Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
#37


__ADS_3

Mita pun segera masuk ke dalam kamar nya, Dia menganti baju setelah membersihkan diri.


"Untung saja gue cepet pulang, kenapa sih Papa gak ngasih tau kalo Andi yang mau di jodohkan sama gue," gumannya.


Ifa Caling...


"Ada apa Ifa malam-malam telpon?" gumannya dan langsung menggkat nya.


"hallo..


"...


"gue udah pulang, sekarang gue dah dirumah, iya gue inget ko ngumpul nya di rumah gue aja ya.


"...


"oke kalo gitu besok gue jemput awas jangan sampe kesiangan bangunnya.


"...


Ifa pun mematikan ponselnya."Kebiasaan si Ifot suka gitu main matiin segala," gerutunya.


Mita pun merebahkan tubuhnya dan segera memejamkan mata, namun saat baru sebentar terlelap pintu kamar terbuka.


"Sayang kamu sudah tidur nak?" ucap Mama Fatma.


"Hmmm.. Mama udah pulang," jawabnya membuka mata.


"Udah, Mama khawatir sama kamu gimana keadaanmu apa sudah baikan?"


"Udah, tadi Mita udah minum obat sekarang udah mendingan, maafin Mita ya udah ngecewain Mama dan Papa," sesalnya.


"Tidak apa -apa kita bisa rencanain lagi kapan-kapan, mereka juga titip salam buat kamu semoga cepat sembuh," ucapnya dan Mita pun mengangguk.


"Kalo besok masih sakit gak usah ikut liburan bareng Ifa, takut nya kenapa-napa apalagi pake motor,"


"Mita udah sembuh ko lagian kan Ifa yang bawa motornya, Mama tenang aja,"


"Mama cuma takut kamu kenapa-napa sayang apalagi besok Mama mau keluar kota ada undangan dari relasi Papa, Mama gak tega ninggalin kamu,"


"Udah Mama tenang aja kita kan mau nginep di sana, Mama tenang aja ya Mita baik-baik saja,"


"Ya sudah kamu istirahat sudah malam, maaf Mama mengganggu istrahat mu, selamat malam sayang," ujarnya mencium kening Mita.


"Selamat malam,"


Mamanya pun keluar dari kamar meninggalkan Mita sendiri, tak lama kemudian Mita terlelap.

__ADS_1


***


"Sayang bangun sudah siang," ucap Mamanya, Mita pun mengerjapkan matanya dan segara duduk.


"Ya Tuhan, maaf Ma Mita kesiangan,"


"Ayo mandi, kita nunggu di ruang makan,"


Mita pun bergegas mandi, dan bersiap karna sudah jam 6 pagi.


"Sial kenapa gue lupa belum siap-siap ya ampun gimana nih," gumannya.


Mita pun memasukan satu stel baju untuk ganti di sana tak lupa perlengkapan mandi dan yang lainnya ke dalam ranselnya.


"Udah kali ya, nanti kalo ada yang lupa beli aja gue benar-benar bingung," gerutu nya kesal.


Dia juga memakai kemeja kotak dan celana jeans juga sepatu kets berwarna putih, tak lupa menenteng jaket.


"Sayang kamu serius mau ikut?" ucap Pa Ali.


"Iya dong, Papa liat kan Mita sehat walafiat, lagian kapan lagi kita bisa main kaya gini," ucap nya, dan mereka pun mengangguk.


Setelah sarapan orang tuanya berangkat lebih dulu ,Mita pun menjalankan mobilnya menjemput Ifa dulu.


"Issst kebiasaan katanya mau pergi pagi ko malah belum datang jam segini," guman Ifa kesal.


"Ya udah kita cus, gue udah pamit sama ortu," ujarnya duduk di samping Mita.


Mobil pun melaju menuju rumah Mita ysng hanya 10 menit perjalanan.


"Ya udah masuk dulu yuk sambil menunggu yang lain," ujarnya.


"Udah ah tunggu di sini aja gie gerah," ucap Ifa.


" Fa kamu Bawa motornya mas Iqbal tuh udah di cek kemarin di bengkel," ujarnya menunjuk motor besar di halaman rumahnya.


"Oke, Zahra mana sih laama banget?"


"Lagi di jalan kaya nya, gue telpon juga gak di angkat, kamu gak jadi ajak Rey?"


"Enggak lah ngapain juga ,pasti kanDia kan sibuk mana ada waktu jalan-jalan gini,"


"Eh itu Zahra sama Sandy dan itu bukanya Rey ko bisa bareng mereka?" ujar Mita.


"Udah kumpul semua kan ayo berangkat, Vito sama Agus udah nunggu kita di depan mini market," ujar Mita meraih tas nya di atas kursi.


"Tunggu," ucap Ifa

__ADS_1


Saat Ifa tidak tau alasan apa yang akan Dia berikan Adit sudah datang disana.


"Apa-apan nih?" bisik nya pada Ifa, namun Ifa hanya mengangkat dua jari tangannya✌.


Mau tidak mau Mita pun berangkat bersama Adit dan Ifa bersama Rey.


Suasana di jalan pun terasa sepi hanya suara motor yang terdengar.


Mita memegang ujung kemeja Adit yang di biarkan terbuka kancingnya, Adit pun menggenggam tangan Mita agar memeluk tubuhnya, Mita pun terpaksa memeluk tubuh Adit karna takut terjatuh ,mereka tertinggal jauh dari teman-temannya.


Setelah menempuh perjalanan yang lama, akhirnya mereka sampai di rumah nenek nya Zahra, mereka di sambut dengan hangat oleh mereka.


Visual.


Faramita Azra Emier, 18 tahun anak kedua dari dua bersaudara, gadis manis yang selalu ramah dan baik hati.



Adithia dwi putra Brata, 18 tahun Anak ke dua dari dua bersaudara, tampan cool, dan juga dingin.



Asifa Puspita , gadis yang sedikit tomboy dan juga bar-bar, namun setia kawan.



Rey Marcel Wijayanto, Kaya berwibawa, tampan dan idaman semua wanita.



Azahra Fauza sabila, baikhati sedikit manja.



Sandy Pratama putra.



Zaki Azkara Dinata.



Lisa amora Delta.



Andi Wijaya

__ADS_1



__ADS_2