TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
kelakuan bram yang bucin


__ADS_3

BAB 74


"Bener bener ya lelaki kalau sudah ngambil jurus gombalnya gunung himalaya pun bisa dia pindahkan. Ucap jelita sambil memutar badannya membelakangi bram sambil berjalan menuju tempat tidurnya.


Sedangkan bram yang mendengar ocehan jelita hanya tertawa lepas lalu ikut berjalan di belakang jelita.


Setelah posisi bram semakin mendekat dia lalu menarik pinggang jelita lalu melingkarkan kedua tangannya di pinggang ramping jelita dengan sesekali mengusap perut milik jelita yang masih rata.


"Hai.... Baby... apa kabar maaf ya sayang tadi papi tidak tepati janji semoga baby tidak ikut ngambek seperti mami. Ucap bram sambil tersenyum.


" Udah ah... Mas aku mau baring capek , ucap jelita sambil berusaha melepas pelukan bram.


"Bentar lagi ya sayang.... Aku sangat nyaman berada di posisi ini.


" Tapi aku gerah mas, kalau gini.


"Masa sih sayang gerah jika bersama saya.


" Maksudnya kita baring sama sama mas aku mau cium ini, udah ngiler banget rasanya, ucap jelita sambil menunjuk ke arah ketek bram.


"Sekarang sayang....? Tanya bram.


" Nggak... Tahun depan, ya sekarang dong mas....

__ADS_1


"Tapi dek kan mas belum mandi.


" Ya nggak apa apa mas...


"Nanti ya... Aku mandi dulu.


" Nggak maaaasss.... Nanti kalau mas habis mandi udah nggak enak lagi bau ketek nya.... Ucap jelita sambil merengek kayak anak yang nangis minta mainan sama mamanya.


Melihat kekasihnya sudah muka nangis bram pun jadi tidak tega tetapi jika di biarkan bram juga kasihan karna baginya, mencium bau badan orang belum mandi sangatlah tidak sehat.


"Baiklah sayang ayo kita baring, ucap bram sambil menarik tangannya lalu beralih mengangkat tubuh jelita ke atas ranjang.


Tidak menunggu lama jelita membuka satu persatu kancing kemeja yang di pakai kekasihnya itu lalu dengan sigap dia membukanya hingga membuat bram kini sudah bertelanjang dada.


Setelah itu dia segera menyusupkan wajahnya lalu menempelkan hidungnya pas di ketek bram.


" Dek apa kamu tidak geli ya?


"Nggak tau mas tapi, bagiku sekarang ini inilah aroma yang paling aku suka.


" Coba kamu ngidam makanan dek, jangan ngidam yang aneh aneh seperti ini, ucap bram sambil mengusap rambut halus jelita lalu mencium kening wanita yang sangat di kasihinya.


"Kini bram semakin erat memeluk bram karena jiwa lelakinya kian meronta memintanya melakukan yang lebih tetapi jelita sadar apa yang di katakan dokter.

__ADS_1


" Mas bram.. Jangan gitu ah... Aku nggak nyaman.


"Dek... Tapi mas... Sudah...


" Sstt.... Nggak boleh, aku tau apa mau mas tetapi ingat kata dokter, jadi untuk sekarang nggak boleh...


"Dek.... Bentar aja.... Bujuk bram.


" apa mas nggak sayang babynya...?


"Sayang dek... Masa sih , mas nggak sayang sama kalian.


" Ya sudah , mas tahan dulu sampai masa yang di sarankan dokter.


"Baiklah dek, tapi mas bolehkan... Tempel tempel saja..?


" Hadeh... Iyalah, tapi awas kalau ke balasan sampai masuk.


"Tidak sayang percaya sama mas.


"bener ya janji. ... ucap jelita.


" iya mas janji.

__ADS_1


"sabar ya, kamu belum boleh di celupin jadi kamu jangan marah nangis terus, sadar dirilah itu barang orang... ucap bram sambil mengusap usap miliknya yang sudah ngeyel seperti pedang yang sedang siap si ajak perang membantai semua musuh musuhnya .


" mendengar dan melihat kelakuan bram yang penuh drama lucu membuat jelita menjadi tertawa terpingkal pingkal.


__ADS_2