Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu
Ancaman Papa Brian


__ADS_3

Jessy menoleh kearah suara yang sudah menghentikan langkah. Begitu juga Kimberly yang penasaran siapa orang yang sudah mencegah Jessy untuk pergi. Jessy maupun Kimberly sama-sama terkejut setelah tahu siapa sumber suara tadi.


" Papa Brian ". Gumamnya pelan yang melihat Brian berjalan menghampirinya.


Brian yang geram kepada Kimberly karena sudah menghina menantu kesayangannya didepan umum tidak bisa menahan emosinya terlebih lagi Brian melihat dimata Jessy seperti menahan cairan bening.


" Jessy, menantuku ". Brian berucap pelan dan segera memeluk Jessy, pun Jessy tidak bisa menahan airmatanya yang mengalir begitu saja.


Brian benar-benar tidak tega melihat menantunya menangis, dia melirik kearah Kimberly dan teman-teman. Kimberly yang sudah gugup karena berhadapan dengan papanya Steve untuk pertama kalinya. Kimberly memang tahu itu adalah orangtua Steve tapi tidak pernah sekalipun mereka bertemu dan ini adalah pertama kalinya itu pun dalam kondisi seperti ini.


Sambil menenangkan Jessy dalam pelukannya, Brian yang melihat Kimberly hendak pergi segera menghentikan langkah kaki Kimberly. " Mau kemana kau Kimberly !". Terdengar suara Brian tidak ramah kepada Kimberly.


Kimberly terhenti dan bertambah gugup, lidahnya terasa kelu untuk berucap. Dia memberanikan dirinya menghadap Brian " Ma-maaf paman, a-aku harus kembali sekarang ". Ucapnya terbata-bata karena gugup.

__ADS_1


" Setelah kau menghina menantuku, kau mau pergi begitu saja ! Apa kau tidak punya sopan santun Kimberly ? ". Tukas Brian menatap tajam kepada Kimberly, ingin rasanya dirinya menampar wanita dihadapannya ini.


" Aku tidak menghinanya paman, memang kenyataan seperti itu, dia sudah merebut Steve dariku ". Bantah Kimberly yang tidk mau disalahkan.


" Wanita yang tidak malu itu pantasnya untuk dirimu Kimberly. Bahkan kau juga menghina bayi yang belum lahir, apa kau waras ! Aku sudah mendengar semuanya apa yang kau ucapkan kepada Jessy, akan aku pastikan kau menanggung atas ucapanmu itu ". Tutur Brian dengan ancaman.


" Bu-bukan seperti itu paman, aku sama sekali tidak ada niat merendahkan Jessy terlebih bayi yang di kandungnya, aku .... "


" Cukup Kimberly !". Brian menghentikan omongan Kimberly. " Aku sudah mendengar semuanya dan kau masih saja berbohong ! Dengarkan aku Kimberly, aku tidak main-main dengan ucapanku. Jika kau menyayangi dirimu, sebaiknya jangan pernah kau menyakiti Jessy apa lagi menyentuhnya karena jika sampai itu terjadi kau dan keluargamu akan aku hancurkan Kimberly. Apa kau lupa bahwa ayahmu sekarang berada dibawah perusahaanku ? Atau kau juga lupa karirmu sebagai model ada dibawah naungan siapa ? Jangan kau pikir aku tidak tahu kelakuanmu Kimberly, untuk itu aku memilih Jessy daripada kau sebagai menantuku. Sekali lagi kau membuat Jessy seperti ini, sampai kapanpun aku akan mencarimu Kimberly ". Ucap Brian penuh ancaman lagi.


Bahkan Kimberly juga lupa jika karirnya sebagai model merupakan atas bantuan Steve yang mempunyai perusahaan bagian Fashion. Kimberly kali ini benar-benar takut, dia berhadapan dengan orang yang kuat di negara ni.


" Pa-paman ... maafkan aku, aku berjanji tidak akan mengulanginya dan bahkan hari ini juga aku akan pergi meninggalkan negara ini juga dan aku mohon jangan apa-apakan perusahaan ayahku paman ". Ujar Kimberly memohon karena takut.

__ADS_1


" Aku pegang kata-katamu Kimberly, jika kau mengingkarinya .... ".


" Ba-baik paman ... aku tidak akan mengingkarinya, aku berjanji ". Jawabnya gugup lagi.


" Pergilah aku tidak ingin melihatmu lagi ". Tukas Brian yang masih kesal kepada Kimberly.


Kimberly dan teman-temannya pun pergi meninggalkan tempat itu dan diwaktu bersamaan juga Steve datang bersama dengan Sekretaris Juan. Steve heran kenapa bisa Kimberly ada disana terlebih lagi Steve sempat melihat wajah Kimberly yang pucat pias.


" Papa ". Sapa Steve begitu sampai di tempat Brian dan Jessy berdiri.


" Kau darimana saja Steve ! Kenapa kau lama sekali ". Ucap Brian dengan kesal.


" Maaf pa, aku harus menghadiri rapat terlebih dahulu untuk itu aku datang terlambat. Dan kenapa ada Kimberly ditempat ini juga pa ".

__ADS_1


" Mantan kekasihmu itu sudah menyakiti menantuku ditempat ini, jika papa tidak ada disini papa tidak tahu lagi bagaimana keadaan Jessy. Wanita itu sungguh tidak waras sekali ". Tutur Brian.


__ADS_2