
BAB 85
Setelah itu rey pun berlalu ke luar dari ruangan dokter Arya.
Rey kini berjalan mendekati jelita.
"Aku lama ya...
" Nggak kok kak rey.
"Baiklah silahkan masuk.
" Makasih.. Lalu kak rey mau kemana?
"Aku nunggu di kantin aja biar nggak bosan.
" Ooo.. Iyakah...
"Nggak apa apa kan... Aku nunggu di sana?
" Nggak kok kak ke sana aja nanti kalau sudah selesai aku akan nyusul.
"Oke deh.. Masuklah.
" Baik kak rey.
Setelah itu jelita pun berlalu pergi meninggalkan rey ,demikian juga dengan rey yang ikut meninggalkan tempatnya lalu menuju ke arah kantin.
Jelita mendekati pintu lalu mengetuk nya dengan perlahan.
"Tok.. Tok... Tok...
" Iya masuk jelita... Ucap dokter Arya.
__ADS_1
"Assalamu alaikum dokter Arya.
" Wa alaikum salam jelita.
"Masuk..
" Terima kasih dokter Arya, ucap jelita sambil menarik kursi yang ada di depan dokter Arya tetapi sebelum dirinya duduk dia sengaja meletakkan tasnya di sebuah rak buku milik dokter Arya.
"Maaf dokter nitip tasku di rak ini ya.
" Nggak boleh.. Ucap dokter Arya sambil tersenyum.
"Oh.. Nggak boleh ya...
" Boleh kok jelita, aku cuma gurau saja.
"Ah... Dokter bisa saja ,aku kan jadi kaget dan jadi tidak enak gitu.
" Kamu itu ya, suka nggak enakan.
" Jangan gitu kita semua sama di mata Allah yang membedakan hanyalah ahlak kita aja.
"Aduh senengnya seandainya semua orang berfikiran sama kayak dokter.
Kalau semua orang sama kayak saya sudah pasti kamu kerepotan dong mencari saya.
" He... he.... he.. Iya juga si dokter.
"Baiklah ayo aku periksa dulu, apa keluhanmu sekarang apa mualmu sudah ada perubahan...
" Iya dokter tetapi lemas dan kurang nafsu makan masih, terkadang juga aku memiliki kemauan yang aneh aneh.
"Itu wajar, biasa terjadi di awal ke hamil anak.
__ADS_1
" Oh... Gitu ya..?
"Ini semuanya baik, ayo bangun sudah selesai.
" Tinggal berapa minggu akan ada sedikit demi sedikit pergerakan si bayinya.
"Bener dokter... Kalau sudah bergerak berarti sudah tidak lama keluar ya..?
" Masih lumayan lama sih.. Karena usia kandungan itu minimal sembilan bulan.
"Kirain udah mau keluar dedenya...
" Emangnya kamu hamil main main secepat itu keluarnya.
Setelah selesai di periksa, jelita lalu bangkit dan berjalan kembali ke tempat duduknya begitu pula dengan dokter Arya sambil gurau gurau dirinya duduk kembali di tempat kebesarannya.
Ketika ke duanya sedang asyik bersenda gurau tiba tiba ada suara ketukan pintu dari luar.
"Tok... Tok... Tok...
" Iya masuk... Ucap dokter Arya.
"Assalamu alaikum Arya kita ma... Ucapan bara menggantung ketika melihat seorang wanita cantik dan anggung sedang duduk di depan sahabatnya.
Sedangkan jelita langsung menoleh setelah mendengar suara yang begitu di kenalnya.
" Kak bara... Ucap jelita.
"Ka.. Ka.. Kau.. Jelita kan tanya bara dengan sedikit bergetar, lalu melangkah hendak memeluk jelita.
Tetapi jelita malah menghindar , dia sedikit mundur ke belakang.
" Je... Kamu jangan takut ini aku bara. Ucapnya sambil maju lebih dekat.
__ADS_1
***maaf memang satu kata yang sangat pendek tetapi memiliki makna yang sangat luas, besar dan berarti maka dari itu izinkan kami mengucapkan ''selamat aidil fitri minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir bathin***