System Of Sea

System Of Sea
Fantastis


__ADS_3

“Tuan dan nyonya sekalian, jika ada yang berminat kalian bisa membeli satu peti emas murni seberat 200 KG jaman VOC ini dengan harga 6 Juta Dollar (200 Milyar Rupiah)."


“Stok awal hanya ada seratus peti dan tiap petinya ada 200 emas batangan.”


Setelah sang pembawa acara yaitu Alfonso Suvillian yang berasal dari sindikat mafia dunia bawah terkaya di dunia yaitu keluarga Suvillian berbicara, banyak pengunjung yang menawar dan membeli.


Atas nama besar dan koneksi keluarga ini juga uang kotor bisa di cuci dengan mudah. Keluarga Suvillian yang memiliki koneksi ke bank dunia memiliki bisnis baik di dunia atas dan bawah.


Nama besar kelompok mafia terkaya di dunia ini sudah sangat terkenal dan terpercaya.


Karna itu juga banyak orang yang melelang ataupun membeli dari Black Market mereka.


Keamanan serta kerahasiaan penjual ataupun pembeli akan terjamin aman dan tetap terjaga.


“Saya beli 2 peti emas.” Ucap pengunjung yang duduk tak jauh dari Adrian.


“Saya beli 1 peti.”


“Saya juga beli 1 peti.”


Dengan cepat emas milik Adrian yang di lelang laku dengan keras. Semua orang rata-rata membeli 1-5 peti emas.


Sampai kamar dari VIP nomor 6 membeli dengan jumlah yang banyak.


“Saya membeli 20 peti emas.” Ucap seseorang yang berada di kamar VIP nomor 6.


20 peti x 200 Milyar. Itu artinya ia mengeluarkan uang sebanyak 4 Triliun Rupiah untuk membeli emas Adrian yang di lelang.


Adrian yang melihat emas dagangannya laku keras hanya tersenyum lebar. Siapa sangka banyak orang yang ingin membeli emas miliknya.


Walaupun masih sedikit tak percaya, tapi bagi Adrian menggunakan jasa mafia seperti ini untuk menjual emas miliknya lebih baik dari pada menyerahkannya ke pejabat korup negri wakanda.


Di indonesia setiap WNI yang mendapatkan harta karun akan di kenakan pajak karna peraturan aneh yang tak masuk akal.


Tak terbayang berapa banyak nanti emas yang di potong dan di sita negara. Belum lagi jika menjual emas secara normal akan di kenakan pajak yang tinggi.


Bagi Adrian lebih baik menggunakan jasa dunia bawah yang memang sedikit beresiko.


Selain namanya tetap aman, ia juga bisa menjual semua harta karun itu tanpa ambil pusing dan semuanya di urus oleh kelompok Suvillian.


Tentu saja jika mereka berani curang dan berhianat akan di habsi oleh Adrian tanpa ampun.


Adrian yang mendengar tawaran dari pembeli yang tak habis-habis tersenyum lebar seperti orang bodoh.

__ADS_1


“Hahahaha, ayo beli lagi...beli semuanya.” Ucap Adrian sambil kegirangan.


Squalo yang melihat sang bos tersenyum dan tertawa lebar juga ikutan tertawa. Kini dua orang itu tertawa seperti orang idot.


Sampai tawaran terakhir dari kamar VIP nomor 1 terdengar dan dari sana ia membeli sisa peti emas yang ada.


“Baiklah tuan dan nyonya...hanya tersisa 30 peti lagi, ayo siapa yang ingin mengambil kesempatan langka ini.”


Sesaat pembawa acara berbicara, suara dari kamar VIP nomor 1 langsung terdengar.


“Saya ambil semua sisanya, saya beli 30 peti.”


Akhirnya malam itu semua emas Adrian laku di lelang.


“Terima kasih untuk tuan dari kamar VIP nomor satu, dengan ini barang sudah habis dan silahkan para pembeli untuk mengisi formulir yang di berikan.”


Sambil mengkonfirmasi ulang, penari erotis lagi-lagi muncul dan menari di atas panggung.


Tak lupa juga musik Jazz classic serta makanan dan minuman mewah langsung di suguhi sambil menunggu barang lelang selanjutnya.


Adrian yang sudah puas dagangannya laku keras berniat untuk segera pergi. Ia yang memiliki tujuan lain datang ke sana ingin segera pergi dan memberi kejutan ke sang kekasih.


Tapi melihat masih ada beberapa barang yang belum di buka, Adrian yang sedikit penasaran akhirnya hanya duduk dengan kalem sambil menikmati hidangan yang di sediakan.


Sampai jeda istirahat selesai dan pelelangan di lanjutkan kembali.


Lalu sebuah kotak di buka kembali. Kali ini permata berwarna merah muda yang sangat indah terlihat dari salah satu kotak yang di buka.


“Ini Berlian merah dari Africa, berlian ini baru saja berpindah tangan dan pemilik barunya ingin menukarkannya dengan uang.”


“Harga awal berlian ini 6,5 Juta Dollar.”


Dengan cepat harga berlian yang awalnya di lelang dengan haraga 6,5 Juta Dollar itu berubah dan terus naik.


Para pengunjung yang melihat keindahan serta tau harga asli benda itu mulai bersaing untuk mendapatkannya. Sampai berlian merah Africa itu laku dengan harga 14,5 Juta Dollar (550 Milyar Rupiah).


“Terimakasih dan selamat untuk tuan di kamar VIP nomor 4 karna berhasil mendapatkan berlian merah ini.”


Malam itu acara lelang terus berlanjut dan setiap benda hebat dengan harga fantastis terus di lelang dan di perjual belikan.


Setiap tamu yang berasal dari kalangan konglomerat juga seperti memiliki uang yang tak ada habis-habisnya.


“Baiklah benda berikutnya adalah...”

__ADS_1


Saat kain merah di buka, sebuah lukisan antik langsung mengejutkan semua orang.


“Ini adalah lukisan Van Goh yang berhasil di curi dari museum kerajaan Inggris, lukisan ini memiliki nilai sejarah tinggi dan sudah di pastikan keasliannya.”


“Harga awal lukisan ini adalah 60 Juta Dollar(1 Triliun Rupiah).”


Adrian yang melihat sebuah lukisan hasil curian di jual dengan harga fantastis hanya bisa geleng-geleng kepala.


Memang benar lukisan bersejarah itu pasti sangat mahal. Tapi siapa orang bodoh yang mau membeli lukisan curian itu dengan harga gila.


Tapi anehnya, para tamu di ruangan VIP justru berebut untuk mendapatkan lukisan yang bagi Adrian itu seperti barang rongsokan.


“65 Juta Dollar.” Ucap seseorang dari kamar vip nomor 8.


“67 Juta Dollar.” Potong seseorang dari kamar VIP nomor 3.


Adrian yang melihat orang-orang berduit dari kamar VIP rela merogoh kocek Triliunan Rupiah hanya untuk sebuah lukisan hanya bisa diam mematung.


Harga yang tak masuk akal hanya untuk sebuah lukisan terus naik dan sudah di luar nalar.


“Sialan...apa-apaan orang-orang gila ini, kenapa mereka mau membayar lukisan jelek ini dengan harga mahal.” Ucap Adrian sambil mengerutkan dahinya.


“Hahaha, ternyata ada orang yang lebih bodoh dari saya ya bos, hahaha.” Balas Squalo sambil tertawa terbahak-bahak.


Sampai akhirnya suara dari kamar VIP nomor satu terdengar dan setelah itu semua orang terdiam.


“250 Juta Dollar.”


“250 Juta Dollar tawaran (4 Triliun Rupiah) dari tuan di kamar VIP nomor satu, apa ada lagi yang mau menawar?”


“Jika tidak ada maka saya akan menghitung mundur.”


“Satu...dua...tiga...”


“Selamat untuk tuan di kamar VIP nomor satu telah mendapatkan lukisan ini.”


Malam itu setiap kotak terus di lelang. Adrian yang datang untuk menjual emas miliknya juga menikmati malam hari itu.


Siapa sangka di sana pikirannya bisa terbuka dan mengerti ada hal yang lebih berharga dari emas di dunianya.


Sampai akhirnya kotak terakhir naik ke panggung dan pembawa acara mulai berbicara.


“Baiklah tuan dan nyonya, in adalah barang terakhir yang akan kita lelang malam hari ini.”

__ADS_1


Lalu kotak yang di lapisi kain merah itu di buka dan sesosok mahluk menyeramkan langsung mengejutkan semua tamu.


 


__ADS_2