Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu
Hari Libur


__ADS_3

Jessy dan Steve yang sudah sampai di meja makan segera memulai sarapan mereka di pagi itu. Karena cuaca yang cerah dan adem apalagi ditambah dengan hari libur. Steve berencana mengajak Jessy untuk jalan-jalan tapi binggung mau kemana, sambil mengunyah makanannya Steve bertanya kepada Jessy yang duduk di sampingnya.


" Hari ini aku ingin mengajakmu keluar, tapi aku tidak tahu tempat yang kau sukai ".


" Aku suka ke pantai, bagaimana kalau kita pergi kepantai saja Steve ?". Jessy memberi saran kepada Steve.


" Pantai ! baiklah kita akan kesana ". Jawab Steve yang tersenyum kepada Jessy.


" Hmm .. kalau kita berdua saja tidak seru bagaimana kalau Lannu dan Sekretaris Juan juga ikut pasti lebih seru ". Jessy berbicara sambil mengarahkan arah pandangannya kepada Lanny dan Sekretaris Juan.


Lanny yang mendengar ucapan Jessy membulatkan matanya dan melihat ke arah Jessy yang juga melihatnya saat itu bahkan Jessy dengan santainya tersenyum kepada Lanny sambil memainkan alisnya untuk menggoda Lanny.


Sial, Jessy tahu aku menyukai Tuan Juan, aku yakin dia sengaja mengajakku juga. Batin Lanny yang melihat Jessy.


" Tidak buruk, aku setuju dengan Jessy sebaiknya kalian berdua juga ikut kami ke pantai ". Terdengar suara Steve yang menyetujui saran ide Jessy. " Juan setelah sarapan, antatr Nona Lanny pulang dan kau juga pulang terlebih dahulu setelah itu jam 10 kita ke pantai, kita bertemu di supermarket dekat perusahaan ". Sambung Steve lagi setelah itu meneguk minumannya.

__ADS_1


" Baik Tuan ". Jawab Singkat Sekretaris Juan yang tidak bisa menolak perintah bossnya itu.


***


Jessy yang hendak masuk kedalam kamar mandi tiba-tiba dicegah oleh Steve yang memeluknya dari belakang. Jessy jelas saja merasa senang dipeluk oleh suami yang dicintainya itu tapi sesaat raut wajahnya berubah karena mengingat jika Steve belum mencintainya juga.


" Steve, bolehkah aku bertanya ?". Tanya Jessy yang melepas pelukkan Steve dan membalikkan badannya untuk menghadap Steve.


" Boleh, tanya saja ". Jawab Steve dengan santai.


Steve juga menatap mata Jessy dalam-dalam, satu sisi dirinya memag merasa kasihan kepada wanita dihadapannya itu tapi disisi lain, semakin kesini hubungan mereka Steve merasa nyaman dengan Jessy, bahkan dia mulai menyayangi Jessy. Dia juga belum yakin dengan perasaannya saat ini apakah dia sudah mencintai Jessy atau belum.


" Kau sudah berjanji akan menungguku sampai aku mengatakan aku juga mencintaimu, beri aku waktu Jess, bersabarlah ".


Jessy tersenyum kecil kepada Steve dan mengusap lengan Steve. " Aku memang berjanji akan menunggumu, tapi aku tidak suka jika kau melakukan sesuatu hanya merasa kasihan terhadapku ". Ucap Jessy lalu membalikkan badan untuk masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1


Steve langsung memeluk Jessy lagi dari belakang dan menyandarkan kepalanya dipundak Jessy. " Apapun yang aku lakukan terhadapmu bukan karena aku kasihan kepadamu tapi aku melakukannya dari hatiku, aku tulus membuatmu bahagia Jess. Aku .. aku sudah merasa nyaman denganmu ". Ucapnya pelan.


Sekali lagi Jessy membalikkan badannya dan menatap wajah Steve yang saat ini juga melihatnya dengan sendu. " Maafkan aku Steve karena sudah berbicara seperti itu kepadamu ". Ujar Jessy yang langsung memeluk Steve.


Steve tersenyum dan mendekap tubuh Jessy lalu mengelus kepala Jessy. " Aku akan menemanimu mandi, ayo ". Ajak Steve yang mengalihkan suasana agar tidak larut dengan masalah yang tadi.


Jessy dengan cepat melepas pelukkannya dan menjauhkan tubuh Steve. " Tidaakk .. kau sudah mandi, aku bisa mandi sendiri ". Tolak Jessy dan segera masuk kedalam kamar mandi.


Melihat tingkah lucu Jessy, Steve hanya tertawa kecil dan berjalan ke tempat tidur ingin membaringkan tubuhnya sembari menunggu Jessy mandi.


***


Tepat jam 10 pagi Jessy dan Steve keluar rumah dan sebelum pergi Steve menyampaikan sesuatu kepada bibi Lusy dan dan bibi Nat, meminta tolong kepada mereka berdua agar memindahkan barang-barang milik Jessy ke kamar Steve diatas. Setelah itu Steve dan Jessy meninggalkan rumah menuju tujuan mereka yaitu pantai.


Sekitar 30 menit mobil Steve sampai di supermarket tempat mereka janjian dengan Sekretaris Juan dan Lanny. Jessy meminta izin kepada Steve untuk membeli beberapa makanan ringan dan minuman untuk mereka bawa ke pantai. Steve memberikan beberapa lembar uanh dari dompetnya kepada Jessy walaupun sudah ditolak oleh Jessy bahkan bukan hanya uang saja Steve juga menyerahkan kartunya kepada Jessy.

__ADS_1


Jessy keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam supermarket tersebut. Ketika Jessy hendak mengambil troli dia dikejutkan oleh seseorang yang menghampirinya.


__ADS_2