Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
"Insiden setelah Party"


__ADS_3

Selesai pesta meriah itu,Erlyen pun diajak Leonard untuk mengikuti sebuah acara dari kalangan sahabat sahabat Leonard.


"Sayang ayolah kita hanya menunjukkan wajah saja selebihnya bjar mereka yang melanjutkan dan kita langsung pulang sayang aku gak enak hato dengan sahabat sahabat aku sayang please...!!"


Mereka berdua pun masuk di sebuah klub malam yang sangat


"Iya sayang tetapi jangan minum ya aku gak mau kita kenapa kenapa dijalan."Pasrah Erlyen pada Leonard.


"Tentu saja sayang jangan khawatirkan aku secara berlebihan seperti itu nanti aku akan semakin menyayangimu isteriku bukan calon isteriku lagi."Sambung Leonard.


"Iya suamiku,Tuan Leonard Frederick Horowitz."Ucap Erlyen sambil menempelkan jarinya pada bibir pria itu.


"Kamu benar benar setuju mau menikahi aku sayang?"Tanya Erlyen lagi.


"Kamu anggap apa hubungan kita?"Ucap Leonard yang kala itu sedang mabuk.


"Kamu pikir aku hanya bermain main dengan hubungan kita sayang?Kamu jangan salah aku sudah mencintaimu sejak kita masih kecil dan cinta ini benar benar tulus dari hatiku dan asal kamu tahu saja cinta ini sungguh menyiksaku dan membuatku semakin bersemangat untuk mendapatkan kamu Erlyen?"Leonard masih saja meracau dan matanya sudah nyaris tertutup akibat ia dan teman temannya masih saja menenggak minuman itu.


"Sayang ayo kita pulang aku takut ada Kirana kenapa napa?"Ucapan Erlyen membuat mata Leonard membulat dan kaget.


"Anakku pasti sudah mencariku,ayo kita pergi."Ajak Leonard dan mereka berdua pun pamit dari acara minum minum itu tetapi ketika hendak melangkah tiba tiba seseorang langsung menghalangi jalan mereka sambil berkata "Isterimu cantik juga m,boleh dong temani kita sampai pagi?"Ucap pria gondrong yang tengah mabuk itu.


Erlyen langsung berlari ke arah belakangnya Leonard dan Leonard yang masih dalam keadaan mabuk menghalau temannya itu "Jangan mendekat kalau kau sayang dirimu,ini isteriku aku akan menghajarmu sampai mati." Umpat Leonard dengan wajah garang dan ganas!


"Apa kamu sudah tidak ingin hidup lagi?Berani beraninya kamu mengganggu isteriku."Ucap Leonard sambil mengepalkan tangannya.


"Maaf Tuan Leon aku minta maaf aku mabuk dan merasa sangat pusing kembali."Ucap pria gondrong bernama Reymond itu.


Ketika Raymond berdiri sempoyongan dan berniat menendang kaki Leonard dengan cepat Erlyen menendang kaki Reymond hingga jatuh tersungkur di hadapan Leonard.


"Berani beraninya kamu berbuat curang terhadap suamiku?"Ucap Erlyen sambil mencekik leher Reymond hingga ia merasa tercekik dan sesak.


"Lepaskan aku wanita bajingan akan aku buat kamu bertekuk lutut dan meminta ampun padaku."Ucap Reymondsetengah berteriak.


Akhirnya Erlyen melepaskan pria itu dan kembali ia menggandeng tangan Leonard dan segera pergi dari situ.


Ketika mereka membuka pintu tampaklah semua anak buah Leonard sudah siap menunggu dan mereka pun mengambil alih pembalasan pada apa yang telah dilakukan oleh Reymond pada Erlyen dan Tuan muda Leonard.


"Lakukan seperti yang mereka lakukan pada isteriku."Ucap Leonard yang terlihat seperti segar bugar dan tak ada yang namanya mabuk sedikitpun.


"Sayang,kamu gak apa apa kan?"Ucap Leonard sambil mengelus pipi Erlyen dengan jemarinya.


"Iya sayang aku gak apa apa ayo kita pulang dan lain kali aku tak ingin datang menghadiri acara seperti tadi lagi aku tak mau dilecehkan Leo,"ucap Erlyen dengan suara bergetar.


"Siapapun yang telah melecehkan istriku akan aku habisi,aku tak main main aku tak pernah membentak istetiku sedikitpun dan aku selalu manjakan isteriku tercinta terus anda datang dengan gayamu yang norak ingin melecehkan isteriku itu takkan pernah aku biarkan akan aku habisi sampai ke akar akarnya,tenang saja sayang aku selalu melindungi kamu jangan takut."Ucap Leonard sambil mengecup kening Erlyen.


"Sebenarnya aku masih takut Leo,aku takut kalau mereka dendam padamu dan tanpa kamu ketahui mereka kompak dan menghancurkanmu Leo,untuk saat ini alu ingin agar kemanapun kamu pergi aku ikut ya?"Ucap Erlyen pada Leonard dan menggenggam tangan kekar itu dan mengecup punggung tangan pria itu kemudian melanjutkan ciuman ke pelupuk mata pria itu dan pria itu merasa sangat bahagia dengan perlakuan Erlyen,pria itu merasa dicintai dan di sayangi dengan setulus hati dan ia berjanji takkan pernah menyakiti hati wanitanya itu.


"Sayang ayo kita pulang,"ajak Erlyen lagi karena kekasihnya itu benar benar tidak mendengar perkataannya.


"Ah iya maafkan aku sayang."Jawab Leonard sambil memberi kunci mobil pada Erlyen.


"Kamu jadi sopirnya ya aku benar benar mengantuk dan tak bisa konsentrasi."ucap Leonard.


Kemudian Erlyen membuka pintu mobil dan mendudukkan Leonard pada kursi mobil dan memasang seatbelt pada pria itu.


"Maafkan aku sayang,aku sudàh buat kamu menderita karena kesalahanku."Ucap Leonard sambil bersandar dan terus meracau tetapi tak digubris oleh Erlyen karena ia fokus pada mobil yang ia bawa.


**


Erlyen membawa mobil dengan pelan pelan karena selama ini ia tak pernah menyetir kecuali saat ia baru lukus SMA saat itu masih di australia dan sydah banyak yang ia lupa soal mobil mobilan.


Perlahan lahan namun pasti akhirnya sampai juga mereka di rumah.


Ketika masuk dalam rumah Mereka disambut oleh bibi pengasuh dan bibi mengatakan kalau baby Kirana sedabg demam tinggi dan harus di bawa ke rumah sakit.


Erlyen sangat kaget dan ia pun membantu Leonard masuk ke kamar mengompres wajah dan tubuh pria itu kemudian ia pergi ke rumah sakit dengan bibi pengasuh ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan pada si baby.


"Bayi ibu tidak apa apa hanya tumbuh gigi tapi saya akan memberikan vitamin agar ia bisa tersenyum lagi seperti biasanya.

__ADS_1


Jadi setiap perkembangan dirinya pasti selalu saja demam itu tak perlu khawatir karena itu hal yang normal untuk pertumbuhan bayi."Ucap Dokter anak pada Erlyen.


"Terima kasih dok atas pencerahannya saya jadi tahu perkembangan bayi saat pertumbuhan giginya."jawab Erlyen sambil menerima resep yang harus ditebus di apotik.


**


Sementara itu Leonard merasa mau ke kamar kecil karena kebelet.


Ketika bangun ia mendapati dirinya tidur seorang diri dan ketika melewati kamar Erlyen dan baby Kirana ia tak melihat mereka,Leonard langsung panik dan saat Leonard mencari bibi pembantu juga tidak ada di tempat sedangkan hp Erlyen sementara di charger di atas meja di dalam kamar.


"Kemana mereka dengan malam malam begini."Ucap Leonard sambil melirik jam tangan di pergelangan tangannya dan ia kaget ternyata sudah pukul 02.00 dini hari waktu setempat.


"Dimana mereka apa yang terjadi pada mereka?Erlyen isteriku kemana kamu sayang?Mana bayiku?"Teriak Leonard dan membangunkan satpam di depan pagar rumah.


Satpam satpam itu pun berlari ke runah utama dan bertanya pada Leonard.


"Ada apa Tuan?"Tanya Pak Satpam pada Leonard.


"Mana isteri dan anakku?Kenapa merwka tidak ada dalam rumah apa yang telah terjadi?Jawab pertanyaanku.kalian digaji untuk apa saja masa tak ada seorang pun yang tahu kemana mereka pergi?"Tanya Leonard dengan wajah garang.


"Maaf tuan apa saya bisa berbicara?"ijin seorang satpam lagi.


"Apa itu cepat katakan...!!"Leonard benar benar tidak sabar lagi.


"Nyonya dan bibi serta baby Kirana sedang ke rumah sakit karena baby Kirana sakit tadi demam tinggi,nyonya sangat panik dan mungkin nyonya lupa dengan tuan tetapi nyonya berpesan untuk menjaga tuan."Ucap Satpam kurus itu lagi.


"Di rumah sakit mana isteri dan anakku pergi?"Tanya Leonard yang rasa mabuknya telah hilang akibat kaget dengan kepergian Erlyen dan baby Kirana.


"Klinik terdekat sini tuan muda."Jawab satpam itu sambil menunduk dan memberi hormat pada Leonard.


"Baiklah antar aku ke sana sekarang."Ucap Leonard sambil masuk ke dalam mobil dan mereka pun pergi ke klinik 24 jam terdekat.


Saat mereka tiba di parkiran rumah sakit terlihat Erlyen keluar sambil menggendong baby Kirana dan mereka masuk ke dalam mobil tetapi langsung di cegat oleh Leonard.


"Sayang kenapa kamu tidak membangunkan aku saja kamu lupa aku adalah suamimu dan anakku itu tanggung jawabku juga kenapa sayang?"Tanya Leonard beruntun.


"Sayang aku panik dan kamu kan lagi mabuk aku gak mungkin bangunkan kamu sayang."ucap Erlyen membela diri takut sama Leonard yang sangat emosi saat itu.


"Sayang lain kali libatkan aku dalam segala masalah yang kamu hadapi ya jangan seperti ini apa kamu tidak memerlukan aku lagi sampai sampai anakku kenapa kenapa kamu diam saja tanpa memberi tahu apapun padaku?"


Leonard bertanya tanya lagi.


"Sudahlah sayang aku yang salah karena tak memberitahumu saat keadaan urgent seperti tadi."Ucap Erlyen sambil memasang seat belt dan mengecup kening Leonard dengan tiba tiba yang menyebabkan Leonard kaget bukan main.


"Sayang kamu sudah mulai nakal ya?apa kamu tahu kalau aku menginginkan lebih dari sebuah kecupan?"Tanya Leonard membuat Erlyen langsung bergidik dan melepaskan kecupannya.


"Jawab pertanyaanku sayang."ucap Leonard lagi.


"Cukup sayang kita masih di jalan aku lagi nyetir takut kita kenapa napa bagaimana?"Ucap Erlyen sambil menoyorkan kepala Leonard yang sudah bersiap siap untuk mengecup Erlyen.


"Baiklah aku mengalah demi anak perempuanku."Ucap Leonard sambil mengecup kening baby Kirana yang tampak sangat lelap itu.


"Terima kasih ya sayangku?"Ucap Erlyen sambil menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan dengan kecepatan sedang.


"Jangan ngebut sayang..!!"Leobard mengingatkan Erlyen untuk tetap berhati hati dalam mengendarai mobil.


"Iya sayang tenang saja."Jawab Erlyen pada Leonard.


**


Lima belas menit kemudian mereja sudah tiba di rumah dan langsung masuk ke dalam rumsh karena pintu pagar sudah di buka oleh bibi Ira dan pak Max satpam kurus yang tadi ikut ke rumah sakit.


Ketika sedang asyik mengurus isteri dan anaknya Leonard terlihat tersenyum penuh kebahagiaan karena ia benar benar menikmati jadi pria sehati yang menyempatkan diri untuk merawat dan melindungi keluarganya serta mengasuh baby Kirana yang sudah dianggapnya sebagai anak itu.


Leonard membantu Erlyen menidurkan baby Kirana dan ketika sang bayi sudah terlelap Leonard pun mendekati ke arah Erlyen yang terlihat sangat mengantuk dan nyaris terjatuh kepalanya karena sandaran kursi yang ia gunakan tadi sudah bergeser nenjauhi kepalanya karena berat badannya itu.


Isteriku terima kasih sudah hadir dan menghiasi hidupku saat ini.


Aku sangat bahagia dan sangat sangat berterima kasih karena aku sudah memilikimu dan memang lagunya Naff yang berjudul tentang "Akhirnya Ku menemukanmu itu telah tercapai dan masih ada hal hal lain yang belum aku lakukan karena mengingat kamu baru saja melahirkan seorang bayi cantik untukku.

__ADS_1


Aku janji akan menjadi suami sekaligus ayah terbaik untuk putri kita dan juga sebagai pelindung keluarga kita hingga selamanya.


Karena ia tak bisa tidur lagi akhirnya ia memutuskan untuk menyanyikan lagunya Naff yang berjudul "Akhirnya Ku menemukanmu"


Akhirnya ku menemukanmu


Saat hati ini mulai merapuh


Akhirnya ku menemukanmu


Saat raga ini ingin berlabuh


Ku berharap engkau lah


Jawaban sgala risau hatiku


Dan biarkan diriku


Mencintaimu hingga ujung usiaku


Jika nanti ku sanding dirimu


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Akhirnya ku menemukanmu


Saat hati ini mulai merapuh


Ku berharap engkau lah


Jawaban sgala risau hatiku


Dan biarkan diriku


Mencintaimu hingga ujung usiaku


Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Akhirnya ku menemukanmu


**


Selesai menyanyikan lagu itu ia pun menggendong Erlyen dan merebahkan di atas ranjang dan menyelimutinya dengan selimut tebal kemudian ia pun merebahkan juga dirinya di samping wanita yang sudàh lama ia cintai itu namun ia masih belum bisa memejamkan matanya karena ia masih harus mengurus semua surat surat Albert dan Erlyen yang hampir selesai dan ia juga berencana untuk bertemu tuan Jhonatan dan meminta mereka mau menandatangani surat persetujuan yang ia dan pengacaranya buat agar dikemudian hari mereja tidak menuntut dirinya karena menikahi isteri Albert itu.


Tetapi ketika ia hampir memejamkan matanya tiba tiba ponselnya berdering dan ia pun segera mengangkat ponselnya itu.


"Malam Tuan maaf ganggu tetapi ini sangat penting Tuan,dari hasil penyelidikan ternyata Erlyen dan Albert belum terdaftar di catatan sipil, dan ada sebuah fakta lagi yang lebih dahsyat bahwa ketika mereka menikah beberapa waktu lalu itu semua hanya setingan yang dilakukan oleh Albert karena ancaman dari Tuan Jhonatan yang akan membekukan semuafasilitas Albert sehingga Albert menyewa orang orang suruhannya agar mau membantunya mewujudkan impian Tuan Jhonatan yaitu bertanggungjawab pada gadis yang sudah dinodai secara paksa putranya itu."ucap suara dari seberang sana.


"Baiklah kalau begitu tetap pantau perkembangan kasus ini ya?"


Leonard pun mengakhiri panggilan telepon itu.

__ADS_1


to be continued


Bersambung ya guys


__ADS_2