TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
tak mampu berucap


__ADS_3

BAB 89


Jenasah bram kini di urus pihak rumah sakit karena akan melakukan operasi yang tak lain adalah pemindahan retina mata bram ke tante mira.


Sedangkan di ruangan dokter Arya tampak jelita mulai menggerakkan perlahan lahan bagian tubuhnya, matanya terasa susah terbuka karena terlalu banyak air matanya yang keluar sehingga kedua kelopak matanya tampak bengkak.


Rey yang melihat jika jelita sudah siuman segera mendekatinya.


"Hai... Bagaimana keadaanmu adik...?


Jelita yang di tanya hanya diam dan air matanya kembali berderai membanjiri kedua pipinya.


" Menangislah sebisamu tetapi setelah itu kamu harus ingat janji kamu kepada bram bahwa kamu akan menjaga anak kalian.


Jelita tak pernah mengeluarkan sepatah kata untuk membalas ucapan Rey, hanya air mata yang terus membanjiri kedua pipinya yang merupakan jawaban dari segala ucapan Rey.

__ADS_1


Rey pun ikut meneteskan air matanya, sungguh dirinya tidak sanggup melihat keadaan jelita yang begitu terpukul dengan kepergian kekasih hatinya,ayah dari anak yang di kandungnya sekaligus kakak lelaki satu satunya.


"Je.... Kamu harus kuat ingat ada harta di dalam rahim kamu jangan sampai kesedihanmu membuat kesehatannya terganggu, ucap Rey sambil menarik kepala jelita masuk kedalam pangkuannya.


" Kak Rey akan selalu berada di saat kamu membutuhkan kakak.


"Ingat bram akan semakin sedih di alam sana jika kamu seperti ini.


Banyak cara yang sudah di lakukan Rey untuk membuat jelita berbicara tetapi semuanya sia sia.


" Bagaimana keadaan jelita Rey, tanya bara.


"Seperti yang kamu lihat bara dia begitu terpukul dengan segala kejadian yang terjadi hari ini, mungkin baginya inilah tragedi yang paling menyeramkan yang pernah terjadi di dalam hidupnya.


" Kasihan dia andai bisa kita minta kepada yang Kuasa mungkin sedikit lebih baik seandainya aku yang di posisi kak bram saat ini... Ucap bara

__ADS_1


"Jangan berkata begitu bara allah memberikan kalian seperti ini pasti akan ada hikmahnya.


" Hikmah.... Mungkin iya Rey Arya tetapi aku menganggap bahwa sungguh Tuhan tidak adil atas hidup mereka.


"Nyebut bara, kamu jangan terbawa emosi.


" apa kalian tau kisah hidup jelita dan abangku..?


"Bara sabar... Ucap Arya sambil menepuk punggung bara yang sedang menangis sambil bercerita.


" Abang mulai dari kecil dia tidak tau ibu kandungnya karena kebencian bapakku kepada tante mira karena di fitnah berselingkuh dengan keluarga bapak, lalu jelita juga demikian karena di usir dari rumah keluarga besar bapak kemudian tante mira di jual di sebuah club malam akhirnya dirinya dengan terpaksa menjadi wanita penghibur lelaki hidung belang hingga suatu hari tante mira mengandung dan tidak tau anak siapa yang tumbuh di dalam rahimnya lalu membuat dirinya frustasi tetapi saat itu ada kakak kandungnya yang mau merawat anaknya lalu di bawah pulang kampung sehingga mulai hari itu jelita di anggap anak dari kakak kandungnya dan jelita pun hanya memanggil tante mira sebagai tante.


"Tragis ya kisah hidup keduanya, jika di pikir memang benar jika di katakan allah tidak adil, ucap Rey.


Sedangkan jelita yang hanya diam sejak dari tadi tidak sama sekali mau merespon cerita bara.

__ADS_1


" Ini adalah satu contoh bagi kita yang mudah mudi agar seburuk buruknya, semarah marahnya kita ke keluarga tetap harus menjalin silaturahmi apalagi orang tua dan anak , atau saudara sama saudara itu harus saling mengenal, ucap Arya.


__ADS_2