Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu
Aku mengenal dirimu Kimberly


__ADS_3

Kali ini Steve tidak akan membiarkan Kimberly bertindak seenaknya saja kepadanya dan juga Jessy, dia akan membuat wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu menyesal karena sudah menganggu Jessy.


Dirasanya Jessy sudah tertidur lelap, Steve menggeser tubuhnya dengan pelan bermaksud agar tidak membangunkan Jessy. Dia menarik selimut sampai di perut Jessy lalu kemudian mengecup kening istrinya itu sebelum dirinya keluar dari kamar. Steve menyusul Sekretaris Juan yang sedang menunggu dirinya diruang kerjanya.


" Juan, ayo kita bertemu dengan Kimberly. Entah apa yang disampaikan olehnya kepada Jessy, aku merasa kasihan sekali kepadanya. Papa juga tidak memberitahuku detailnya kejadian itu ". Tutur Steve yang merebahkan tubuhnya disofa kerjanya.


" Lihatlah video ini Steve, ada seseorang yang mengirimkan kepadaku tentang kejadian di toko kue itu ". Sekretaris Juan menyerahkan ponselnya agar Steve bisa melihat kejadian yang sebenarnya.


Kening Steve berkerut tanda heran, lalu mengambil ponsel Sekretaris Juan dan segera melihat isi video tersebut. Steve terkesiap ketika mendengar setiap ucapan Kimberly yang dilontarkannya kepada Jessy. Pantas saja Jessy berkata seperti itu ternyata dia mengingat kata-kata dari Kimberly yang menyudutkannya bahkan menghina dirinya.


" Astaga. Mulut wanita ini benar-benar tajam sekali wajar saja papa kesal bahkan marah kepada Kimberly". Ujarnya setelah selesai melihat video tersebut.


" Jadi bagaimana Steve, apa tindakan darimu ?". Tanya Sekretaris Juan.

__ADS_1


" Kita bertemu dengannya sekarang, aku harus memastikan Kimberly meninggalkan kota ini Juan. Tunggulah diluar, aku ingin menemui Jessy dulu ". Perintahnya lalu beranjak berdiri dan berjalan keluar yang disusul oleh Seketaris Juan.


***


Steve dan Sekretaris Juan berada di sebuah cafe untuk bertemu dengan Kimberly. Mereka berdua sampai terlebih dulu sebelum Kimberly yang datang 10 menit setelah mereka. Bisa dilihat diwajah Kimberly yang senang bertemu dengan Steve tapi setelah melihat Juan raut wajahnya berubah tidak ramah.


" Steve ". Kimberly hendak memeluk Steve tapi ditolak oleh Steve sendiri.


" Kenapa semua orang selalu membela wanita sialan itu ? Apa lebihnya dia dariku Steve ! Dia sudah merebutmu dariku ". Tukas Kimberly dengan kesal.


" Wanita yang kau sebut sialan itu adalah istriku Kimberly, dia lebih pantas dibela daripada dirimu. Dan kau harus tahu satu hal lagi Kimberly, aku sangat mencintai Jessy ". Kalimat yang sempat diragukan oleh Steve akhirnya terucap juga, Steve yang sudah mencintai Jessy sejak mengetahui istrinya itu mengandung anaknya.


" Apa kau yakin Steve mencintainya ! Atau kau hanya membuatku cemburu saja ! Ayolah Steve jangan seperti itu, katakanlah jika kau juga masih mencintaiku ". Seru Kimberly yang masih tersenyum percaya diri.

__ADS_1


" Aku serius Kimberly, aku mencintai Jessy. Aku memintamu datang kesini untuk memastikan kau menepati janjimu kepada papaku. Jika kau tidak menepatinya, aku akan membuatmu tetap melakukannya ". Terdengar suara Steve dingin da datar.


Kimberly mencebikan bibirnya karena kesal atas penuturan Steve. Dia tidak menyangka Steve berkata seperti itu kepadanya, dan bahkan terdengar sangat menyakinkan.


" Nona Kimberly, ini perjanjian yang harus kau tanda tangani. Aku harus memastikan juga kau tidak akan kembali lagi ke kota ini ". Juan menimpali.


Kimberly pun memberikan tatapan tajam kearah Sekretaris Juan namun tidak membuat orang yang dihadapannya itu takut tapi Juan memberikan senyuman sinis kepada Kimberly.


Sial, mereka berdua membuatku kesal dan terpojok. Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menepati janjiku. Gumam Kimberly dalam diamnya.


" Aku tahu kau berbohong kepada papaku Kimberly, untuk itu aku menemuimu agar kau melakukan semuanya sesuai dengan ucapanmu. Aku mengerti dirimu dan jangan berpikir aku tidak tahu isi hati dan pikiranmu ". Tukas Steve.


Kimberly membulatkan kedua matanya karena ketahuan oleh Steve bahwa dirinya sedang berbohong. Kimberly mungkin akan pergi dari kota ini namun bukan benar-benar meninggalkan kota ini tapi hanya sebatas jalan-jalan saja setelah itu dia kembali lagi.

__ADS_1


__ADS_2