System Of Sea

System Of Sea
Kuat Iman


__ADS_3

Adrian yang melihat raut wajah Kandita tiba-tiba berubah juga mengerti dengan apa yang ia katakan.


Kontrak Jiwa, itu artinya jiwa mereka akan saling terhubung dan tak akan ada dari mereka yang dapat saling menghianati.


Bisa di bilang Kontrak Jiwa adalah sebuah kontrak yang membuat dua Jiwa terhubung menjadi satu.


Tapi ada satu hal yang paling penting dari Kontrak Jiwa yaitu salah satu dari mereka harus tunduk kepada sang pembuat kontrak.


Kandita yang mendengar perkataan Adrian juga awalnya terkejut dan tak menyangka.


Setelah beberapa saat, wanita cantik itu tersenyum kembali dan berkata.


“Kontrak Jiwa, kenapa aku harus melakukan hal bodoh itu.”


“Apa yang membuatmu berani berkata seperti itu di hadapanku?”


Adrian yang mendengar ucapan Kandita tetap terlihat tenang dan langsung mengeluarkan kartu AS miliknya.


Sebuah permata berwarna biru laut ia keluarkan dari tas penyimpanan dan saat melihat itu Kandita langsung terkejut bukan main.


“Itu...itukan salah satu batu bertuah...dari mana kau mendapatkannya?”


Adrian yang sudah menduga hal itu langsung tersenyum. Lalu ia berbicara dengan sedikit sombong.


“Hehehe, aku tau kau pasti menginginkan permata ini, Kandita...jika kau mau tunduk padaku tanpa perlawanan maka akan ku berikan tujuh permata Eksotic ini padamu.”


Kandita yang mendengar ucapan Adrian di buat makin terkejut dan kaget. Ia bahkan sampai mundur beberapa langkah karna masih sedikit syok.


Tujuh Permata Eksotic atau Tujuh Batu Bertuah adalah benda keramat yang sudah hilang puluhan ribu tahun yang lalu.


Saat perang dan bencana besar melanda bumi 15 ribu tahun lalu, batu bertuah yang menjadi kekuatan utama dari kerajaan Solon itu juga ikut hilang dan sampai sekarang keberadaannya masih belum di ketahui.


Ratu Solon Pertama yang mati dalam perang besar itu juga menghilang bersama tujuh batu bertuah yang merupakan kunci utama untuk membangunkan Dewa Naga Penguasa Laut Selatan.


Saat mendengar ucapan Adrian, Kandita yang merupakan Reikarnasi Ratu dan penguasa ke tiga kerajaan Solon menatap Adrian dan mulai berbicara.


Ia yang selama ribuan tahun ini mencari-cari keberadaan batu legenda itu akhirnya menemukannya.


“Apa...apa kau benar-benar memiliki enam permata lainnya?”


“Benar, aku memilikinya dan akan ku berikan padamu tapi dengan syarat yang ku sebutkan di awal tadi.” Balas Adrian sambil tetap terlihat cool.


Adrian yang melihat kekuatan Kandita dan bawahannya juga tau kalau mereka sangat kuat dan masih ragu bisa menang jika sampai bertarung.


Tapi di bawah Laut, Adrian yang lebih di untungkan karna ketika terkena air ia akan 100% pada kondisi terkuatnya juga memiliki rencana cadangan jika cara pertama tak berhasil.


Kandita yang mundur dan sedikit berfikir terlihat hanya diam saja. Adrian yang melihat itu juga tau kalau sang penguasa laut selatan itu pasti sedang berfikir dalam hatinya.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa saat, Kandita akhirnya berbicara kembali.


“Baiklah aku mau...tapi kau harus menunjukkan semua permata itu padaku dahulu.”


“Hemmm, mau bagaimana lagi...ku pegang ucapanmu Ratu Laut Selatan.” Balas Adrian sambil membuka tas penyimpanan.


Adrian yang memang niat awalnya ingin menyelesaikan misi Raja secara baik-baik akhirnya mengeluarkan tujuh permata Eksotic.


Ia yang ingin menyelesaikan misi kali ini sama seperti Aspi yang tunduk secara sukarela langsung menunjukkan tujuh batu bertuah yang membuat Kandita tak berhenti menatapnya.


Entah apa kegunaan batu itu, Adrian yang bertanya pada Sea juga tak terlalu mengerti karna Sea hanya mengatakan kalau tujuh batu itu adalah item penting untuk menyelesaikan misi Raja menaklukkan penguasa laut selatan.


Kandita yang melihat langsung benda yang selama ini ia cari juga langsung tau kalau tujuh permata itu asli dan bukan ilusi semata.


Sambil mengambil nafas secara teratur dan menenangkan dirinya, Kandita berbicara kembali.


“Baiklah aku percaya...dan satu lagi, sebelum kita membuat Kontrak Jiwa berikan aku waktu sedikit untuk menetapkan pilihanku.”


“Oke...tapi jangan lama-lama karna aku berniat pergi ke tempat lain setelah ini.”


Hari itu Adrian akhirnya menginap di Istana Laut selatan. Ia yang merupakan tamu di perlakukan bak Raja dan mendapatkan kamar mewah serta segala kebutuhan yang menakjubkan.


Messy yang ada di sana juga menemani Adrian dan saat ini mereka berada di kamar sambil memakan makanan mewah yang di sediakan khusus untuk mereka.


“Hebat...masakan koki istana emang paling enak, tuan Adrian boleh ku habiskan sisanya?”


Adrian yang sudah kenyang hanya berbaring di kasur mewah yang ada di kamar luas tempatnya istirahat.


Tempat tidur yang di lapisi emas itu sedikit membuat Adrian tersenyum.


Jika semuanya lancar dan Kontrak jiwa berhasil di jalin, maka Adrian mungkin bisa membawa beberapa harta di sana untuk di bawa pulang.


Memikirkan itu saja Adrian sudah senang dan mulai menghitung-hitung keutungan yang akan ia dapatkan.


“Cih...jangan berfikir seperti itu dulu Adrian, kau ini serakah sekali.” Kata Adrian dalam hati.


Setelah kenyang makan, Adrian tertidur dan Messy yang ingin bertemu keluarganya dulu juga sudah pulang ke rumahnya.


Karna besok mereka ada rencana jalan-jalan, Messy sengaja pulang dahulu karna khawatir kakeknya yang sudah tua masih khawatir padanya.


Adrian yang kenyang juga tertidur pulas. Langit malam kota Kalman benar-benar indah dan membuat tidur Adrian sangat nyenyak sampai ia terbangun karna suara ketokan pintu.


“Tok...tok...tok...”


“Permisi tuan Adrian, apa anda sudah tidur.”


Adrian yang memiliki sense tinggi juga langsung sadar dan terbangun. Kenapa masih ada yang menemuinya malam-malam dan Adrian yang penasaran langsung membukakan pintu.

__ADS_1


Saat pintu di buka, Shazam dan beberapa wanita ras ikan yang sangat cantik dan sexy dengan pakaian sedikit terbuka langsung membuat Adrian kaget.


“Heee, kenapa...kenapa menemuiku malam-malam begini dan membawa banyak wanita?”


“Permisi tuan Adrian...Ratu Kandita sengaja mengirimkan beberapa wanita untuk menemani anda malam ini.”


Adrian yang mendengar itu langsung bangun. Bukan ia, tapi Calibur miliknya.


Di hadapannya lima wanita cantik ras ikan bangsawan terlihat terlalu menggoda dan hampir membuat Adrian kehilangan akal.


Apalagi pakaian super minim yang seperti sengaja di kenakan membuat Adrian makin tak tahan.


Tapi karna ia adalah pria sejati, Adrian yang sudah memiliki pacar berusaha menjaga ketenangannya.


“Huh...sadar Adrian kamu sudah punya pacar.” Kata Adrian dalam hati.


Sambil berusaha tetap tenang, Adrian mencoba menolak tawaran itu meskipun Caliburnya saat ini sudah siap berperang.


“Itu...nona Shazam saya ingin tidur sendirian saja malam ini jadi terimakasih.”


Shazam yang mendengar ucapan Adrian masih sedikit tak percaya. Ia yang tau bawah ras Manusia adalah ras paling serakah dan di penuhi nafsu mencoba mengeluarkan sosok asli Adrian saat itu.


Ia yang memiliki sedikit dendam kepada Manusia karna masa lalunya mencoba menggoda Adrian agar Manusia itu mengeluakran sifat aslinya.


Secara manja Shazam mendekat dan mulai menempelkan dada besar miliknya kepada Adrian.


Adrian yang di dekati dan menghirup aroma tubuh Shazam yang wangi dari dekat juga berusaha bertahan.


“Apa tuan yakin...karna ini permintaan Ratu, saya sendiri juga akan menemani...”


“Saya bisa jamin tuan Adrian akan puas malam ini...” ucap Shazam sambil berbisik di telinga Adrian.


Adrian yang tau sedang digoda mulai kehilangan akal. Tapi ia yang tak ingin berselingkuh langsung menatap Shazam dan berbicara kembali.


“Terimakasih tawaranya...tapi saya sudah memiliki wanita yang saya cintai jadi selamat malam.”


Lalu Adrian langsung menutup pintu dan kembali ke kamarnya. Shazam yang di tolak juga masih sedikit bingung dan tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


Tapi karna pintu sudah di tutup, ia dan lima gadis lainnya langsung pergi dari sana.


Di dalam kamar, Adrian yang menolak kenikmatan itu berusaha memejamkan mata sekuat tenaga.


Calibur miliknya yang marah berusaha membangunkannya dan terus meronta-ronta.


 


 

__ADS_1


__ADS_2