TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
rencana bram dan rey


__ADS_3

BAB 57


Bram kini sudah di kafe bersama rey mereka berdua duduk berhadapan sambil berbicara dengan serius.


"Apakah benar kecurigaanmu rey.


" Iya tuan aku yakin tuan bara tau tentang semua kisah tuan .


"Baiklah kita akan mengatur bagaimana caranya bara mau membuka mulut.


" Tidak usah lama lama tuan karena aku juga sudah mendapatkan berita baru bahwa wanita yang saat ini sedang di cari tuan bara tiada lain adalah nona jelita tetapi itu belum terlalu akurat bagaimana kalau kita mencoba satu cara.


"Maksud kamu wanita yang selama ini di cintai bara dengan diam adalah jelita....?


" Kemungkinan tuan...


"Baiklah kita atur rencana besok kita pertemukan bara dengan jelita.


" Iya tetapi bara harus tau siapa jelita sebenarnya..


"Maksudnya ...


"ya tuan harus perkenalkan tuan bara dengan jelita sebagai calon adik dan kakak ipar setelah itu tuan pura pura menerima telpon lalu pergi tetapi harus ada CCTV di sekitar itu yang langsung tersambung dengan HP aku dan tuan... "Bagaimana...?


" Baiklah aku setuju.


"Oke, kita tinggal atur waktu dan tempatnya tuan.

__ADS_1


"Tempatnya di mana..?


" Bagaimana kalau di rumah tempat tinggal jelita kayaknya di situ pas banget.


"Baiklah atur sedemikian rupa karena masalah ini harus secepatnya kita selesaikan karena jelita sedang mengandung anakku dan dirinya minta agar segera di nikahi demikian juga aku .


" Benarkah tuan berarti sebentar lagi tuan akan menjadi ayah dan aku adalah paman... Oh... Sungguh bahagia rasanya..


"Nggak usah lebay, cepat lakukan tugasmu dan satu lagi selidiki lebih dalam lagi soal wanita yang di cari bara, karena aku curiga jika wanita yang di cintai bara selama ini adalah wanita yang sekarang bersamaku yaitu jelita yang berarti jelita adalah gadis dari desa kami.


" Baik tuan aku akan siapkan segalanya.


"Kalau begitu aku pulang duluan karena aku mau ke rumah sakit menjemput jelita aku khawatir meninggalkannya terlalu lama.


Setelah kepergian bram rey mendapatkan berita yang lebih mengejutkan lagi dari salah satu anggotanya.


"Baik tuan..


" Oh... Tuhan sungguh kenyataan pahit ini sangatlah mengguncang hati tuan bram apalagi nona jelita sedang hamil... Ya allah mengapa makin banyak korban di sini... Ucap rey sambil mengusap kasar wajahnya setelah mematikan panggilan hpnya.


"Bagaimana aku ngomong ke tuan bram soal ini...?


" Biarlah semuanya terungkap besok ada baiknya jika tuan mendengar langsung siapa ibu kandungnya lalu siapa sebenarnya orang yang sangat di cintainya.


Setelah rey puas bermain dengan pikirannya sendiri kini dirinya berdiri hendak pergi akan tetapi seseorang tiba tiba memegang bahunya dari belakang.


"Assalamu alaikum rey.... Ucap orang itu.

__ADS_1


Mendengar suara itu yang tak asing di telinganya dirinya pun menoleh ke belakang dan alangkah kagetnya rey karena yang berdiri sekarang di depannya adalah tuan bastian.


" Tuan... Ka.. Kapan.. Tuan tiba... Dan sama siapa tuan di sini..?


"Oh... Aku sama ibu kesini...


" Lalu kapan tuan tiba dari kampung kenapa tidak memberi kabar.


"Iya... Kami di jemput amel...


" Baiklah tuan mari biar aku antar ke rumah tuan muda bram.


"Jangan... Biar kami di apartemen amel saja.


" Tapi tuan di apartemen amel kan jauh..


"Nggak apa apa rey, aku cuma mau meminta tolong kepada kamu satu hal itupun jika kamu tidak sibuk.


Dan kebetulan aku lihat kamu sedang duduk sendiri sepertinya kamu lagi santai makanya aku mendekati kamu.


" Baiklah tuan.. Saya usahakan agar bisa menolong tuan.


"Tetapi kamu harus merahasiakan ini kepada bram.


" Baik tuan...


"Tolong lacak keberadaan dua wanita ini karena menurut info yang kami dapat mereka sedang berada di kota ini. Ucap tuan bastian sambil menyerahkan dia lembar foto perempuan yang beda usia.

__ADS_1


__ADS_2