
"apa ada yang tuan butuhkan, tanya Rey.
" Iya, aku ingin kamu sore ini mendatangi kantor cabang yang ada di kota xx lalu selesaikan masalah yang ada pastikan masalah itu selesai sore besok dan langsung kembali ke sini.
"Baik tuan
" Dan ingat jangan kau sisa satu pun kurcaci kurcaci yang berniat menghancurkan perusahaan ku.
"Itu sudah pasti tuan biarkan aku yang mengerjakan semuanya tuan.
" Okey aku percayakan kepadamu.
"Siiip tuan yang penting bonus lancar.
" Pasti.
Mereka berdua sedang asyik berbicara tiba tiba seorang gadis cantik yang bodynya sangat bohai nyosor masuk ke dalam ruangan dengan gaya manjanya mendekati Bram dengan bibir di manyumkan, sedangkan di belakangnya seorang gadis cantik yang berpakaian rapi dan tampak sopan sedang mengikuti dengan wajah agak pucat sambil menunduk kepada Bram dan rey.
"Maaf tuan ,nona Rani tidak mau mendengarkan aku.
" Ya sudah dania keluar saja. Ucap Rey sedangkan Bram sudah terlihat tampak menahan marah rahangnya sudah bergerak.
"Ada keperluan apa lagi nona Rani datang kemari, ucap Rey sambil berdiri menarik perempuan cantik yang sekarang berdiri di dekat Bram.
__ADS_1
" Rey kamu jangan kasar kasar sama aku, ucap Rani sambil menepis tangan Rey yang selalu menyentuh pergelangan tangannya dengan sedikit kasar lalu menariknya dengan paksa.
"Memangnya kenapa kalau aku kasar semua ini adalah ke inginanmu.
" Mas Bram tolong Rani dong aku janji tidak akan menganggu mas aku hanya ingin di sini bersama mas aku akan duduk diam di sofa.
"Seret dia keluar aku tak mau ada yang mengangguku. Ucap Bram.
" Mas ... Aku itu mencintaimu mengapa kamu tak pernah sama sekali menghargaiku, mengapa tak pernah ada ruang di hatimu untuk namaku meski aku terus mengemis kepadamu ini juga bukan inginku mas tapi hatiku memilihmu.
"Stop Rani,harus berapa kali aku jelaskan pada kamu bahwa rasa yang ada di hatimu hanyalah rasa obsesi bukan cinta, pulanglah dan renungkan kamu itu cantik masih banyak lelaki yang lebih baik dariku.
" Aku sungguh tak bisa membalas Cintamu.
"Tidak.... Tidak.... Aku harus memilikimu mas jika aku tak bisa memilikimu maka orang lain pun tak akan bisa memilikimu. Ucap Rani sambil menjerit.
"Baik tuan. Jawab Rey sambil berusaha menarik pergelangan tangan Rani tapi Rani malah menghentakkan tangannya dengan kasar.
" Lepaskan tidak usah kau seret ,aku juga bisa keluar sendiri. Ucap Rani sambil memutar badannya lalu menarik gagang pintu dengan kuat dan dia pun keluar dengan kasarnya dia banting pintu ruangan Bram sehingga menimbulkan bunyi bising yang sangat keras.
"Praaang.membuat semua orang yang ada di situ sentak memegang dada karna kaget.
" Maaf tuan, ucap rey
__ADS_1
"Batalkan kerja sama dengan ayahnya tarik semua saham kita dari perusahaannya, tak satu pun yang bisa mengancam seorang Bram apalagi seorang wanita sepertinya.
Rani adalah putri dari rekan bisnisnya yang memang sengaja menjadikan anaknya sebagai alat untuk menjerat bram.
"Baik tuan
" Lakukan segera
"Saya tak mau lagi melihat bunga bangkai itu keluar masuk dalam perusahaan ku.
" Baik tuan kalau begitu aku permisi.
"Silahkan dan jangan lupa berangkat hari ini juga.
" Tanpa pendampingan tuan.
"Iya sendiri saja nanti sampai di sana kau akan mendapatkan rekan kerja yang handal.
" Okey tuan.
*****
Tante mira kini sudah pasrah dan mencoba berdamai dengan kenyataan yang ada demi kelanjutan hidupnya dia dan jelita kini membuka warung makan di depan gubuk mereka meski tak seberapa penghasilannya namun bisa menutupi kebutuhan sehari harinya dengan jelita.
__ADS_1
Mengingat isi tabungan yang kian menipis dan jelita sudah tak kerja lagi di tempat bu siti hidup mereka semakin susah.
Semenjak kejadian itu mereka tak saling menyapa lagi antara keluarga jelita dan bu siti tak lagi menjalin silaturahmi yang membuat bara memilih pergi keluar negeri dengan alasan mendapat pekerjaan di sana dengan gaji yang lebih besar dari pada di sini tanpa ada yang mengetahui jika bara pergi hanya untuk menelan pahitnya kekecewaan terhadap orang tuanya atau lebih tepatnya kecewa kepada keputusan tuan bastian yang bara anggap lebih mementingkan dirinya sendiri dari pada anak anaknya.