TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
kecurigaan rey


__ADS_3

BAB 53


Kini bara sudah sampai di bandara dirinya memakai kemeja putih di padukan dengan celana jeans berwarna biru yang semakin membuat ketampanan pria dewasa itu semakin terpancar sehingga membuat mata para wanita di sana sangat terposana dengan sosok dokter yang satu ini.


Akan tetapi sayang sekali karena pemuda itu bagaikan kulkas tiga pintu yang sangat dingin dan bahkan dirinya sekarang ini sedang membeku dengan semua wanita kecuali satu wanita yang selalu berbunga di hatinya yaitu jelita si gadis kecil yang sekampung dengannya.


Meski dirinya belum pernah menyatakan rasa yang selama ini iya pendam tetapi dirinya yakin jika wanitanya tahu dan mengerti tentang semuanya.


Dengan percaya diri dirinya berjalan keluar menuju di mana rey sedang mendongak kesana kemari karena merasa belum melihat seseorang yang di carinya.


"Di mana sih dia, kenapa HP pakai di matiin segala.


" Aku sudah di sini nggak usah mendongak kayak gitu . Ucap bara sambil memukul pundak rey.


"Ah... Syukurlah tuan sudah di sini, kenapa hpnya di matikan?


" Baterainya habis, ayo kita berangkat rey aku sangat lelah ingin rasanya aku segera berbaring .


"Silahkan tuan di mana barang barangnya .


" Barangku nggak banyak rey, biasa lajang jadi simple aja cuma ini.

__ADS_1


"Apakah tuan hanya datang cuma sekedar berlibur.


" Tidak rey aku akan bekerja di kota ini di salah satu rumah sakit.


"Benarkah tuan, berarti tuan akan tinggal di rumah tuan bram?


" Ah... Tidak rey aku juga sudah punya apartemen sendiri jadi aku hanya sekedar mampir saja karena rindu sama abang tersayang ku.


"Apakah tuan sudah mendengar kabar soal tuan bram...?


" Iya dia sendiri yang bercerita soal gadis kecil yang membuat dirinya mampu jatuh cinta dan bahkan tergila gila pada gadis itu.


"Bukan soal itu tuan bara..


"Maaf tuan tetapi itu masalah keluarga tuan...


" Maksud kamu apa rey, ucap bara setengah berteriak karena dia merasa mampu menebak atas apa yang sudah terjadi.


"Itu tuan soal ibu kandung tuan bram.


" Apakah kak bram sudah tau jika ibuku bukanlah ibu kandungnya.

__ADS_1


"Iya tuan dia sudah tau.


" Apakah abangku sudah tau siapa sebenarnya ibu kandungnya?


"Belum tuan sementara dalam penyelidikan.


" Ya allah haruskah aku yang menyampaikan semua ini kepada abangku.


"Kenapa tuan apakah tuan tahu siapa sebenarnya ibu kandung tuan bram.


" Ah... Tidak rey , ucap bara dengan sedikit kaget.


"Kenapa wajah tuan bara menjadi merah seperti itu pada hal aku cuma bertanya apakah benar jika dirinya tahu sesuatu tentang hal ini...? Pikir rey di dalam hati dengan sesekali mencuri pandang .


Sedangkan di dalam benak bara sudah banyak pikiran pikiran yang sedang bertarung dengan sengit antara takut khawatir dengan keadaan yang akan terjadi di masa depan.


"Ya Tuhan mengapa begini seandainya aku boleh memilih aku tak mau mengetahui semua tentang abangku. Ucap bara di dalam hati dengan sesekali mengusap rambutnya kebelakang.


Sejenak terjadi keheningan di dalam mobil tak ada satu pun yang mau memulai bercerita mereka berdua asyik dengan pikiran masing masing.


***bersambung****

__ADS_1


***maaf ya belakangan ini aurora jarang muncul so jaringan eror terus maklum orang pelosok.***like dong biar autornya semangat lagi aku tau jika aku bukanlah autor yang bisa menyaingi senior senior kita tetapi aku hanyalah autor yang sedang mengasah hoby.


__ADS_2