
Hari rabu...
Tak seperti biasanya di mana Adrian harus bersekolah. Hari ini Adrian sudah bukan anak SMA lagi dan ia bebas pergi kemanapun yang ia mau.
Walaupun ada sedikit rasa sedih dan kecewa karna sang pacar saat ini sedang di Amerika karna sedang mengurus pendidikannya.
Tapi apa boleh buat, keluarga Yuki yang memang dari keleuarga terpandang jelas sangat mementingkan pendidikan untuk dirinya.
Yuki yang tak bisa melawan perintah ayah dan ibunya juga saat ini sudah berada di Amerika dan akan kuliah di sana.
Jika ia mau hubungannya dengan Adrian berlanjut maka ia harus menyelesaikan S1 di sana. Itu adalah syarat dari sang ayah, Hiromi Aditya.
Adrian yang tak bisa ikut campur masalah keluarga Yuki juga hanya mendukungnya dan hubungan mereka sekarang hanya sebatas LDR.
Di pagi hari, Adrian yang berorahraga sambil mengerjakan misi check In Harian terlihat sedang berenang di kolam renang.
Di temani minuman dan cemilan kesukaannya, Adrian berenang terus menerus sampai suara Sea terdengar di kepalanya.
\[Selamat Misi Check In Harian telah selesai\]
\[Selamat hadiah 152.000 Poin Sistem telah di dapatkan\]
Lima bulan mengerjakan misi Check In harian tanpa henti membuat Adrian panen banyak exp dan Poin.
Misi yang awalnya hanya berhadiah 1.000 poin itu telah berubah menjai 152.000 poin dan akan terus meningkat asalakan Adrian tak absen mengerjakannya.
Sambil duduk dan menikmati sarapan yang sudah di sajikan, Adrian dapat melihat level dan status miliknya yang kian meningkat pesat.
Apalagi Poin Sistem dan Contribution Poin miliknya yang sudah sangat banyak mulai membuat ia bingung untuk menghabiskanya.
Sebenarnya bukan bingung, hanya saja belum digunakan. Ia yang saat ini berlevel 85 juga memiliki banyak misi baru yang lebih menantang dan jelas berhadiah lebih banyak exp dan poin.
Sebagai contoh, ada salah satu misi yaitu menaklukkan kura-kura raksasa "Aspidochelone".
Tapi untuk mengaktifkan misi itu Adrian harus membayar 1.000.000 CP atau setara 10.000.000 PS.
Tentu saja hadiah yang di dapatkan jauh lebih banyak dan jika berhasil, Adrian bisa di katakan akan memiliki kura-kura itu sebagai salah satu bawahannya.
Sambil duduk memakan dan minuman minuman kesukaannya, Adrian melihat ke layar hoogram dan saat ini terlihat jelas status miliknya.
Nama : Adrian Devino
Ras : Manusia
Level : 85
Ttl : Bluesky 10-2-2005
Umur : 18 tahun
Inteligent : 135
Power : 409
Agilty : 588
PS : 15.552.611
CP : 1.143.556
Skill : Seni Beladiri Dewa Laut Enki Tahap I, Master Driver.
Sambil makan dan menatap layar hologram, sang ibu yang terlihat sudah berdandan cantik mendatangi Adrian.
Sambil merayu sang anak, ibu Adrian meminta untuk di belikan jet pribadi biar bisa seperti temanya yang berdarah bangsawan.
__ADS_1
Sambil menenangkan diri dan tersenyum cerah ke arah ibunya, akhirnya Adrian berjanji sebentar lagi ia akan membelikan ibunya jet pribadi.
“Bener ya...awas kalo bohong.”
“Iya ma, nanti Adrian beliin.”
“Yaudah, Mama mau shooping dulu, mama tunggu janji kamu.”
“Haaa, pagi pagi dah mau belanja?...emang mama mau kemana?”
“Mama mau ada arisan sama jalan-jalan bareng temen mama.”
Melihat sang ibu yang sangat boros, Adrian hanya bisa menghela nafas. Tentu saja ia akan senang jika ibunya senang.
Tapi akhir akhir ini tingkah ibunya makin parah. Bahkan sang ayah sudah tidak bisa menasehati lagi dan lepas tangan.
Pagi itu, setelah bersantai, Adrian langsung pergi menuju kantornya. Di kantor kecil itu terlihat hanya ada beberapa orang pekerja.
Tentu saja semuanya adalah penduduk lokal yang Adrian pekerjakan.
Di sana juga pasukan laut andalannya biasa membantu dan membaur.
Walaupun sudah tinggal di apartemen yang di sediakan, karna gabut sebagian dari mereka membantu David dan beberapa karyawan yang ada di sana.
Tentu saja yang paling rajin adalah Basil si lumba lumba.
Saat Adrian datang, David yang sudah ada di sana lebih dulu terlihat sibuk mengurus semua keperluan yang ada.
Banyaknya transaksi membuat sang bos besar harus turun tangan langsung. Itu juga untuk tetap menjaga kerahasiaan kantor mereka.
Melihat David yang seperti kelelahan, Adrian langsung mendatanganinya.
“Aduh Yan, kayaknya kita harus pindah tempat secepatnya, di sini sempit banget terus butuh karyawan tambahan juga.”
“Pasti...ini aku lagi nyari lokasi yang pas, terus kalo udah pindah nanti baru kita cari karyawan baru yang banyak biar kamu kerjanya santai.”
“Terus itu orangmu, siapa sih mereka?”
“Ohhh, mereka temenku...kan udah pernah ku bilang."
“Iya, cuman sampe harus tau dan ikut campur soal Ocean Link, apa mereka bisa di percaya?”
“Santai aku percaya mereka sama kaya aku percaya sama kamu.”
“Yaudah aku pergi dulu ya, jangan di paksain kalo capek istirahat.”
“Iya, aman...”
Setelah mengecek keadaan kantor sebentar, Adrian langsung pergi menuju tempat yang sudah di janjikan.
Saat ini ia pergi mengendarai mobilnya dan sampai di sebuah tempat di pinggir hutan yang sangat sepi.
Mungkin tempat itu hanya di ketahui oleh Adrian dan orang orangnya. Saat sampai, terlihat sudah ada beberapa orang di sana.
Melihat Adrian datang, semua orang langsung mendekatinya dan berkumpul.
“Semuanya...aku tau selama ini kalian pasti bosan hanya mengawasi keluargaku atau membantu di kantor.”
“Tapi hari ini kita akan mengikuti sedikit permainan, jadi jika semuanya tak berjalan baik aku memberi kalian ijin untuk bersenang senang.”
__ADS_1
Saat mendengar ucapan Adrian, beberapa dari mereka langsung tersenyum.
Apa lagi Squalo yang sudah seperti orang gila dan meloncat loncat.
Sea Army{Pasukan Laut} adalah pasukan khusus yang Adrian buat melalui Sea dengan bantuan Ocean Link.
Dengan Inti Jiwa Laut yang ada di toko dan darahnya sendiri sebagai bahan utama, Adrian mampu menciptakan pasukan miliknya dari semua hewan laut yang ada di seluruh dunia.
Walaupun saat ini hanya ada 5, tapi lima orang itu bukanlah pasukan biasa dan memiliki keistimewaan masing masing.
Adrian yang sudah bukan manusia biasa dengan level 85 saja masih ragu bisa mengalahkan beberapa dari mereka.
Yang pertama ada Basil si Lumba-lumba. Jelas yang satu ini adalah yang paling kalem dan bisa di andalkan.
Selain pintar, sifatnya yang sangat tenang menjadikan ia tangan kanan Adrian. Dari semua pasukan, Basil adalah yang paling dekat dengan Adrian dan sering di beri perintah.
Dengan kecepatan dan gerakan yang anggun, Basil dapat mengimbangi Adrian dalam pertarungan one on one combat.
Yang kedua ada Polpo si Gurita. Mungkin jika one on one combat ia tak sehebat Basil dan kalah telak melawan Adrian.
Tapi jelas, skill kamuflase miliknya adalah senjata utama yang membuatnya tak bisa di remehkan.
Jika sudah memasuki mode kamuflase, ia dapat meniadakan hawa keberadaannya sampai ke titik 0.
Adrian dengan Sense luar biasa saja tak dapat merasakan keberadaan Polpo jika sudah menghilang.
Yang ketiga ada Arcier si Ikan Pemanah. Seperti namannya, kehebatan Arcier adalah dalam hal menembak.
Adrian pernah menguji kehebatan Arcier dengan praktek sederhana.
Dari jarak ratusan meter, Arcier dapat menembak botol kecil dengan air aneh yang sudah di padatkan yang keluar dari tangannya.
Kecepatan dan daya hancur tembakannya sudah tak perlu di ragukan lagi.
Yang keempat sekaligus yang terkuat adalah Squalo sang Hiu Predator.
Dari empat lainnya yang satu ini adalah yang paling Arogan dan tak suka di perintah.
Jika bukan Adrian, maka jangan harap ia akan mendengarkan ucapanmu.
Adrian pernah bertarung dengan Squalo dan dalam pertarungan itu Adrian terluka parah karna gigi kuat Squalo.
Gigi kuatnya dapat meremukkan apa saja, bahkan baja.
Di tambah kekuatan regenerasinya yang tidak wajar membuatnya bisa di katakan abadi dan tak terkalahkan.
Yang kelima sekaligus anggota baru yaitu Cano Si Udang Mantis.
Seperti yang kita ketahui, Udang Mantis adalah petinju terhebat di seluruh lautan. Jadi kekuatan pukulannya tak perlu di ragukan lagi.
Adrian yang nekat mencoba kekuatan tinjunya saja merasakan tulang dan persendianya remuk seketika saat beradu pukulan dengan Cano.
Saat ini Adrian dan lima anggota Sea Army sedang berdiskusi dan menyusun rencana untuk permainan nanti malam.
Di bantu Basil yang sangat ahli dalam strategi, Adrian akhirnya selesai menyusun rencana dan mungkin nanti malam ia bisa melihat kehebatan sesungguhnya pasukan Sea Army.
“Baiklah, karena rencana sudah di buat, jadi aku harap kalian tak bertindak sesukanya.”
“Malam nanti, sebelum ku beri berintah jangan ada yang bergerak...mengerti?”
“Siap bos." jawab mereka serentak.
__ADS_1