos percayakan padaku.”


Adrian yang bangun pagi-pagi juga lansung bersiap-siap dan tancap gas ke tempat sang pacar.


Dengan kereta cepat yang ada di sana, Adrian langsung tiba di depan universitas Havard yang mendunia.


Sambil berjalan masuk, Adrian menelepon sang kekasih untuk memastikan di mana keberadaannya.


Saat tau sang pacar sedang ada di perpustakaan, Adrian langsung pergi menemuinya.


Di tempat lain Squalo yang terbangun dan tak melihat bosnya menjadi panik.


Tapi setelah di beritahu Orca kalau sang bos ada acara penting alias kencan dengan sang kekasih, dua monster itu akhirnya hanya bersantai di kamar hotel sambil menunggu jemputan mereka tiba.


Adrian yang masuk ke perpustakaan besar Havard di buat takjub. Ruangan lima lantai itu seluruhnya di penuhi oleh buku.


Karna luasnya tempat itu Adrian akhirnya menggunakan Sense tinggi miliknya untuk menemukan lokasi sang kekasih dan benar saja, sang pacar alias Hiromi Yuki terlihat duduk dan sedang membaca buku dengan seorang wanita yang auranya sedikit Adrian kenal.


“Aura ini...ini hampir mirip dengan si tua bangka Luca.”


Adrian yang sudah sampai sana juga akhirnya berjalan mendekati sang kekasih yang ada di lantai tiga.


Saat sampai di sana, Yuki yang melihat kehadiran sang pacar secara tiba-tiba di buat kebingungan sampai Adrian tersenyum dan mendekatinya.


“Ad...huh, kok kamu bisa ada di sini?”


“Hehehe, gimana apa kamu terkejut?”


“Terkejut?...aku hampir jantungan tau, ku kira kamu hantu.”


Siang itu Adrian akhirnya melepas rindu bersama sang pujaan hati. Setelah pelukan mesra penuh gairah, Yuki lalu mengenalkannya pada sang sahabat barunya yang ada di sana.


“Adrian kenalin ini Mica, katanya dia juga dari Bluesky.”


Adrian yang melihat Mica dan merasakan Aura yang familiar hanya tersenyum dan menjabat tangannya.


Siapa sangka gadis psikopat gila yang di kenalnya dulu sudah berubah menjadi malaikat cantik dan tak terlihat menyeramkan lagi.


“Apa kabar, lama tidak bertemu Mica.”


“Adrian...aku sudah curiga tapi siapa sangka Adrian yang di bicarakan Yuki adalah kamu.”


Yuki yang melihat sang pacar dan sahabat barunya sudah saling kenal juga terkejut.


Memang waktu itu Mica sempat bercerita kalau ia memiliki kenalan anak dekil dan menjijikkan bernama Adrian.


Dari ciri-ciri yang Mica jelaskan itu tak sama dengan sang pacar. Tapi siapa sangka ternyata itu orang yang sama.


Siang itu Adrian Yuki dan Mica akhirnya mengobrol panjang lebar sambil berkeliling.


Di tempat lain, Orca dan Squalo yang bersantai di kejutkan dengan ledakan besar yang menghancurkan kamar hotel mereka.


Orca yang dapat merasakan Aura kuat datang entah dari mana dan mengincarnya juga langsung tersenyum seperti psikopat.


Kini lima orang dengan Aura kuat datang melalui portal hitam dan langsung menyerang Orca.

__ADS_1


Orca yang mendapatkan mainan baru hanya tersenyum dan kekacauan luar biasa terjadi siang itu di kota New York.


 


__ADS_2