
Setelah kejadian malam itu, hubungan Jessy dan Steve semakin membaik walaupun belum ada tanda bahwa Steve membuka hatinya untuk mencintai Jessy. Sudah 2 minggu ini Steve kebanyakkan diam dirumah saja, setelah pulang kerja dia langsung pulang kerumah. Untuk itu, Steve meminta Jessy untuk berhenti saja dari perusahaan Coltarus tetapi belum di respon baik oleh Jessy, karena pikirnya jika dia berhenti dia akan kesepian dirumah sendirian bahkan dia tidak mau membebani Steve untuk memberinya uang bulanan kepadanya.
Jadi Steve memberi waktu kepada Jessy untuk berpikir, dan ini sudah 2 harinya Jessy belum memberi jawaban kepada Steve. Sedangkan diperusahaan pun semua orang tidak tahu hubungan keduanya yang merupakan suami istri kecuali Sekretaris Juan.
Flashback on
Aku penasaran kenapa Jessy bisa tinggal serumah dengan Tuan Steve. Aku tidak percaya jika Jessy Asisten rumah tangganya Tuan Steve. Dalam pikiran Sekretaris Juan yang berada dalam mobil menunggu kedatangan Steve.
Sementara sekretaris Juan berperang dalam pikirannya, tak lama Steve masuk ke dalam mobil dan langsung duduk di kursi bagian depan.
" Tuan kenapa tidak duduk di bagian belakang saja ". Tanya Sekretaris Juan yang melihat Steve memasang sabuk pengamannya.
" Santailah Juan, hari ini antarkan aku kerumah papa, sudah lama kita tidak mengunjungi mereka ". jawabnya tersenyum.
" Baik Tuan ". Sahut Sekretaris Juan menundukkan kepalanya.
Setelah itu Sekretaris Juan menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobil mereka menuju kerumah orangtua Steve. Dalam perjalanan mereka, Sekretaris Juan hanya diam dan fokus mengemudikan mobilnya sedangkan Steve membuka ponselnya melihat email masuk dan juga berita-berita online.
__ADS_1
Menempuh waktu 1 jam perjalanan kerumah orangtua Steve. Mobil yang mereka gunakan masuk kedalam halaman rumah yang luas dan terlihat banyak mobil disana yang sangat asing dengan mata Sekretaris Juan.
" Ayo ikut masuk Juan ". Perintah Steve yang sudah melepaskan sabuk pengaman dan melanjutkan membuka pintu mobil.
" Baik Tuan ". Jawab singkat Sekretaris Juan.
Mereka berdua masuk kedalam rumah, tampak banyak orang disana yang sedang berkumpul diruang keluarga dan ternyata itu adalah keluarga Jessy. Mereka berkumpul karena hari ini ulangtahun pernikahan Papa Brian dan Mama Nancy. Sekretaris Juan tampak binggung tapi dia berusaha menetralkan sikapnya.
" Juan, apapun yang kau lihat ditempat ini aku harap kau merahasiakannya dari semua orang ". Pinta Steve tanpa melihat namun terdengar santai.
Sekretaris Juan hanya menoleh kearahnya Steve dan mengganggukkan kepalanya. Entah apa yang dimaksud dengan Steve merahasiakan apa tapi dia tetap menganggukkan kepalanya. Mereka berdua bergabung dengan semua orang yang berada diruangan tersebut. Papa Brian yang melihat Steve dan Sekretaris Juan datang tampak senang dan menyambut keduanya.
" Baik Tuan, sangat baik ". Jawabnya formal kepada Papa Brian.
" Juan, sudah berapa kali aku katakan jangan memanggilku seperti itu, aku sudah menganggapmu anak jadi panggil saja aku dengan sebutan PAPA ". Ujarnya yang mengingatkan Sekretaris Juan dan melepaskan pelukkannya.
" Maafkan saya Tu ... maksudku papa ". Jawabnya yang canggung.
__ADS_1
Steve hanya tertawa melihat kecanggungan Sekretaris Juan dan kemudian mengajaknya untuk duduk. Dan tak lama terdengar suara dari arah belakang yang sepertinya telat datang kerumah itu.
" Maaf .. aku telat datang ". Ucap wanita yang terlihat ngos-ngosan.
Semua orang yang melihat kearah suara tersebut hanya tersenyum kepada wanita itu kecuali Sekretaris Juan yang belum menoleh.
" Ahh menantu kesayanganku ... kemarilah ". Ucap papa Brian yang melebarkan tangannya untuk memeluk wanita itu yang tak lain adalah Jessy.
Menantu !! Siapa menantu dirumah ini, kenapa aku tidak pernah tahu. Gumam Sekretaris Juan yang membulatkan matanya setelah mendengar ucapan Papa Brian.
Karena penasaran Sekretaris Juan pun menoleh ke belakang dan tampak terkejut bahwa yang dimaksud menantu oleh Papa Brian adalah Jessy.
Jessy yang melihat Sekretaris Juan juga ada diruangan itu langsung merasa canggung. Bahkan Steve yang tahu keadaannya langsung memberitahukan kepada Sekretaris Juan.
" Juan, yang aku maksudkan rahasia tadi adalah ini, Jessy adalah istriku ". Tutur Steve yang melirik Sekretaris Juan dan melihat lagi kearah Jessy.
Jadi ini yang dimaksud oleh Tuan Steve, rasa penasaranku terbayarkan, ternyata ini alasan kenapa Nona Jessy bisa tinggal dengan Tuan Steve di rumah pribadinya.
__ADS_1
Flashback off
Mulai dari acara itu, Sekretaris Juan mengetahui yang sebenarnya dan merahasiakan semuanya atas perintah Steve. Tak jarang jika Sekretaris Juan bertemu dengan Jessy di perusahaan kepalanya reflek menunduk kepada Jessy sebagai tanda hormat. Karena hal seperti itu sempat membuat Lanny bertanya-tanya kenapa Sekretaris Juan menghormati Jessy.