Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
#65


__ADS_3

Keesokan harinya, Mita sudah di antarkan pulang Dia takut Orang tuanya pulang dan Dia tidak ada di rumah.


Adit pun bergegas pulang setelah mengantarkan Mita sampai rumah.


Mita segera masuk ke dalam kamar nya, Dia pun segera mandi setelah membaca pesan dari Mamanya kalo mereka sudah sampai di Bandara.


"Pantas saja aku liat Mang Supri manasin mobil, ternyata mau jemput Mama sama Papa," gumannya .


Setelah mandi dan ganti baju, Mita menghampiri Bi sarah di dapur yang sedang memasak.


"Bi tau gak Mama sama Papa mau pulang?" tanya Mita duduk sambil menyambar roti.


"Tau non kan semalam Ibu telpon dan tanyain non Mita, Bibi bilang aja kalo Non Mita nginep di rumah temannya, habis bibi gak tau mau bilang apa non Mita kan cuma bilang mau nginep dan gak bilang di rumah siapa-siapa nya,"


"Maaf bi, Mita lupa ngasih tau," ujarnya merasa bersalah.


"Gak papa non, bIbi tau non pasti sibuk sehingga lupa ngasih tau,"


"Makasih banyak ya bi, untuk semuanya." ucap Mita merasa beruntung karna Art nya itu selalu bisa menutupi kesalahannya.


Setelah membantu menata makanan Mita pun menyambut Papa dan Mama nya di depan rumah sambil melihat-lihat tanaman Mamanya takut nya ada yang mati.


Tak berselang lama mereka pun datang, Mita dengan senyum lebar nya menyambut kedatangan mereka yang sudah hampir 6 bulan ini di Turki.


"Sayang... Mama kangen sama kamu, gimana kabarmu?" Bu Fatma memeluk erat anak gadis nya itu.


"Baik ma, Mita juga kangen banget sama Mama Papa," jawabnya sambil melepaskan pelukan .


Setelah itu giliran Papa nya yang memeluk, Mita pun dengan senang hati menyambutnya.


"Maafin kami ya yang terlalu lama meninggalkanmu," ucap Pa Ali mengelus pucuk kepala Mita.


Setelah itu Mita pun membantu membawa koper kedalam rumah.


"Simpan aja di sana, ayo kita makan Mama sama Papa udah laper," ucap Mamanya.


Mereka pun menuju ruang makan, dan mereka pun makan bersama.


"Gimana kabar paman? " tanya Mita.


"Udah lumayan, namun masih harus pake kursi roda, Papa juga menyerahkan perusahaan kepada Ibrahim, karna hanya Dia yang bertanggung jawab dan bisa di percaya," ujarnya.


"Syukurlah kalo begitu, Mita ikut seneng dengernya semoga saja Kak Kaenan pun bisa berubah lebih baik." ucap Mita.


"Semoga saja, gimana kuliah kamu?" tanya Pa Ali.


"Baik Pah,"

__ADS_1


"Maafin Papa ya udah bikin kamu cape tiap hari harus ke kantor terus ke kampus," ucap Pa Ali.


"Gak apa-apa Mita malah seneng bisa bantu-bantu Kak Bayu, apa nanti setelah Papa kembali ke kantor Mita masih boleh bekerja?"


"Boleh kalo kamu tidak terlalu sibuk dengan kuliah kamu, tapi kalo bisa mending kamu selesaikan dulu kuliah kamu yang tinggal 1 tahun lagi,"


"Baiklah kalo begitu,"


"Gimana kabar kamu dan Adit?" tanya Mamanya.


"Kami baik-baik saja Ma, Adit sangat baik dan perhatian sama Mita apalagi kelurga nya,"


"Syukurlah kalo begitu, berarti Mama sama Papa gak salah jodohin kamu sama Dia." Mita pun hanya mengangguk.


Acara sarapan pun akhirnya selesai, Bu Fatma mengajak Mita masuk kamar.


Sedangkan Pa Ali masuk ke ruang kerjanua, memeriksa pekerjaannya yang sudah lama Dia tinggalkan.


"Sayang ini oleh-oleh buat kamu," Memberikan Dua buah paperbag besar.


"Dan ini berikan ke Ifa dan juga teman-temanmu." ujarnya, memberiakan satu satu kotak besar.


"Apa ini Mah koh berat kaya nya," tanya Mita heran.


"Itu makanan, dan juga asesoris kamu bisa membagi nya untuk teman-temanmu," jawabnya.


" Baiklah terimakasih banyak Ma, padalah gak usah repot-repot bawa beginian, Mama sama Papa pulang aja Mita udah seneng banget," ujarnya.


"Oh iya, kemarin Bayu telpon Papa katanya kamu mau liburan ke Bali sama temen-temen kamu?"


"Iya rencana nya gitu, baru Mita mau minta izin sama Mama sama Papa, eh udah di duluin Kak Bayu."


" Mama sama Papa pasti izinin kamu sayang, asal kamu bisa menjaga diri kamu dengan baik," ujarnya.


"Makasih Mah."


"Sama-sama sayang,"


Setelah lama berbincang Mita pun kembali ke kamar nya, Dia menghubungi Adit kalo orang tuanya sudah pulang.


[Hallo sayang, ada apa kamu ko kayanya seneng banget]


[Mama sama Papa udah pulang, kamu nanti malem main ke sini ya ajak Bunda sama Ayah, biar kita makan malam bersama]


[Serius mereka udah pulang, aku ikut seneng dengernya]


[Iya aku juga seneng banget]

__ADS_1


[Ya udah nanti malem aku ke sana sekalian minta izin, buat bawa kamu liburan ]


[Iya, aku tunggu yq udah kalo gitu aku tutyp ya nanti aku telpon lagi]


[Iya sayang, Love U]


[Love U to]


Mita pun mengakhiri telponnya dan menghubungi Ifa, agar bisa ke sana hari ini.


[ Hallo Fa]


[Hay bebz, tumben telpon? ]


[ Loe dimana, main sini dong gue pengen ketemu]


[Gue lagi pemotretan, nanti sore deh gue mampir ke rumah loe]


[Oh gitu, ya udah gue tunggu ya jangan bohong]


[Oke siap]


[Ya udah bye.. ]


[bye.. ]


Mita pun melempar ponsel nya ke kasur dam Dia pun merentangkan tubuhnya melihat langit kamarnya.


Sungguh Dia sangat kesepian, apalagi Zahra pindah ke luar negri dan Ifa pun sekarang sibuk bekerja jadi model.


Dia rindu masa-masa saat bersama mereka, bercanda dan tertawa .


Mita pun bangkit ngomong-ngomong Zahra, Dia pun ingat kalo Zahra akan kembali ke sini liburan semester ini.


Lantas Mita pun mengirim pesan padanya, dan benar saja Zahra akan datang nanti sore.


"Ya Tuhan aku kangen banget sama kamu Ra, hampir 3 tahun ini kamu gak pernah datang berkunjung." gumannya.


Setelah perpisahannya dulu, Zahra belum sekali pun menginjakan lagi kaki nya di sini.


Tak pernah satu kali pun Dia pulang, alasannya sibuk kuliah.


Mita pun membuka leptopnya, melihat album mereka saat sekolah dulu, sungguh membuat hati nya rindu saat-saat seperti itu.


Ingin rasanya Mita kembali ke masa itu, dimana Dia harus berjuang mengejar cinta Adit, yang akhirnya kini menjadi kekasihnya yang over fropertif.


Dia tidak menyangka Adit yang begitu dingin bisa menjadi sosok yang lembut dan hangat saat bersamanya, mengingat masa remaja itu Mita tak kuasa meneteskan air matanya.

__ADS_1


Tak terasa usia pacaran pun hampir 3 tahun di jalani nya dengan berbagai cobaan yang ada.


Semoga saja bisa lebih baik ke depannya, dan semoga Adit jodoh yang benar-benar Tuhan kirimkan untuknya.


__ADS_2