TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
penyelamatan bara dan rey


__ADS_3

BAB 121


Bara sudah mulai menyerang musuhnya dengan lincah tetapi tiba tiba musuhnya melepaskan tembakan dan pas mengenai betisnya tetapi bara belum berhenti menyerang laki laki tua yang ada di hadapannya sehingga lelaki tua itu kembali menembak betis bara yang sebelahnya lagi sehingga membuat bara berteriak dengan kuat dan jatuh tersungkur dengan darah mengalir di kedua betisnya.


Tiba tiba terdengar suara teriakan yang sangat di kenal oleh bara.


"Bara di mana kamu..... Teriaknya.


Akan tetapi suara itu kembali hilang dan berganti dengan teriakan yang di sertai rintihan setelah suara tembakan kembali menggema di ruangan yang cukup gelap itu.


" Dasar bawahan bodoh sudah di tawari dengan berbagai kemewahan tetapi dirinya memilih mati... Ha... ha..... ha.. Selamat jalan kalian berdua, ucapnya sambil mengangkat kedua pistolnya yang sudah siap menembak ke duanya tetapi tiba tiba lampu menyala yang di sertai dengan tembakan yang bertubi tubi tak selang berapa menit suara teriakan dan ledakan senjata hampir bersamaan menggema di dalam ruangan itu, di sertai dengan robohnya sebuah tubuh jatuh tersungkur di tanah... Tubuh yang tiada lain adalah tuan kleo ayah kandung jelita.


Semuanya angkat yang menjadi korban cepat larikan mereka ke rumah sakit, ucap tuan bastian dan dokter adri, memerintahkan anak buah rey dan bara yang datang terlambat.


Tuan bastian meniup niup ujung senjatanya sambil tersenyum.


"Adri berjanjilah ini yang terakhir.. Ucap tuan bastian.


" Tergantung... Jawab dokter adri.

__ADS_1


"Maksud kamu.... Tanya tuan bastian.


" Tergantung ada atau tidak adanya ajakan untuk bermain main..


"Sialan kamu berarti kamu melimpahkan semua ini kepadaku.. Tanya tuan bastian.


" apa aku ngomong demikian... Timpal dokter adri yang merupakan satu kelompok dari organisasi yang sudah lama di rintis oleh tuan bastian.


"He.... he.. he.... Tidak sih.. Tapi artinya sangat menampar mukaku.. Ucapnya


" Sudah ayo ke rumah sakit kita harus secepatnya mengeluarkan peluru beracun milik kleo yang sekarang bersarang di tubuh rey dan bara.


" Lalu kamu..


"Aku harus pulang ke rumah agar, suasana di sana tidak ricuh karena ini belum berakhir masih ada clara yang harus di tuntaskan.


" Itu sudah menjadi urusan Arya., aku sudah memerintahkan Arya dan dia sudah berhasil melakukan dengan baik.


"Sempurna ternyata kamu masih tetap seperti dulu...

__ADS_1


" Sudah tidak sekarang aku sudah tua dan aku hanya akan menikmati hidup bersama mira.


"Ya aku juga demikian... Bagaimana jika kita segera nikahkan anak anak kemudian kita ber bulan madu di tempat yang romantis.


" Ide bagus..... Aku sangat setuju.


****


Dua bulan kemudian bara dan rey sudah sama sama sehat meski bara sedikit, agak pincang tetapi itu tidak menjadi masalah.


Rey dan amel pun sudah melaksanakan akad nikah dan beserta acara yang meriah setelah itu mereka semua berangkat ber bulan madu di Paris dan mereka akan berencana berkeliling dunia untuk merayakan kebahagiaan mereka apa lagi bara yang sudah memenangkan hati jelita tampak di setiap saat dirinya tersenyum dan tidak pernah berada jauh dari istri dan putranya.


"Bara ayo kita ke sana ajak rey dan tuan bastian tetapi rey menolak dan akhirnya mereka semua serentak meneriaki bara dan jelita termasuk tante mira dan dokter adri.


" Uuuhhh... Nempel terus kayak perangko... Ha.... ha... ha... Sambil tertawa.


TAMAT


***sampai jumpa semuanya salam kebersamaan untuk kita semua hiasi hidup dengan senyum,

__ADS_1


__ADS_2