Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
"Separuh nafasku kamu"


__ADS_3

Bagaimana bisa kamu tak tahu isi hatiku Erlyen?"Tanya Leonard yang semakin gemas dengan tingkah wanita muda di hadapannya itu.


"Emang aku tak tahu kalau kamu benar benar mencintaiku tetapi aku mengerti dan merasakan kalau cintamu hanya untukku seorang diri."Ucap Erlyen membuat hati sang pria menjadi gundah gulana.


"Kamu kesambet apa sih sayang,kok kamu bisa menebak apa yang ada dihatiku?"Ucap Leonard lagi.


"Namanya cinta sejati pasti saling merasakan apa yang dirasa,oleh karena itu sejauh mana hubungan mereka baik dipisahkan secara paksa atau karena keadaan yang memaksakan pun mereka akan tetap bersatu,semua itu skenario Tuhan yang paling indah. Kita di uji dulu apakah kita mampu melewati semua aral dan rintangan yang ada apa gak?"Jawab Erlyen penuh kebijakan.


"Kamu benar sayang Cinta sejati memang cinta yang penuh misteri karena tak disangka dan tak di duga semuanya akan terjadi secara tib tiba. Aku percaya jodohku adalah kamu sehingga walaupun kamu sangat jauh tetapi akhirnya kita bisa bertemu walau dalam keadaan yang berbeda tetapi aku yakin ini adalah ujian yang Tuhan kasih ke aku,agar aku bisa menjaga kamu sekaligus anakku Kirana."Ujar Leonard bijak.


"Tapi sayang maafkan aku,karena kadang aku berpikir kalau kamu hanya kasihan padaku dan anakku sehingga kamu mau berbaik baikan denganku agar aku tidak menjauh darimu. Yang aku tahu siapapun yang saling mencintai itu ketika sang wanita sudah bermasalah yang pria akan mencoba berbaikan dengan segala cara untuk mendapatkan wanitanya itu dan kemudian setelah mereka menikah ia akan membalaskan semua dendam yang terpendam selama ini pada si wanita karena mengganggap si wanita dulu meninggalkan dirinya disaat cinta si pria sedang mekarnya."Ucapan Erlyen membuat alis Leonard berkerut.


"Jadi kamu berpikir aku ini pria apa Erlyen?Apa aku sejahat itu Lyen?"Tanya Leonard dengan dada bergemuruh karena ia mengira Erlyen menuduhnya membalas dendam.


"Untuk apa aku balas dendam sama kamu kita berpisah ketika masih kecil dan walaupun saat itu aku sudah mengerti tentang cinta?kasih dan persahabatan, tetapi kamu harus paham waktu itu kamu dan aku masih sangat kecil untuk mengerti tentang cinta kamu tahu itu kan dan aku sebagai pria yang mencintaimu takkan pernah sedikitpun membenci kamu karena cinta ini begitu besar dan sangat dalam."Ucap Leonard sambil tersenyum dan mengeratkan pelukannya.


"Bulan purnamanya indah ya sayang?"Ucap Erlyen mengalihkan pembicaraan.


"Sangat cantik seperti dirimu."Jawab Leonard sambil mengeratkan lagi pelukannya.


Sedangkan di sebelah sana dua orang yang sedang kasmaran lagi asyik berpelukan dan bercerita tentang jalan kehidupan mereka berdua juga dan malam itu bintang bulan jadi saksinya.


Masing masing saling membuka diri dan saling bertukar pikiran demi meràih masa depan yang cerah.


**

__ADS_1


Malam semakin larut,burung malam pun semakin ribut membuat Erlyen bersembunyi di balik ketiak sang pria.


"Sayang kamu kenapa?"Tanya Leonard sambil mengelus rambut sang kekasih.


"Aku takut...!!"Jawab Erlyen sambil membenamkan kepalanya di dada bidang milik Leonard membuat pria itu merasa sangat nyaman berada pada titik itu.


"Sayang peluklah aku se erat mungkin agar kamu selalu hangat dan tidak akan kedinginan lagi. Kamu tahu gak bulan purnama itu sangat indah kamu tahu gak bulan itu mampu menyinari semua orang di dunia ini pada malam hari tetapi beda dengan dirimu,kamulah yang menyinari hatiku sepanjang hari."Ucap Leonard menggoda Erlyen.


"Kamu bisa aja."Jawab Erlyen.


"Aku juga bisa kok?"Ucap Erlyen lagi.


"Apa coba biar aku dengar..."Ujar Leonard pula.


"Kamu punya kunci gak?"Tanya Erlyen pada Leonard.


"Aku ingin kunci untuk membuka pintu hatimu karena aku sudah tersesat dalam hatimu ini."Ucap Erlyen sambil menunjuk ke dada bidang milik Leonard.


"Garing...!!"Ucap Leonard tiba tiba.


"Kok garing?setidaknya aku berusaha kan?"Jawab Erlyen sambil mencibir.


"Iya garing aja..."Ucap Leonard sambil mengecup kening Erlyen sambil berbisik "Aku mencintai kamu apa adanya,aku tak butuh kata kata darimu yang aku butuhkan adalah kamu dan bukan kata katamu itu sayang. Kamu tahu kan kalau aku tak ingin kita dipisahkan lagi Erlyen,aku tak ingin hal itu terjadi lagi. Aku hanya ingin dirimu Lyen. Aku hanya ingin hidup bersama kamu menatap masa depan ynag yang masih abu abu ini. Aku janji aku akan menjaga hati ini hanya untuk mu seorang dan anak anak kita."Ucap Leonard sambil tersenyum.


"Kadang aku berpikir...kenapa aku tak mencarimu sejak dulu saat kita masih kecil itu,tetapi akhirnya aku mengerti mungkin belum saatnya kita bersama dan asal kamu tahu sayang,selama ini aku begitu semangat sekolah dan bekerja apapun itu karena aku ingin segera bertemu dengan kamu. Aku juga ingin jujur katakan padamu aku adalah seorang penikmat wanita tetapi aku tak pernah menyakiti mereka. Aku juga tak mudah jatuh cinta dan apapun yang aku mau dan inginkan selalu aku dapatkan tetapi ketika aku bertemu dengan kamu hatiku terasa berbeda,jantungku berpacu dengan kecepatan yang sangat kencang dan aku benar benar takut akan hal itu. Aku sangat tahu ketika jantungku berdetak kencang saat kecil dulu aku sudah pastikan kalau kamu juga mengalami hal yang sama."Ucap Leonard panjang lebar dan membingungkan Erlyen.

__ADS_1


"Omonganmu mengandung makna ambigu Leo,aku tak paham."Jawab Erlyen sambil sesekali mengecup dada bidang itu membuat jantung Leonard sudah tak karuan.


"Kenapa kamu gak percaya aku Lyen? Kamu adalah separuh nafas aku,kamu itu belahan jiwa aku,kamu juga adalah bagian dari jiwaku,kamu adalah cinta sejatiku,dan kamu adalah sosok yang mampu membuat hati sekeras baja ini bisa luluh lantak,dan asal kamu tahu aku takkan pernah membiarkan kamu hidup sendiri aku akan menemani kamu hingga kita menua nanti camkan itu baik baik."Ucap Leonard dengan penuh keyakinan dan sambil membelai rambut Erlyen.


"Tapi Leo,aku hanya meminta sesuatu darimu ketika kita sudah bersama nanti aku hanya ingin kamu tidak pernah mengungkit masa lalu aku yang suram ini aku ingin kita tetap melihat kedepan dan bukan ke masa lalu."Ucap Erlyen lagi.


"Percayalah sama aku,hal itu takkan pernah terjadi dan hal itu hanya ada dalam pikiranmu saja,kamu sangat ingin membuat hatiku panas Lyen?Aku tak mungkin mengungkit semua hal hal menyedihkan yang menimpa dirimu kamu tahu kan betapa aku berjuang mendapatkan kamu hingga saat ini aku sudah mendapat kamu kenapa aku harus melakukan hal sekeji itu padamu,pikirkan dengan otakmu yang bersih janganlah kamu membuat aku tak nyaman seperti ini kamu tahu kan kalau cinta aku sangat dalam untukmu hanya untukmu seorang dan aku sudah bilang aku tak pernah mempersoalkan masa lalu kamu jadi tolonglah jangan menyakiti aku dengan kata katamu itu."Ucap Leonard tegas dan perlahan lahan mulai mengendorkan pelukannya.


Erlyen pun terdiam dan hanya menatap bulan dengan penuh senyuman di bibirnya.


"Maafkan aku,kalau aku menyinggung perasaan kamu Leo,tapi aku hanya berbicara seperti itu agar kamu kelak bisa mengingat kata katamu itu."Ucap Erlyen sambil tersenyum sedih karena Leonard tiba tiba melepaskan pelukannya.


"Sayang kok dilepas?"Tanya Erlyen yang tak sadar jika Leonard sudah tertidur.


"Maafkan aku Leo,aku mencintaimu sama seperti kamu mencintaiku."Bisik Erlyen dan kemudian ia pun tertidur di samping pria itu.


Leonard yang mendengar ucapan Erlyen merasa sangat bahagia.


Ia pun menatap bulan itu dan berkata dalam hati.


"I love you Erlyen..!!


To be continued


Bersambung ya guys.

__ADS_1


Jangan lupa Follow author di ig Chreschya Kehi


__ADS_2