System Of Sea

System Of Sea
Karma Laut


__ADS_3

Saat Adrian kehilangan kesadarannya, Shazam dan semua ksatria yang sudah mengepung tempat itu keluar dan mendekati Kandita.


Di sana terlihat semua orang sudah siap jika sampai terjadi pertarungan dan akan mengepung lalu mengalahkan Adrian dengan cepat.


Tapi Rantai ilahi dari salah satu komandan terkuat Atlas yang sengaja dikirim membuat semua itu sangat mudah.


Lalu sang komandan tertinggi dari 3 Guardian Atlantis yang bernama Dagnu mendekat ke arah Kandita yang sudah menginjak kepala Adrian sampai pingsan.


Tubuhnya besar dan tinggi. Wajahnya terlihat sangar tapi sangat bermatabat.


Pakaian serba putih dan lambang emas khas bangsa Atlantis juga bersinar terang menandakan pangkat dan posisi tingginya di Ksatria Suci.


“Jadi dia manusia terpilih yang kau bicarakan?”


“Benar, bukankah kau bisa melihat sendiri Aura Supremacy yang keluar dari tubuhnya.”


“Hemmm, seorang manusia bisa terpilih menjadi kandidat Dewa, sepertinya Laut benar benar sudah gila.” Kata Dagnu sambil geleng-geleng kepala.


Kandita yang sebelumnya menghubungi Atlas sudah membuat perjanjian dengan Raja dari bangsa Atlantis itu.


Ia yang tau kehebatan Adrian jelas merasa waspada. Adrian yang datang sendirian dan pertahanannya terbuka lebar menandakan kalau kandidat Dewa dari ras Manusia itu sangat percaya diri dengan kekuatannya.


Karna itu Kandita menjebak Adrian dengan cara kotor. Ia yang tau Manusia itu makhluk yang di penuhi nafsu sengaja membawanya ke kamar yang sudah di penuhi zat perangsang.


Di tambah Kandita yang masih belum pulih karna pertarunganya dengan Raja Para Monster Leviathan.


Kandita mau tak mau membuat kesepakatan saling menguntungkan dengan kandidat terkuat untuk menjadi Dewa Laut selanjutnya yaitu Atlas Ark Atlantica IV.


Untungnya Adrian yang gampang percaya bisa di manipulasi dan di jebak dengan mudah. Karna itu juga semua rencananya berjalan lancar.


Dagnu yang melihat dengan mata kepalanya sendiri Aura Supremacy keluar dari tubuh Adrian akhirnya membawa Adrian untuk di Ekstrak.


Atlas yang menjadi Raja bangsa Atlantis juga sangat kejam dan tanpa ampun. Ia akan mencari dan mengekstrak energi siapapun di Underwolrd yang memiliki Aura Supremacy.


Bisa di bilang ia akan melenyapkan siapapun kandidat Dewa Laut selanjutnya sebelum bertambah kuat.


Bahkan para Supremacy lainnya saat ini juga sedang ia buru. Tapi tak semua Supremacy lemah dan beberapa bahkan dapat menyudutkannya.


Adrian yang pingsan langsung di bawa Dagnu ke dalam kapal terbang bangsa Atlantis. Kapal super besar dan megah itu sudah seperti benteng berjalan dan terlihat kokoh.


Kandita dan para ksatrianya juga saat ini sedang bersama Dagnu dan membahas perjanjian mereka sebelumnya.


“Jadi...kapan bayaranku akan datang?”


“Saat aku kembali ke Zantica aku akan menyuruh beberapa orang untuk membawa Orichalcum milikmu.”

__ADS_1


“Karna urusanku sudah selesai, maka aku akan langsung pergi, senang bekerjasama denganmu Kandita...”


Kandita yang menghianati Adrian juga sudah bekerjasama dengan bangsa Atlantis sebelumnya.


Kerajaan Solon yang merupakan pihak netral tak mau ambil pusing dalam pemilihan kandidat Dewa Laut selanjutnya.


Kandita yang masih lemah juga tak berminat menjadi penguasa tunggal di Underworld.


Tapi itu sebelum ia mendapatkan tujuh permata Eksotic dan sekarang ia akan memulai rencana gilanya yang selama ini hanya angan-angan.


Kapal besar bangsa Atlantis juga langsung pergi dari kerajaan Solon setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan.


Menukarkan Orichalcum yang merupakan material penting untuk membuat senjata dan perlengkapan suci dengan Raja terpilih yang memiliki Aura Supremacy sudah sering Atlas lakukan.


Karna itu juga banyak pemburu bayaran bengis di Underworld yang mencari orang dengan Aura Supremacy dan menukarkannya dengan Orichalcum yang sangat berharga bahkan lebih berharga dari emas dan berlian.


Sambil melihat kapal terbang bangsa Atlantis makin menjauh, Shazam yang berada di belakang Kandita mulai berbicara.


“Apa Ratu yakin melepaskan Manusia itu dan memberikannya pada Atlas?”


Kandita yang mendengar ucapan Shazam juga hanya tersenyum. Sambil menatap kapal bangsa Atlantis yang besar dan megah mulai menjauh, Kandita mulai berbicara kepada semua ksatrianya.


“Biarkan saja, aku juga sudah mendapatkan tujuh permata Eksotic dan akan membangkitkan kekuatanku yang selama ini tersegel. Saat Dewa Naga Selatan bangkit, kita akan mulai bertindak dan menghabisi mereka semua."


Shazam dan ksatria lainnya juga tersenyum jahat seakan tak sabar menunggu waktu itu datang.


Di tempat lain...


Adrian yang tersadar kembali kini berada di penjara kapal bangsa Atlantis. Tangan dan kakinya di pasung oleh benda aneh yang berwarna emas.


Saat melihat benda itu Adrian langsung tau kalau benda yang mengikat tangan dan kakinya adalah perlengkapan suci.


Saat baru terbangun, Adrian langsung memanggil-manggil Sea di dalam hatinya.


“Sea...apa kau bisa mendengarku?...”


“Sea, jawab aku...”


“Sea...”


Adrian yang seluruh kekuatannya menghilang dan tersegel mencoba terhubung dengan Sea. Tapi mau apapun yang ia lakukan Sea tak menjawab panggilannya.


Sambil memperhatikan sekitar, Adrian bisa melihat ada banyak monster aneh yang juga di pasung dan di tahan di sana. Bentuk mereka macam-macam dan menyeramkan.


Selama berhari-hari Adrian hanya bisa duduk dan tak melakukan apapun di dalam sel penjara.

__ADS_1


Sesekali penjaga membawakan makanan berupa ikan busuk dan memberikannya pada semua tahanan yang ada.


Adrian yang tak sanggup memakan ikan busuk dan menjijikkan itu hanya bisa menahan lapar sampai komandan tertinggi yaitu Dagnu datang kembali menemuinya.


Saat melihat pria yang menyegel kekuatannya datang, Adrian langsung berdiri dan mendekati Dagnu.


“Kau...apa yang kau lakukan pada tubuhku?...”


Dagnu yang datang dan mengecek kondisi Adrian hanya diam saja sambil melihat kondisinya dengan seksama. Adrian yang di cuekin juga mendekat dan kini berbicara lebih keras di hadapan Dagnu.


“Mau kau bawa kemana aku...apa yang terjadi pada tubuhku, kenapa aku tak bisa mengeluarkan kekuatanku?...”


Dagnu yang melihat Adrian berbicara dengan nada keras di hadapanya berjalan beberapa langkah dan menatap Adrian dari dekat.


Tubuh besar ras Manusia ikan bangsawan Atlantis yang di selimuti Armor suci itu menatap Adrian seperti menatap sampah dan Dagnu pun berbicara.


“Manusia bodoh, apa kau tak tau apa itu Segel Karma Laut?”


Adrian yang mendengar ucapan Dagnu sama sekali tak mengerti apa yang monster ikan besar itu bicarakan.


Ia yang baru pertama kali ke Underwolrd juga tak tau menahu soal segel yang di bicarakan Dagnu.


“Karma Laut...apa itu?”


Dagnu yang merasa bodoh sudah bertanya pada manusia menjauh kembali dan berbicara di hadapan Adrian dan seluruh monster yang ada di sana.


“Aku lupa kalau kau adalah ras Manusia jadi akan ku katakan ini pada kalian semua sekali lagi jadi dengarkan baik-baik.”


“Coba lihat tanda segel di dada kalian...jika sudah melihatnya maka kalian semua saat ini sudah menjadi mayat hidup.”


“Riwayat kalian semua sudah tamat, siapapun di Underworld bahkan seluruh dunia yang di kekang oleh Karma Laut tak akan bisa mengeluarkan kekuatannya.”


“Segel suci tertinggi dari bangsa Atlantis ini akan mengekang semua berkah yang ada di diri kalian. Semakin besar berkah yang kalian dapatkan dari Laut maka segel ini akan semakin kuat...”


Dagnu yang berbicara di depan Adrian dan semua orang akhirnya pergi dari sana.


Semua orang yang ada di penjara dari monster terkecil sampai terbesar hanya bisa diam dan termenung.


Adrian yang akhirnya mengerti kenapa ia tak bisa berkomunikasi dengan Sea terduduk kembali.


Segel Karma Laut yang di katakan Dagnu memang benar-benar hebat.


Bahkan Sea saja sampai tersegel dan Adrian yang menyadari kesalahannya hanya duduk sambil termenung sama seperti monster lainnya yang ada di sana.


 

__ADS_1


__ADS_2