Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu
Kedatangan Kimberly


__ADS_3

1 bulan kemudian ...


Selama sebulan ini 2 kali Jessy melakukan pengobatan kemoterapi untuk penyakitnya, Steve dengan setia menemani Jessy datang kerumah sakit. Ada perubahan terhadap Jessy karena menurut Dokter Carlos dan Dokter Johny bahwa sel kanker otak yang dialami Jessy tidak menyebar karena berhasil ditangani cepat sehingga sel-sel kanker bisa diatasi. Mendengar penjelasan oleh kedua dokter itu Jessy sangat senang sekali bahkan Steve pun lebih senang. Berbagai pengobatan termasuk kemoterapi yang dilakukan oleh Jessy tidak sia-sia.


Steve dan Jessy yang sedang asyik dengan kesibukan mereka masing-masing di dalam kamar, dikejutkan oleh panggilan telepon di ponsel Steve. Dengan cepat Steve meraih ponselnya dan segera menekan ikon warna hijau.


" Halo". Ucapnya sambil membaca buku favoritenya.


" Aku diluar bukakan pintu untukku " Seru suara wanita di telepon itu.


" Aku sedang sibuk, jangan mengangguku ".Steve mengerutkan dahinya setelah tahu siapa orang yang meneleponnya.


" Ayolah, aku rindu sekali padamu, apa kau mengganti password pintu rumahmu sekarang ? Kalau iya, pantas saja aku tidak bisa masuk. Bukakan pintu untukku ". Perintah wanita itu dengan santainya.


Steve yang tidak mau berdebat ditelepon dengan wanita itu langsung mematikan panggilan tersebut dan segera beranjak dari tempat tidurnya. Jessy yang melihat Steve hendak turun dari tempat tidur bertanya kepadanya. " Kau mau kemana Steve ". Tanyanya.


" Aku kebawah dulu, kau tunggu saja disini. Aku sebentar saja ". Jawab Steve lalu segera keluar dari dalam kamar.


Jessy melihat Steve yang keluar dari dalam kamar melanjutkan kembali kegiatannya yang sempat tertunda. Sedangkan Steve berjalan cepat menuju teras rumahnya dan membuka pintu begitu ia sampai di depan. Steve melihat wanita yang meneleponnya tadi sedang berdiri di hadapannya.

__ADS_1


" Kau ! Sedang apa kau kemari Kimberly ". Ucapnya dengan nada tidak suka.


" Begitukah kau menyambut kedatanganku Steve, ayolah sambut aku dengan sebuah pelukan ". Tutur Kimberly tanpa merasa bersalah sama sekali.


" Kau ini wanita macam apa Kim, tidak tahu malu sekali. Setelah apa yang kau lakukan kepadaku dan sekarang kau datang tanpa merasa bersalah sama sekali ". Tukas Steve menatap Kimberly.


" Untuk itu aku datang kemari, aku minta maaf Steve setelah apa yang aku lakukan kepadamu. Aku dijebak Steve, aku mohon maafkan aku ". Terdengar suara Kimberly memelas memohon maaf kepada Steve.


" Terlambat Kim, 1 bulan penuh aku menunggu penjelasanmu, aku meneleponmu berkali-kali dan nomormu tidak bisa dihubungi. Dan sekarang kau datang meminta maaf, sudah terlambat Kim ". Seru Steve dengan nada marah.


Kimberly meraih tangan Steve bermaksud memegang tangannya tapi ditepis oleh Steve dengan cepat. Kimberly tidak menyerah begitu saja, dia tetap berusaha untuk terus meraih tangan Steve dan usahanya pun berhasil, dia memegang tangan Steve. " Steve, aku sangat mencintaimu, tolong maafkan aku karena kesalahanku, aku mohon Steve ". Bahkan kali ini Kimberly berucap sambil menangis memohon maaf kepada Steve.


Sementara Steve dan Kimberly berbicara diluar, Jessy yang merasa bahwa Steve lama berada dibawah, segera menyusulnya. Setelah dibawah dia mencari-cari Steve karena hari ini Bi Lusy dan Bi Nat tidak dirumah dia tidak bisa bertanya jadi dia mencari sendiri. Jessy berjalan dan mendapati pintu rumahnya terbuka sedikit, dia berjalan mendekati pintu itu. Jessy mendengar suara-suara orang yang ia yakini itu suara Steve dan satu lagi suara seorang wanita. Karena penasaran Jessy mengintip dari Jendela, betapa terkejutnya ia bahwa suara wanita yang didengarnya adalah Kimberly.


Sedangkan diluar rumah Steve melepas pelukan Kimberly, melihat wanita itu menangis membuatnya merasa kasihan. Memang dari dulu jika Kimberly menangis Steve tidak akan bisa melihat itu hatinya akan cepat merasa kasihan. Tahu kelemahan Steve, Kimberly pun memanfaatkan airmatanya untuk mendapatkan apa yang diinginkannya yaitu Steve memaafkannya.


" Kim, sudahlah jangan menangis seperti itu ... baiklah aku akan memaafkanmu tapi ... ". Ucapan Steve belum selesai sudah ditanggapi oleh Kimberly.


" Benarkah ! Kau memaafkanku Steve ? Terima kasih Steve karena sudah memaafkanku. Aku janji tidak akan seperti itu lagi ". Serunya yang kegirangan.

__ADS_1


" Terserah kau saja Kim mau melakukannya lagi atau tidak karena itu urusanmu Kim ".


" Kenapa kau berbicara seperti itu Steve ? Aku tidak akan melakukannya lagi karena aku sangat mencintaimu Steve ".


Steve tersenyum getir mendengar ucapan Kimberly yabg masih mencintainya. Antara percaya dan tidak percaya ucapan wanita itu. " Aku tidak tahu apa ucapanmu itu benar atau tidak, tapi sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa lagi Kim, aku memang memaafkanmu tapi tidak untuk melanjutkan hubungan kita seperti dulu ".


" Kenapa Steve ! Apa kau tidak mencintaiku lagi ? ". Tanya Kimberly terdengar kecewa.


" Bukan seperti itu ..... ". Jawab Steve yang langsung disela oleh Kimberly


" Lalu apa Steve ?" . Tukasnya.


" Aku sudah menikah Kim, jangan ganggu aku lagi jadi silahkan pergi dari sini ". Jawabnya dengan suara penekanan.


Kimberly sontak kaget mendengar apa yang diucapkan oleh Steve tadi. Lagi-lagi dia menangis didepan Steve. " Apa Steve ! Kau sudah menikah ? Dengan siapa ? Kapan ? ". Tanya Kimberly lagi yang bertubi-tubi.


" Kau tidak perlu tahu Kim, jika tidak ada keperluan lainnya silahkan pergi ". Ucap Steve menyuruh Kimberly pergi dari rumahnya, lalu segera masuk kedalam rumah.


Kimberly yang melihat Steve masuk kedalam rumah berusaha menahan Steve , dia tidak puas sebelum mengetahui yang sebenarnya. Namun Steve tidak menggubrisnya, Steve tetap melanjutkan langkahnya untuk masuk kedalam.

__ADS_1


" Steveee ... ". Teriak Kimberly dengan nyaring dan mengedor-gedor pintu rumah.


Tidak ada jawaban dari Steve, Kimberly terlihat sangat marah akan perlakuan Steve tersebut. " Aku tidak akan membiarkan wanita yang sudah kau nikahi itu bahagia Steve, aku akan balas semuanya ". Ucapnya dengan mata nanar menatap pintu, kemudian dia meninggalkan rumah Steve.


__ADS_2