
BAB 45
***
"Dari mana mira tahu soal itu. Tanya tuan bastian yang sejak tadi tertunduk dengan mata memerah sepertinya dia sedang menangis.
" Menurut ceritanya saat itu kedua orang tua papa sedang di ruang kerja tanpa dia sadari jika mira berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan kamar mandi yang ada di sana. Itu yang pertama akan tetapi mira belum yakin jika siti yang di maksud itu adalah aku,
hingga suatu ketika mira di tugaskan untuk berbelanja di pasar dan secara tidak sengaja dirinya melihat ke dua orang tuaku bersama kedua orang tua papa dengan sedikit menguping dirinya bisa menyimpulkan jika siti yang di maksud itu benar adalah aku.
"Kalau kau pernah tinggal di rumah orang tuaku mengapa mereka tak mengenalimu?
" Iya karena saat itu aku menyamar menjadi gadis dekil dengan tompel yang lebar di dekat dagu dan tak lupa dengan gigi tongosku.
"Setelah kau tau bahwa lelaki yang di jodohkan dengan kamu adalah aku mengapa tak menolak? Tanya tuan bastian lagi.
" Uuuh... Itulah kesalahan orang tua aku, aku sebenarnya mencoba menolak dengan keras akan tetapi saat itu papa juga tau kalau ayahku mengidap penyakit jantung di samping itu usaha ayahku ternyata di bawah naungan perusahaan kedua orang tua papa dan mereka mengancam kedua orang tuaku.
"Maka dari itu aku memberi syarat jika aku memang menjadi menantu pilihan mereka aku tidak mau hidup seatap dengan mertua dan ipar.
Lalu saat itu apakah kau sudah mencintaiku?
" Ibu siti terkekeh mendengar pertanyaan tuan bastian sambil berucap.
"Maaf tuan bastian yang terhormat, sesungguhnya aku selama ini dan sampai detik ini hatiku tidak pernah menjadi milikmu.
__ADS_1
" Deg
"Deg
" Deg
"Lalu kamu bertahan hidup bersamaku selama ini karena apa?
" Karena sumpah dan janjiku kepada sahabatku.
"Maksud kamu.. ?
" Iya aku pernah bersumpah akan memberi tahu semua ini denganmu lalu membawa kamu ke hadapannya dengan segala kebenaran berada di pihak dirinya lalu kamu harus mengembalikan harga diri yang sudah tercoreng di seluruh desa ini. dan janjiku akan selalu menjaga dan merawat bram sebagai anak kandung aku sendiri.
"Tampak tuan bastian tercengang dengan pengakuan ibu siti.
"Entahlah... Mendengar cerita tentang penyiksaan keluargaku di tambah keegoisan aku terasa melenyapkan nyaliku untuk menemui dirinya lagi. Ucap bram dengan linangan air mata.
" Kita harus mencari di mana mira sekarang dan mempertemukan dia dengan bram.
"Kamu benar entah di mana sekarang dirinya terakhir aku melihat dia waktu terlibat adu mulut dengannya.
" Dulu sempat aku dengar berita kalau dirinya jatuh sakit . Ucap Ibu siti.
Tiba tiba tuan bastian kembali mengajukan pertanyaan kepada ibu siti.
__ADS_1
"Jika kamu tahu segalanya tentu kamu juga tahu penyebab mira masuk ke dunia malam?
" Itu sudah pasti, ucap Ibu siti sambil terkekeh.
"Coba ceritakan padaku.
" Semua itu tidak luput dari kekejaman keluargamu .
"Maksud kamu? Tanya tuan bastian heran.
" Tidak usah kaget begitu , sebenarnya aku tidak tau dan tak pernah menyangka jika seorang bastian yang hebat dalam berbisnis sangat bodoh untuk di kibuli oleh keluarganya, ucap Ibu siti kembali dengan nada yang sangat sinis.
"Iya kata kata itu juga benar.
" Apakah benar kau tidak pernah berniat menyelidiki semua apa yang terjadi sebenarnya termasuk lelaki yang terdakwa malam itu, apakah tak pernah terlintas di benakmu satu pertanyaan saja dari mana seorang gadis desa yang lugu dan polos mendapat pergaulan sebebas itu? Tanya Ibu siti dengan nada semakin emosi.
"Asal kamu tahu bahwa mira jatuh ke dunia malam karena orang tua kamu menjualnya dengan lelaki yang di tuduh sebagai selingkuhannya. Ucap Ibu siti dengan sedikit menekan kata selingkuhan.
Seketika mata tuan bastian melebar karena kaget dan tak lupa air matanya kembali mengalir deras.
" Lelaki itu adalah pemilik dari club malam di kota yang sala satu rekan bisnis orang tua papa.
"Stop... ! Ucap tuan bastian dengan nada tinggi.
" Kenapaaa......apakah setelah kamu mendengar semua cerita ini membuat kamu sadar sebaik apa perempuan yang kau sia siakan selama ini, dan apa kamu tahu dirinya tidak pernah mau mengadu kepada kamu karena dia tidak mau antara kau dan keluargamu termasuk orang tuamu terlibat perselisihan hanya karena dirinya ,dirinya tidak mau kau berdosa kepada orang tuamu karena kehadirannya di dalam hidupmu. Ucap Ibu siti dengan nada tinggi dan air mata bercucuran.
__ADS_1
"Asal kamu tahu juga aku bertahan hidup denganmu selama ini hanya karena permintaannya untuk menjaga kamu.
Tak mampu mendengar semuanya tuan bastian pergi meninggalkan Ibu siti dengan deraian air mata.