Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
Wanita Aneh


__ADS_3

Setelah bersiap siap,tak lama kemudian Leonard datang menghampiri dan mengajaknya pergi.


Ketika tiba di depan mobil tiba tiba muncul seorang wanita berparas cantik dan berambut panjang menghampiri Leonard dan tanpa rasa malu ia pun melingkarkan tangannya di lengan Leonard dan mendorong Erlyen sampai nyaris terjungkal ke belakang,tapi dengan sigap Leonard langsung menangkap Erlyen dan mendekapnya dengan sangat erat sehingga Erlyen tidak terjatuh ke lantai.


"Siapa kamu?"Hardik Leonard sambil memelototi wanita di hadapannya itu.


"Siapapun itu aku tak mau tahu dan tak ingin tahu dan tak mau melihatmu berseliweran di halaman rumahku."Bentak Leonard pada wanita itu lagi.


"Aku juga tak membutuhkan dirimu disini aku hanya mau memperhitungkan sesuatu dengan wanita ini."Ucap Wanita itu sambil menunjukkan jarinya ke arah Erlyen.


"Apa salahku?''Tanya Erlyen pada Wanita itu lagi.


"Salah kamu banyak dan aku ingin kamu menjauhi priaku."Ucap wanita itu lagi tanpa menjelaskan apa maksud dari tuduhannya itu.


"Apa salahku padamu wanita galak?"Tanya Erlyen pada wanita tanpa nama itu.


Leonard pun memerintahkan anakbuahnya untuk membawa wanita itu untuk segera kelyar dari rumahnya.


"Siapa wanita itu Leo?"Tanya Erlyen pada Leonard yang terlihat bingung dengan pertanyaan Erlyen.


"Aku tidak tahu siapa wanita itu Lyen,aku akan mencari tahu siapa yang telah mencoba bermain main denganku,kamu tenang aja sayang aku takkan pernah membiarkan siapapun menyentuhmu."Ucap Leonard sambil memeluk erat Erlyen dan mengusap kepala wanita itu.


"Lyen,percayalah kalau semua akan baik baik saja ayo kita berangkat sekarang."Ucap Leonard sambil menekan kode rahasia pada tembok mansionnya tanda kalau ada hal yang harus di waspadai oleh orang orang kepercayaannya dalam hal menjaga rumahnya itu.


Kedua sejoli itu pun melangkah pergi dan masuk ke dalam mobil sport mewah itu dan meluncur dengan halus menuju ke hotel yang sudah di reservasi oleh ssng sekretaris kemayu itu.


Sepanjang jalan Leonard tak henti hentinya berpikir soal kemunculan wanita tadi mengingatkan Leonard akan sesuatu...


Suatu kejadian di masa lalu yang pernah ia alami.


"Ya aku harus menghubungi Jean soal masalah ini aku yakin ia masih menyimpan wajah asli wanita itu di filenya."Ucap Leonard tiba tiba dan sontak membuat Erlyen kaget bukan main.


"Ada apa Leo?"Tanya Erlyen sambil menggenggam erat tangan pria di sampingnya itu.

__ADS_1


"Maafkan aku Lyen aku sama sekali tak bermaksud untuk menceritakan semua masa lalu aku padamu Lyen tapi aku merasa sangat takut kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya,"gumam Leo dalam hati.


Erlyen masih menatap wajah pria itu dengan rasa penasaran.


"Maaf Lyen,maksudku aku harus menghubungi Jean adik sepupuku untuk mencari tahu siapa wanita tadi yang berani datang ke rumah kita."Ucap Leonard meyakinkan kalau maksud omongannya tadi semua akan baik baik saja.


"Baiklah Leo aku percaya padamu dan aku yakin pria tampanku ini pasti bisa menyelesaikan semua masalah yang dihadapinya dengan baik."Ucap Erlyen sambil tersenyum dan tetap menggenggam erat tangan pria itu.


"Maafkan aku Lyen."Ucap Leonard lagi sambil mengusap kepala wanita di sampingnya itu.


"Jean,apa maksudmu melepaskan kembali Stevi hadir di kehidupanku yang sekarang?"Tanya Leonard dalam hati.


******


Sementara itu di sebuah rumah sederhana seorang ibu sedang memanggang ayam kalkun dan kentang dibalut bumbu barbeque yang membuat siapa saja yamg mencium aroma itu menjadi kelaparan.


"Jean !!" Ucap wanita tua itu sambil menghela nafas panjang.


Semoga wanita itu tidak membuat onar di hadapan Leonard.


Mirandalah yang mengasuh Leonard dari kecil sampai berusia Delapan belas tahun di sebuah desa kecil jauh dari keramaian kota Luxembourg.


*****************


Sesampainya mobil sport itu di depan hotel Zaviera,mereka pun turun dari mobil dan berjalan menuju ke lobi hotel dimana banyak bodyguard sudah menunggu dan semua karyawan dari perusahaan milik Leonard sudah hadir di sana juga.


"Selamat Datang Tuan dan Nona!"Sapa seorang pria berambut cepmek sambil tersenyum dan memlersilahkan Leonard dan Erlyen masuk ke dalam lift yang sudah disterilkan khusus untuk sang CEO tampan dan wanita cantik di sampingnya sang CEO.


"Apa semuanya akan baik baik saja Tn. Leonard?Tanya Erlyen sambil mengedipkan matanya.


"Sayangku,percayakanlah semuanya untuk aku,kamu tahu kan apa yang harus aku lakukan?"Ucap Leonard sambil tersenyum semanis mungkin pada wanita di sampingnya itu.


Akhirnya mereka pun masuk ke dalam ruangan yang telah di sediakan untuk party mereka.

__ADS_1


"Marilah semuanya kita rayakan kemenangan kita dan besok semuanya akan saya kasih libur sebanyak 3 hari dan pas masuk kerja nanti semua orang akan mendapatkan hadiah."Ucap Leonard sambil tersenyum dan mulai memesan makanan sesuai selera masing masing.


Alunan musik pun mulai terdengar sangat lembut dan syahdu membuat orang orang yang hadir di sana sangat gembira.


Ketika sedang asyik menikmati makanan dan minuman yang telah disediakan tiba tiba lampu dalam ruangan itu padam membuat Erlyen langsung memasukkan kepalanya di dalam jas hitam milik Leonard.


"Siapa yang mematikan lampu ini?"Teriak Leonard.


Teriakan Leonard menggema dalam ruangan itu dan tak lama kemudian teknisi listrik telah tiba dan mulai memperbaiki yang rusak dan selesai dengan sempurna dalam waktu Lima menit saja.


"Leo,please jangan teriak teriak,sabarlah semua pasti akan baik baik saja,jangan panik."Ucap Erlyen sok bijaksana membuat hati Leonard kembali melunak.


Setelah lampu nyala kembali mereka pun menikmati semua makanan dan minuman itu sambil mendengarkan musik dan juga bermain game.


Semua laki laki merencanakan sebuah perjalanan untuk acara liburan mereka Tiga hari kedepannya dan para wanita merencanakan mereka harus berbelanja dan perawatan diri mereka bahkan da yang bersama keluarganya berpiknik ke luar kota atau ke destinasi wisata yang sudah menjadi target mereka atau impian mereka selama ini.


Party kecil kecilan itu akhirnya berjalan dengan lancar dan sangat menggembirakan para karyawan dan karyawati itu.


******


Erlyen menggeliat dan terbangun di sepertiga malam karena mendengar bunyi ketukan di pintu kamarnya.


Ia tak berani membukanya karena takut.


Dengan segera ia meraih ponselnya dan mencoba menelepon Leonard,tetapi tak ada jawaban dari Leonard yang semakin membuat Erlyen ketakutan.


Ia pun memilih untuk berserah diri pada Tuhan,kemudian terlelap lagi.


Sedangkan Leonard masih belum bisa tidur karena memikirkan kemunculan wanita tadi,ia seperti merasakan suatu gejolak bathin yang sangat mengganggu pikirannya.


"Apa mungkin ia akan menghancurkan masa depanku bersama Erlyen?"Banyak pertanyaaan muncul di kepalanya dan membuatnya ingin berteriak sepuasnya.


"Siapakah wanita itu?"

__ADS_1


Masih misteri baginya karena ia hanya mengingat sepotong dari masa lalunya yang telah hilang di telan waktu.


__ADS_2