TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
pertemuan kembali


__ADS_3

BAB 8


Tapi... Belum selesai ucapan tante mira bara sudah mengantun ucapannya.


" Sssttt... Sudah kita di sini untuk mengirim doa untuk almarhum dan almarhuma bukan untuk bersedih dan menyesali semuanya.


Mereka bertiga pun bersama sama membaca doa setelah itu mereka kembali ke pondok atau gubuk sampai di gubuk jelita,bara pun turun membukakan pintu tante mira dan jelita,bara tanpa malu malu menyentuh pipi jelita lalu berkata.


"Jaga diri dan tante jangan biarkan tante pergi meski bersamamu aku tak mau kalian jauh dariku.


Jelita menepis jari jemari yang terus meraba pipi mulusnya lalu berkata.


" Kak bara berhutang penjelasan kepada jelita.


Mendengar itu bara hanya terkekeh lalu berkata


"Itu pasti aku akan mencari waktu yang tepat untuk menjelaskan sama kamu cantik, tapi kita harus cari tempat yang romantis biar tambah mesrah.


" Cih... Memangnya kita mau pacaran.

__ADS_1


"Memang orang pacaran begitu...?


I....i....Iya...... Mungkin ucap jelita sambil nyengir dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Melihat tingkah jelita seperti itu timbul pikiran bara ngerjai jelita dengan kejahilannya.


" Oh..... Ternyata sudah ada orang yang tau cara pacaran ya... Berarti kamu sudah sering dong pacaran. Ucap bara dengan senyum meledek.


"Iih... Kak bara apaan sih sembarangan kalau ngomong memangnya jelita pacaran sama siapa, sama monyet. Ucap jelita kesal sambil meninggalkan bara tanpa berbasa basi.


Sedangkan bara hanya tersenyum sambil berucap.


Tiada terasa sudah dua bulan berlalu tante mira menetap di kampung halamannya.


Kini jelita tak lagi bekerja di rumah bu siti karna tuan bastian melarang anak anaknya bahkan bu siti juga ikut serta di larang suaminya untuk menjalin silaturahmi dengan tante mira dan jelita.


Sekarang tante mira membuka usaha rumah makan kecil kecilan di depan gubuk ponaannya dan di bantu oleh jelita sejak mereka berdua sibuk dengan warungnya baik jelita maupun tante mira tak pernah lagi bertemu bara.


Demi sang ponakan yang sangat keras kepala tak mau meninggalkan desa ini membuat tante mira berusaha sekuat tenaga untuk berdamai dengan masa lalunya.

__ADS_1


"Aku harus bisa demi jelita dan putraku semoga suatu saat akan ada keajaiban dan keadilan untukku, tante mira bermonolog sendiri sambil mendongak ke atas agar sebisa mungkin tak meneteskan air mata.


Sedangkan di tempat lain yaitu di kota seorang pemuda tampan sedang duduk di sebuah kursi kebesarannya dia adalah CEO yang sangat dingin dan bahkan terkadang di anggap pemuda es oleh semua karyawan yang di pimpin olehnya bagaimana tidak dirinya hanya bisa berbicara kepada wakilnya atau sekretaris pribadinya dan seseorang yang sangat penting seperti rekan kerja atau lawan bisnisnya saja .


Bagi karyawan wanita jika melihat senyum sang ceo-nya yang sangat tampan itu merupakan sesuatu yang luar biasa.


"Rey masuk ke ruangan ku.


" Iya tuan.


"Cklek.. Terdengar suara pintu terbuka.


" iya tuan ...


"chii.... sudah berapa kali aku katakan pada kamu rey, jika kita cuma berdua saja kamu tidak usah memanggilku dengan formal seperti ini.


" kan pintu belum aku tutup takut karyawan lain lihat interaksi kita.


"chie... emangnya kenapa kita bukannya melakukan hal yang tak senonoh bukan.

__ADS_1


" sudah kita kembali ke topik yang semula.


__ADS_2