System Of Sea

System Of Sea
Sirena Si Mermaid Cantik


__ADS_3

Saat Adrian datang, hewan jelek itu seperti mengerti dan berenang mendekatinya lalu berterima kasih padanya.


“Heh, jika di lihat dari dekat ia seperti wanita tapi jelas dengan wajah yang menyeramkan.”


Saat Adrian jongkok dan melihat dari dekat wajah hewan itu, ia yang penasaran bertanya pada Sea.


“Sea, sebenarnya mahkluk apa dia ini?”


[Lapor tuan, mahkluk  yang ada di hadapan tuan adalah Siren, mereka adalah salah satu jenis ikan yang hidup di laut dalam]


“Begitu ya, jadi mereka bukan putri duyung seperti di cerita-cerita dong.”


[Apa yang tuan maksud Mermaid{Putri Duyung} yang di kenal manusia]


“Benar, di film-film mereka di ceritakan sangat cantik dan yang ini pasti bukan mereka.”


[Maaf tuan, tapi sosok yang ada di hadapan tuan memang Mermaid]


Adrian yang mendengar perkataan Sea sedikit terkejut. Siapa sangka monster buruk rupa itu ternyata memang benar putri duyung.


“Huh...jadi benar, tapi kenapa ia sangat jelek.”


[Lapor tuan, beberapa Siren yang di buang dari Varuna memang sengaja di kutuk lalu tubuh dan wajah mereka menjadi buruk rupa]


Mendengar apa yang Sea katakan, Adrian hanya termenung dan menatap monster mengerikan yang melihatnya dari dekat. Karna penasaran juga Adrian bertanya kembali.


“Kenapa mereka sampai di kutuk?”


[Semua Siren yang menolak jadi budak bangsa Atlantis memang akan di buang dan di kutuk, mereka akan di usir dari Varuna dan hidup di lautan luas yang berbahaya]


Mendengar apa yang Sea katakan, Adrian jadi sedikt kasihan. Saat melihat sosok menyeramkan dan buruk rupa itu ia seperti mengingat dirinya yang lama.


Karna kasihan Adrian berbicara dengan sosok jelek itu.


“Apa kutukanmu ingin ku angkat?”


Ketika mendengar ucapan Adrian, monster mengerikan itu hanya diam saja.


Dari ekspresi sedih yang dapat Adrian lihat di wajahnya, Adrian tau kalau mahkluk itu mengerti apa yang ia katakan.


Lalu Adrian bertanya sekali lagi kepada monster itu.


Ia yang awalnya ingin melepaskannya kembali ke lautan kini memberikan pilihan pada monster aneh yang hanya termenung sambil menatapnya.


“Silahkan pilih sendiri, apa kau mau ku kembalikan ke laut atau menjadi bawahanku.”


Saat mendengar ucapan Adrian, monster aneh itu mengangkat badanya dan menyentuh pipi Adrian.


Lalu di hadapan Adrian ia mengangguk dan berbicara dengan bahasa yang Adrian tak mengerti.


“Bla,bla,bla.”


“Sea, apa yang ia katakan?”


[Ia bilang apa Raja mau mempekerjakan monster menjijikkan sepertinya]


Mendengar jawaban dari Sea, Adrian langsung tersenyum dan berdiri.


Kini ia menjulurkan dua tangannya dan menyuruh monster menjijikkan itu untuk mengikutinya.


“Ayo ikuti aku, aku akan mengembalkan wujudmu seperti semula.”


Mendengar ucapan Adrian, monster itu langsung melompat dan kini berada di atas tangan Adrian.


Adrian yang mengangkat dan menyentuh monster buruk rupa itu juga seperti tak tergangu oleh tubuhnya yang berlendir dan bau lalu berjalan menuju Ocean Link.


Saat sampai di depan Ocean Link, Adrian langsung memindahkan semua isi Ocean link.


King Crab super jumbo yang berjumlah ribuan langsung di pindahkan menggunakan gelembung laut.


“Oke...sekarang dah bersih, sana masuk.”


Di perintah Adrian, monster itu melompat dari pelukannya dan kini berenang di dalam Orcean Link yang sangat luas.


Lalu Adrian membuka layar hologram dan membeli Inti Jiwa Laut dari toko Sea dan melemparkannya ke dalam tabung besar itu.


“Huh, sekarang tinggal darahku.”


Setelah memberikan beberapa tetes darahnya ke dalam Ocean Link, tabung besar itu langsung menutup dan Adrian langsung berjalan ke tempat pengaturan.


Di sana ia menyetel ulang Ocean Link lalu tabung besar itu langsung bercahaya dan mulai bekerja.


Melihat semuanya lancar, Adrian hanya tersenyum tipis.


Lalu ia melihat notifikasi dari Sea dan sedikit kaget saat melihat waktu yang di butuhkan untuk menyempurnakan Siren.


“Huh, 45 jam...”


Adrian yang melihat Ocean Link membutuhkan waktu 45 jam untuk Siren Berevolusi dengan sempurna di buat kaget dan tersenyum kembali.

__ADS_1


Siapa sangka monster buruk rupa itu memerlukan waktu lebih lama dari pada Orca anggota terkuatnya.


Sambil berjalan meninggalkan tempat Ocean Link Di simpan, Adrian tersenyum dan berbicara dalam hati.


“Hahahaha, sepertinya posisi Orca akan sedikit bergeser.”


***


Dua hari kemudian...


Adrian dan anggota Sea Army yang menunggu kabar dari pihak musuh di buat bertanya tanya.


Entah apa yang terjadi, kelompok itu selama dua hari belum juga membalas permintaan damai dari Adrian atau melakukan pergerakan.


Tapi karna tau musuhnya berbahaya, Adrian tetap waspada.


Saat ini Adrian sedang berada di belakang kantornya dan berlatih beladiri bersama Cano di atas ring.


Tinju kuat Cano dan pertahanan tak tertembus miliknya sukses membuat Adrian tak berdaya.


Semua serangan Adrian dapat di tangkis dengan mudah oleh Cano. Apalagi ketika Cano melancarkan serangan.


Pukulan dari petinju profesional itu sama sekali tak bisa Adrian ikuti.


Bahkan seni Beladiri Dewa Laut Enki dan penglihatan super milik Adrian seakan hanya mainan di hadapan Cano si petinju handal.


“Huh...lumayan buat pemanasan, makasih Cano kamu lanjut dulu sama yang lain aku mau istirahat.”


“Baik bos.”


Adrian yang tau akan ada perang jika musuh tak mau damai juga sudah menyiapkan segalanya.


Ia juga sudah mencoba menggunakan mode "Raja laut" dan dalam mode itu, ketujuh anggota Sea Army yang bekerja sama sedikit kewalahan menghadapi Adrian.


Bisa di bilang dalam 100 detik aktifnya mode Raja Laut, Adrian menjadi sosok Immortal dan kekuatannya sudah di luar nalar.


Saat itu juga untuk pertama kalinya Tinju super kuat Cano di tahan.


Lalu skill kamuflase Polpo tak berguna, bahkan Orca dengan mode serius juga di buat muntah darah.


Intinya Adrian yang memiliki kartu AS saat ini sudah menyiapkan mental dan dirinya sendiri jika musuh tak mau damai dan memilih berperang.


Sambil berjalan menuju tempat rahasia dimana Ocean link di simpan, Adrian yang akhirnya akan melihat wujud sempurna dari ikan Siren langsung datang ke sana.


“Heemmm...tinggal beberapa detik lagi.”


“Tiga...”


“Satu...”




Saat waktu notifikasi selesai, suara Ocean Link yang terbuka dengan sendirinya terdengar dan Adrian yang melihat dari bawah tabung besar itu hanya menatap ke atas.



Lalu secara mengejutkan sesosok wanita keluar dari dalam sana tanpa sehelai kain pun di tubuhnya



Wanita itu seperti terbang melayang dan langsung sujud di hadapan Adrian.



Adrian yang melihat Siren telah berevolusi sempurna tersenyum puas. Dari aura yang di keluarkan saja Adrian bisa tau kalau wanita itu sangat kuat.



Melihat wanita itu yang tunduk di hadapannya, Adrian akhirnya berbicara kepadanya.



“Berdirilah, aku ingin melihat wajahmu.”



Di beri perintah, wanita itu langsung berdiri dan kini di hadapan Adrian wanita super cantik seperti bidadari dari laut itu membuat Adrian sedikit terpukau.



Matanya biru bersinar bagai rembulan, rambutnya biru cerah dan panjang, tubuhnya ramping dan super sexy.



Boba miliknya terlihat bulat sempurna dan sangat menggoda.


__ADS_1


Bibirnya yang berwarna pink cerah juga sangat sexy dan bagian bawahnya yang rapat dan sempit itu membuat mata Adrian sulit untuk berpaling.



Adrian yang melihat dari dekat wujud sempurna dari ikan siren yang berevolusi sedikit kebablasan dan menatapnya dalam-dalam.



Adrian yang hampir saja kehilangan akal mencoba menenangkan dirinya.



“Ayo Adrian, ingat kau sudah punya pacar.”



Tapi di hadapan tubuh telanjang dan indah itu Adrian jadi tak fokus dan langsung membeli pakaian dari toko Sea.



Sebuah baju satu set yang sangat indah ia beli dan berikan kepada wanita itu.



“Nih pakai.”



Di beri baju, wanita itu menunduk dan mengambilnya.



“Terima kasih Raja.”



Adrian yang lagi-lagi di panggil dengan sebutan Raja menghela nafas dan berbicara kembali.



“Jangan memanggilku seperti itu, kau bisa memanggilku bos atau tuan.”



“Baik tuan.”



Adrian yang mendengar suara sexy dan imut itu menjadi makin salting dan menyuruhnya untuk cepat-cepat berpakaian.



“Yasudah langsung pakai, aku bisa gila jika melihat tubuh telanjangmu terus.”



Setelah memakai pakaian barunya yang ternyata sangat cocok, wanita itu terlihat makin cantik dan mendekat ke arah Adrian.



Adrian yang mendapatkan anggota baru juga tersenyum dan menyabutnya.



“Selamat bergabung ke dalam kelompok.”



“Mulai hari ini kau akan bekerja menjadi bawahanku.”



“Baik tuan.”



“Dan namamu...namamu adalah Sirena.”



“Baik tuan saya mengerti.”



“Bagus, sekarang ayo ikut denganku, aku ada sedikit pekerjaan untukmu.”



Hari itu Sirena Si Mermaid Cantik resmi menjadi anggota Sea Army ke 8.

__ADS_1


 


__ADS_2