
BAB 12
" Nggak sayang itu untuk biaya hari hari kita, lagian itu mana cukup
"Tapi setidaknya kita berobat sesuai batas yang kita mampu tante atau kita mengurus surat BPJS kesehatan.
" Tidak bisa sayang tante bukan warga sini, KTP tante itu masih alamat yang lama.
"Jadi gimana dong.
" Sudah jangan terlalu memikirkan tante fokus aja di warung biar kita bisa menabung sedikit demi sedikit.
"Tapi..
"Stop je jangan terlalu berpikir berat tante nggak mau kau melupakan diri kamu sendiri.
" Baiklah tante , tapi tante harus tau kalau aku sangat menyayanginya tante.
__ADS_1
"Benarkah je kamu sayang tante, apa kasih sayangmu tak akan berubah meski kau tau kalau tante lah penyebab terhalang nya hubungan kamu dengan bara, monolog tante mira di dalam hati.
Bukan jelita saja yang takut kehilangan tante mira namun tante mira juga sebaliknya dia sangat takut kehilangan jelita itulah yang menyebabkan tante mira tak pernah berani mengatakan yang sebenarnya kepada jelita tentang masa lalunya meski terkadang dia ingin menceritakan segala galanya yang terpendam selama ini namun rasa takut kehilangan keluarga satu satunya membuatnya terus bungkam.
Setelah melihat tantenya memejamkan mata jelita perlahan bangun dari tidurnya lalu duduk dengan posisi membelakangi tante mira lalu membolak balikkan kartu pemberian tante mira.
"Bagaimana cara menggunakan kartu ini.
"Uh..... Andai kak bara masih di sini atau aku masih di izinkan ke rumah tuan bastian tentunya aku tak sebingung ini karna masih ada amel yang bisa menemani aku. Monolog jelita.
" Ya sudahlah biar nanti di pikirkan , monolog jelita sambil berdiri lalu perlahan lahan melangkahkan kakinya menuju sebuah rak pakaian lalu meletakkan kartu itu di sela sela lipatan kainnya.
Bram yang sudah dari tadi duduk di kursi kebesarannya menggepalkan kedua telapak tangannya setelah mendapat laporan langsung dari anak buah rey yang sengaja di tugaskan memata matai salah satu petinggi perusahaan yang berada di kota xxx.
"Ternyata benar dugaanku.
" Betul tuan atas kecurigaan tuan selama ini dan ternyata kekacaun yang terjadi di salah satu anak cabang di kota yy adalah termasuk rencananya tapi bukti yang aku dapat waktu itu masih kurang jadi aku masih belum bisa menangkapnya.
__ADS_1
"Selidiki terus aku ingin mengetahui dengan siapa dia , tak apa kita bermain main dulu kita ikuti alurnya.
" Baik tuan, ucap orang yang ada di seberang sana.
Setelah mematikan sambungan telponnya Bram lalu melangkah ke luar ruangan dan langsung menuju ke ruangan rey.
Melihat Bram sudah berdiri di depannya rey langsung tersenyum.
"Bagaimana tuan kinerja anak buah saya yang di sana.
" Bagus dia sangat pintar hanya dengan waktu singkat bukti yang akurat sudah dapat di genggamnya.
"Saya memang sengaja memilih dirinya untuk mengusut kasus ini karna selain dia detektif yang handal dia juga sangat pemberani.
" Aku ingin dia mengupas semua permainan mereka tanpa sisa biar mereka tau sedang berhadapan dengan siapa.
"Baik tuan aku akan pastikan di mana tempat yang layak untuk mereka semua biar tak akan ada lagi penghianat penghianat yang akan terlahir di dunia perusahaan kita.
__ADS_1
" Pastikan mereka semua merasakan penjara buatan seorang Bram. Ucap Bram sambil berlalu pergi.