System Of Sea

System Of Sea
BaneHallow


__ADS_3

Setelah ibu dan anak itu pergi menjauh, suara Sea langsung terdengar di kepala Adrian.


[Misi Khusus gagal di laksanakan]


[Misi gagal dan tuan mendapatkan hukuman pengurangan Exp]


Menerima penalty, Adrian kehilangan banyak exp miliknya. tapi bagi Adrian itu lebih baik dari pada ia harus kehilangan hati nuraninya.


Malam itu, atas perintah Adrian, Sebastian Tower di bakar. Semua sisa mayat dan tulang di kumpulkan oleh Cano dan Squalo lalu di bakar.


Adrian yang emosinya masih labil juga langsung pulang dan menyerahkan sisanya pada anak buahnya.


Malam itu Adrian sama sekali tak bisa tidur dan panggilan dari Luca juga memenuhi layar hp miliknya.


Tapi seakan tak peduli, Adrian hanya berbaring sambil memejamkan matanya. Ia saat itu hanya ingin tidur dan melupakan sejenak masalah yang selalu datang kepadanya.


Dalam hatinya, Adrian terus meyakinkan dirinya kalau ia tak salah dan itu memang harus di lakukan.


Sambil menutup mata dan terus meyakinkan dirinya, bocah delapan belas tahun itu akhirnya tertidur...


Paginya, Adrian yang terbangun langsung mandi dan mengerjakan misi Check In. Hari itu Adrian sudah bukan orang tanpa dosa lagi.


Ia sudah membunuh seseorang dan memberi perintah kepada bawahannya untuk membantai ratusan nyawa.


Meskipun Adrian terpaksa melakukan itu, tetap saja hatinya masih sedikit terpengaruh. Lebih tepatnya ketika melihat ibu dan anak itu.


Saat itu, Adrian yang seperti kehilangan kendali atas dirinya sendiri seakan tersadar kembali. Mungkin masih ada cara yang lebih baik dari pada yang ia lakukan.


Tapi nasi sudah menjadi bubur, Adrian yang menyadari dosanya dan jelas kesalahannya tak memiliki waktu untuk bermalas malasan dan terus menyesali tindakannya.


Jika musuh bisa kejam maka ia pun bisa.


Setelah mengerjakan misi Check In, Adrian langsung berjalan ke ruangan tengah.


Di sana ia bisa melihat sang ayah yang menonton berita terbakarnya Sebastian Tower.


Dari berita itu juga pihak kepolisian dapat menemukan ratusan tulang manusia yang terkubur bersama tower besar itu.


Kabar tersebut langsung menghebohkan seluruh indonesia. Belum lama berita hilangnya ratusan orang secara misterius di kota Bluesky, sekarang ratusan orang lagi mati terkubur di bawah tower yang terbakar.


Untungnya atas bantuan Luca dan pihak kepolisian, masalah itu bisa sedikit di pelintir dan menjadi sebuah kecelakaan.


Bisnis kotor keluarga Sebastian juga aman. Lalu Adrian yang menjadi dalang utama juga Luca tolong.


Semua CCTV juga sudah di amankan dan di manipulasi.


Malam itu Luca dan anteknya berkerja keras untuk tetap menjaga kestabilan yang selama ini terjaga di kota Bluesky.


Sambil duduk dan meminum jus Apel kesukaannya, panggilan dari Luca muncul kembali di layar hp Adrian.


Karna sudah lebih baik, Adrian akhirnya mengangkat panggilan itu.


“Haloo...”


“Adrian, dasar anak kurang ajar...apa kau benar-benar ingin berperang dengan keluarga Sebastian?”


“Kenapa memangnya pak?”

__ADS_1


“kenapa kau bilang?...Martin baru saja menghubungiku dan ia meminta penjelasan atas tindakan bodohmu...jika bukan karna bantuanku, kau saat ini sudah di penjara bodoh.”


“Terima kasih atas bantuan bapak, tapi itu bukan salahku...aku hanya melakukan hal seperti yang bapak lakukan dulu, apa itu salah?”


Mendengar ucapan Adrian, Luca hanya menghela nafas. Bisa jadi monster kecil itu lahir karna dirinya.


Tapi sehebat apapaun Luca, ia tetap sadar dengan kekuatan dan batasannya.


Ia yang tak ingin berurusan dengan Sebastian Family dan para Aliansinya langsung memberi nasehat pada bocah tak kenal takut bernama Adrian itu.


“Adrian...ini untuk kebaikanmu dan seluruh keluargamu, pergi dan larilah sejauh mungkin...jika Martin sudah menargetkanmu, percayalah tak akan ada tempat di dunia ini yang aman bagimu.”


Mendengar ucapan Luca, Adrian teringat kembali dengan seseorang yang di bunuh Squalo saat itu.


Jika ia bukan Martin, berarti orang yang di bunuhnya waktu itu hanyalah kaki tangan alias antek.


“Memangnya sehebat apa dia...kenapa anda sangat takut kepadanya?”


“Aku bukan takut, tapi aku mengetahui batas dari kekuatanku...Martin memiliki banyak koneksi dan aliansi di seluruh dunia, dia bukan orang yang bisa kau lawan.”


Adrian yang sudah terlanjur membunuh dan mengusik musuhnya yang bernama Martin itu juga terlihat santai dan sambil minum dan memakan beberapa cemilan, ia meyakinkan kembali Luca kalau ia sama sekali tak takut dengan orang yang Luca bicarakan.


“Sekali lagi ku katakan kalau aku tak akan pernah meninggalkan kota Bluesky, jika dia memang ingin berperang maka aku akan dengan senang hati memberikan apa yang dia mau.”




Panggilanpun Adrian matikan...




Sudah lama ia terjun di dunia bawah. Sudah banyak musuh yang ia bunuh. Tak terhitung lagi nyawa yang sudah ia hilangkan.



Tapi...saat melihat Adrian dan pasukan Sea Army dari CCTV yang berhasil di selamatkan, Luca hanya memiliki satu pemikiran.



Monster...itu kata yang cocok untuk menggambarkan kekejaman dan kehebatan Sea Army.



635 orang di bantai seperti membunuh serangga, senjata dan senapan mesin seperti tak ada gunanya di hadapan dua pria yang tak lain adalah Squalo dan Cano.



Hari itu akhirnya Luca sadar kalau anak bernama Adrian itu bukan hanya omong besar.



Setelah mengirimkan CCTV kepada Martin, entah kenapa pria dengan julukan “The White” itu juga tak bergerak.


__ADS_1


Entah ia takut atau karna masalahnya dengan kelompok BaneHallow yang belum usai.



BaneHallow, sindikat mafia gila dan psikopat. Kelompok kecil yang baru-baru ini selalu menebar teror di dunia bawah.



Kelompok kecil yang berisikan anak muda dengan kemampuan khusus itu selalu membunuh dan memusnahkan apa yang mereka mau.



Seakan tak takut dengan kematian, mereka membunuh dan melawan semua Aliansi Mafia dari seluruh dunia.



Ketua mereka yang sangat terkenal dengan julukan “God Syndrome” adalah bocah psikopat gila dengan kekuatan luar biasa.



Kemanapun ia pergi, malapetaka akan selalu mengikuti.



Setelah hari itu, Adrian yang tau jika kekuatan masihlah menjadi puncak dari seluruh dunia langsung pindah ke kantor baru yang lebih luas dan mulai menambah pasukan.



Meskipun itu kantor bekas, tapi dengan sedikit renovasi cukuplah untuk sementara.



Di kantor barunya juga Ocean Link sudah di upgrare ke V2. Kini tabung kecil itu sudah berubah makin besar.



Dengan ukuran berdiameter 10 Meter dan tinggi 20 Meter, Adrian siap menambah pasukan Sea Army.



Satu minggu sejak tragedi berdarah di Sebastian Tower, Adrian dan Basil saat ini sedang berada di kantor sambil mengerjakan beberapa dokumen penting perusahaan sampai larut malam.



Sambil mengecek berkas, Adrian mendapatkan notifikasi dari Sea.



“Akhirnya selesai...Basil ayo ikut denganku.”



“Ke mana tuan?”



“Kita akan menyambut anggota baru.”

__ADS_1


 


__ADS_2