System Of Sea

System Of Sea
One Shot One Kill


__ADS_3

Di tempat lain, Luca yang sedang santai di rumahnya di kejutkan dengan getaran hebat.


Bukan hanya dia, seluruh penduduk Bluesky merasakan getaran hebat dari tanah yang di angkat dan di banting kembali oleh salah satu anggota BaneHallow.


Luca yang mendapatkan panggilan dan code dari Basil langsung tau kalau musuh alias sindikat BaneHallow sedang menyerang.


“Dasar anak-anak kurang ajar, mereka benar-benar melakukannya.”


Dengan cepat Luca yang sudah di peringatkan Basil sejak jauh hari menyuruh pihak keamanan kota Bluesky untuk membunyikan siren tanda bahaya Tsunami.


Belum sempat orang-orang melihat apa yang sebenarnya terjadi, suara siren tanda bahaya Tsunami berbunyi di seluruh penjuru Bluesky.


Mendengar itu semua warga panik dan pergi ke puncak bukit tertinggi yaitu kediaman Luca Salamanca.


Tiap warga yang sudah di himbau kalau ada bencana alam seperti gempa dan Tsunami langsung mengungsi ke daratan tertinggi di atas bukit hutan Ambora.


Tiap warga yang panik meninggalkan harta benda mereka dan hanya fokus menyelamatkan diri.


“Lari...ada Tsunami...”


“Cepat pergi, ada Tsunami datang.”


Pihak kepolsian yang sudah bekerja sama juga mendramatisir hal itu dan langsung memperingatkan setiap warga untuk pergi.


Karna tak ingin seperti kota Sisilia yang hancur dan semua penduduknya tewas, Luca dan pasukannya langsung bertindak cepat.



Di sisi lain, Arcier yang melihat Adrian memberi perintah menyerang langsung membidik setiap anggota dari BaneHallow.


Tapi belum sempat ia menembak, sebuah serangan dari atas langit langsung mengarah padanya.


Serangan kuat seperti Crystal air dengan jumlah banyak melesat bagai kilat tepat ke arahnya.


“Booommm...”


“Booommm...”


“Booommm...”


Karna serangan mematikan itu bukit tempat ia sembunyi hancur lebur. Untungnya Arcier yang menyadari serangan sempat menghindar.


Lalu di hadapannya Divisi 6 dari BaneHallow yang berjumlah tiga orang langsung mengepungnya.


Entah datang dari mana, mereka seperti sudah menunggu itu dan Arcier langsung di serang.


Serangan pertama yang melesat sangat cepat  langsung membuat tangan Arcier tak bergerak. Cairan super lengket langsung menyegel kekuatan hebatnya.


Lalu secara brutal ia di serang oleh dua wanita yang kecepatannya sudah di luar nalar.

__ADS_1


Orang pertama ada wanita muda yang sangat cantik bernama Yona. Ia adalah pemimpin divisi 6 BaneHallow dengan julukan The Flash.


Tubuhnya tinggi dan ramping, serta kecepatannya yang luar biasa menjadi senjata utama miliknya.


Dengan kecepatan bagai cahaya, ia menyerang Arcier dari dekat secara bertubi-tubi.


Dua pisau berwarna hitam yang di gunakannya sangat tajam dan melukai Arcier yang kesulitan bertarung dari jarak dekat.


Lalu Arcier yang kaget tangannya langsung di potong bagai kertas dan Arcier hanya dapat berteriak kesakitan.


Di tambah seorang wanita lagi yaitu Tyo dengan perawakan acak-acakan seperti preman.


Ia yang memiliki loncatan super kuat dan cepat juga menyerang Arcier membabi buta.


Dengan tinju kuat miliknya, Arcier di serang telak di kepala dan kini tersungkur di tanah sambil bermandikan darah.


“Yosha...rasakan itu dasar sampah.”


Lalu ada satu wanita lagi yang bernama Cana. Ia menembaki Arcier dengan cairan super legket dan Arcier yang terjerat kini hanya bisa terbaring di tanah tanpa bisa bergerak sedikitpun.


Di tambah ada satu wanita lagi yang sangat cantik terbang di langit dan hanya melihat.


Matanya orange cerah, rambutnya pirang blonde dan tubuhnya sangat sexy. Ia hanya duduk di bola Air berwarna pelangi dan hanya menonton dari atas langit.


Wanita itu bernama Sharon Bredy. Ia adalah salah satu anggota Elite BaneHallow dengan julukan Devil Water.


“Sialan...apa-apaan para wanita ini, dari mana mereka datang.”


Arcier yang kedua tanganya putus dan terjerat cairan aneh di tanah hanya dapat menatap musuh yang ada empat orang di sana. Karna sudah tak berdaya, ia hanya pasrah dan diam saja.


Lalu salah seorang dari musuh yang bernama Tyo dengan badan super aduhai berjalan mendekati Arcier yang terkapar di tanah dan sudah tak berdaya.


“Hemmm, sayang sekali padahal wajahnya lumayan oke.”


“Maaf ya bung, kau harus mati di sini.”


Lalu Tyo yang berniat menghabisi nyawa Arcier melompat ke atas langit dengan sangat cepat.


Kuatnya lompatan dari kaki miliknya menghancurkan tanah tempat ia berpijak dan kini wanita bar-bar itu terjun menukik dari atas langit.


Sambil berteriak, ia mengarahkan kaki kuatnya tepat ke arah Arcier.


“Rasakan ini...Meteor Kick.”


Sebuah serangan dari kaki kuatnya di langit bercampur percikan api yang timbul langsung menyerang Arcier tanpa ampun dan...


“Daaabbooommmm.”


Serangan maha dahsyat langsung menghancurkan tubuh Arcier dan menewaskannya seketika.

__ADS_1


Kuatnya serangan itu bahkan sampai menghancurkan tubuhnya hingga berkeping-keping dan hampir semua tempat hancur lebur.


“Cih, lagi-lagi kau berlebihan Tyo.”


“Hehehe, maaf aku tak kuasa menahan diri ketika melihat pria tampan yang harus ku bunuh jadi aku akan membunuhnya sam...”


Belum sempat Tyo menyelesaikan ucapannya. Sebuah peluru dengan kecepatan yang tak dapat di rasakan dan di prediksi langsung melobangi kepalanya.


“Dorrrr...”


Wanita bar-bar bernama Tyo itu tewas seketika dan tergeleta tak berdaya. Anggota BaneHallow lainnya yang melihat itu menjadi panik dan ketakutan.


Jelas sekali mereka sudah membunuh musuh dan tak mungkin ia bisa selamat di posisinya yang seperti itu dari serangan kuat Tyo.


Tapi lagi-lagi sebuah peluru yang sama kuatnya meluncur dari arah lain dan dari belakang wanita bernama Cana, peluru itu tepat mengenai kepalanya.


“Dorrr...”


Wanita kemayu itu tewas seketika dan isi otaknya berceceran. Yona yang merupakan pemimpin divisi enam di buat kebingungan dan gemetaran.


Musuh sudah mati dan hawa keberadaanya juga sudah musnah. Tapi kenapa masih ada serangan yang mengarah ke arah mereka.


Karna panik, Yona berlari dan berusaha menghindari serangan yang tak terlihat itu.


Ia berlari secepat kilat mengelilingi bukit dan hutan tempat Arcier sembunyi sampai dengan kecepatannya ia kabur dan kembali ke kota.


“Huh...dengan ini aku akan aman, setidaknya...”


Belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, peluru yang melesat bagai kilat dan tak dapat di prediksi langsung melubangi otaknya dan dengan cepat ketua divisi 6 di bunuh tanpa ampun.


“Dorrr...”


Wanita dengan julukan The Flash itu langsung tewas di tembak dari belakang tepat di kepalanya.


Semua isi kepalanya berceceran dan darah mengalir deras dari kepala wanita cantik dan sexy itu yang kini terbaring di tanah.


Sharon yang melihat divisi 6 musnah tanpa sisa hanya diam saja dan menatap ke bawah tempatnya terbang.


Lalu dari asap yang mulai surut, Arcier yang tubuhnya hancur perlahan kembali menyatu.


Tiap bagian yang terpisah dari tubuhnya menyatau kembali secara perlahan sampai akhirnya Arcier kembali hidup.


“Huh...yang tadi itu mengerikan sekali, untung saja aku sempat melepaskan beberapa tembakan.”


Arcier yang di serang dari jauh oleh Cristal air aneh juga sempat melepaskan tiga tembakan sebelum ia di serang kembali.


Lalu dengan kuasanya, tembakan yang awalnya di arahkan sembarangan itu datang kembali dan membunuh musuh seperti yang ia rencanakan.


Seperti yang di harapkan dari Arcier The Sniper, tak ada satupun peluru miliknya yang di sia-siakan dan tak membunuh musuh.

__ADS_1


__ADS_2