TAKDIR CINTA JELITA

TAKDIR CINTA JELITA
Bram yang cemburu


__ADS_3

BAB 42


Mobil Bram terlihat sudah mulai berbelok ke arah gang tempat tinggal jelita tapi dengan tiba tiba melihat jelita muncul dari dalam sambil berlari menuju ke sebuah sepeda motor yang tak lain adalah tukang ojek yang mulai sekarang akan mengantar jemput jelita selama bekerja.


Bram dengan cepat kilat menarik pintu mobilnya hingga terbuka, dirinya berniat akan segera berlari menangkap dan memeluk jelita akan tetapi dengan sigap rey menahan tangan.


"Apa yang kau lakukan rey? Tanya Bram yang tersulut emosi.


"Maaf tuan tapi saya minta anda jangan bertindak gegabah atau kita akan kehilangan jejak nona jelita.


" apa maksud kamu? Tanya Bram yang masih tak Terima di halangi.


"Coba tuan pikirkan andai tuan langsung ke sana sementara jelita masih tersulut emosi karena merasa tersakiti dan di khianati kira kira dia akan tinggal diam di situ menunggu tuan yang akan mendekat lalu memeluknya, tentu tidak tuan karena kenyataan yang tuan hadapi sekarang bukanlah adegan mesra rhoma irama dengan kekasihnya ani. Ucap rey tampak serius tapi bernada mengolok.


"Ucapanmu ada benarnya juga rey, lalu kita harus apa?


" Bagaimana kalau kita ikuti saja dari belakang biar kita tahu di mana arah dan tujuannya. Ucap rey kembali.


"Baiklah sekarang ikuti dia.


" Baik tuan,Balas rey.


Jelita yang sedang naik ojek terus berbicara dengan sesekali terlihat tertawa dengan tukang ojek yang tak lain adalah tetangganya di tempat kostnya.


Sedangkan bram yang sedang naik mobil bersama rey sudah uring uringan dari tadi melihat jelita sesekali tertawa lepas.


"apa enaknya coba naik motor murahan kayak gitu sampai sampai tertawa lepas begitu?


" apa tuan sedang cemburu...? Tanya rey

__ADS_1


"apa kau lihat tampang ku layak bersaing sama lelaki paruh baya seperti itu?


" Maaf tuan , tapi sepertinya kenyataannya seperti itu.


"Bisa kau diam atau aku akan menyewa desainer terkenal di kota ini untuk menjahit bibirmu itu hingga berbentuk sesuatu yang banyak di incar wanita jadi jadian di negara ini.


" Maaf... Tuan , tapi jangan di ancam seperti itu lagi serem banget.


"Cepat ikuti motor murahan itu aku bosan cuma ngikutin motor begitu untung yang ngendarai adalah pujaan hati.


" Chii..... Dasar lebay,Ejek rey.


"Nggak apa apa lebay karena punya kekasih dari pada jomblo abadi .


" Lebih baik jomblo dari pada punya kekasih tapi kabur ninggalin kita, balas rey tak mau kalah


"Tunggu.... Ucap Bram dengan tiba tiba membuat rey harus ngerem mendadak.


"Inikan arah kantor kita?


" Terus... apa masalahnya?


"Masalahnya jelita mau kemana... Bolot?


" Iya juga ya? Ucap rey yang baru sadar dengan keadaan.


"Kita ikutin aja siapa tahu dirinya akan melamar kerja di kantor kita.


" Tidak mungkin jelita tak punya ijasah.

__ADS_1


"Maksud tuan?


" Iya ,dia sekolah cuma sampai Kelas dua SMP kalau tidak salah.


"Ooo rey hanya ber O ria.


Tak lama kemudian terlihat dari jauh jelita turun di depan rumah makan yang berada di seberang jalan.


" Stop di sini saja rey, ternyata tujuan jelita cuma di rumah makan yang di seberang jalan .


"Itukan warung pak budi sama ibu ima.


" Iya, coba kamu kirim anak buah kamu ke sana untuk mengetahui apa yang di lakukan jelita di sana sebab besar kemungkinan dirinya bekerja di warung itu. Ucap bram.


"Lalu kita kemana tuan?


" Ya ke kantor saja dulu biarkan jelita santai dulu.


Rey pun segera membawa mobilnya masuk ke dalam di tempat parkir khusus.


Dan sebelum turun dari mobil rey terlebih dahulu menelpon salah satu anak buahnya agar mendatangi warung pak budi.


"Sudah tuan kita tinggal menunggu info.


" Oke kalau begitu kita lanjutkan pekerjaan kita masing masing tapi jangan lupa pasang CCTV pengintai dan sambungkan di handpone milikku.


"Siap tuan.


bersambung...

__ADS_1


****jika kita bisa melewati hujan badai mengapa kita harus berhenti di saat gerimis***jika suka di like dan komen ya biar autor tambah semangat.


__ADS_2