Terlanjur Cinta

Terlanjur Cinta
"Mencoba menghacker hati"


__ADS_3

Malam kian larut,suara burung malam semakin nyaring terdengar. Erlyen memeluk erat pinggang Leonard seakan akan ia tak ingin melepaskan Leonard.


Leonard terjaga sepanjang malam karena ia mendengar tangisan dari wanita yang ia cintai itu,ia mendengar kalau Erlyen biasa menangis di kala bulan purnama tiba.


Leonard mengeratkan pelukannya dan semakin merasakan kalau wanita yang menjadi impiannya setiap hari itu pernah mengalami luka yang mendalam.


Erlyen merasakan kehangatan yang membuat hatinya tenang setenang air yang mengalir.


Erlyen pun menutup matanya dan mulai bermimpi indah.


Leonard masih saja terjaga dan memeluk erat tubuh wanita yang selalu ia dambakan itu,entah mengapa ia mulai berpikiran tentang hal hal yang baru saja mereka bicarakan berdua tadi,sempat terlintas dalam benaknya kalau ia takut apa yang Erlyen takutkan tentang balas dendam akan menggerogoti hatinya ia takut memperlakukan Erlyen tidak dengan baik baik saja, ia juga takut tidak bisa mengendalikan dirinya dan menyakiti wanita itu.


Ia menjadi resah dan gelisah sampai akhirnya ia pun pasrahkan dirinya pada Tuhan dan berharap semoga Tuhan berkenan dengan pilihannya itu.


Ia juga tak mau memaksakan kehendak bila wanita di sampingnya itu bukan jodohnya,tetapi ketika pikirannya mencoba untuk menghacker hatinya tetapi apa yang ia dapatkan ia tak bisa dengan mudah menghacker hatinya itu,karena dalam benaknya ia melihat tulisan berhiaskan permadani tepat pada jantungnya kalau ia takkan pernah menghapus nama Erlyen dari jantungnya itu.


Aku tahu ini semua bukan mau aku tetapi hatikulah yang berperan sepenuhnya dalam memilih dan memilah siapa sebenarnya yang akan menjadi ratu hatiku.


Cinta ini sungguh rumit ya? Ternyata menjadi dewasa itu tak segampang membalikkan telapak tangan.


Aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk dirimu dan buah hati kita.


Akhirnya malam yang indah itu pun perlahan lahan memaksa Leonard untuk melepaskan penatnya sejenak dan meluluhkan hati sekeras baja itu untuk memejamkan matanya dan tertidur di samping wanita yang selalu membuat hatinya tenteram itu.


**


Pagi telah menjelang,matahari belum juga menampakkan sinar keperkasaannya.

__ADS_1


Ratu malam telah pergi ke peraduannya pertanda malam telah berakhir.


Leonard menggeliat dan mencari sesuatu yang sangat berharga di hatinya.


Tetapi apa yang ia cari tak juga ia temukan,akhirnya ia pun bangun dari tidurnya dan menatap sekeliling ruang dalam tenda itu.


"Kemana dia?"Gumam Leonard sambil bangun dari tidurnya dan merapikan selimutnya.


Ia pun pergi ke luar tenda dan menghirup udara segar.


Dari kejauhan tampaklah seorang wanita sedang berolahraga dan sedang menikmati indahnya alam semesta ini.


"Ternyata pagi di hutan sangatlah indah dan menyegarkan."Gumam Erlyen sambil merentangkan kedua tangannya.


Sungguh indah ciptaan TUHAN.


Erlyen masih saja merentangkan tangannya sambil berputar putar dan memetik bunga bunga aster yang sangat indah di sekelilingnya itu!!


Ia tak menyadari jika setiap gerak geriknya di perhatikan oleh seseorang yang sudah jatuh hati padanya.


Leonard tersenyum sambil berjalan perlahan mendekati Erlyen.


"Selamat pagi Cintaku,sayangku,dan ratu hatiku."Ucap Leonard sambil memetik beberapa tangkai bunga Aster dan memberikannya pada Erlyen beberapa tangkai dan ia pun menyelipkan di sisi telinga wanitanya itu.


"Selamat pagi juga Leo,maaf aku tak membangunkanmu soalnya aku tak ingin tidur indahmu terganggu."Ucap Erlyen sambil menerima bunga yang diberikan oleh Leonard padanya.


"Lyen aku jujur padamu,aku harap kita akan membicarakan ini lagi sekarang. Apa kamu bersedia mendengarkan isi hatiku saat ini."Ucap Leonard memohon pada Erlyen.

__ADS_1


"Apa itu Leo?"Ucap Erlyen sambil mengatupkan telapak tangannya dan menarik nafas panjang.


"Lyen aku jujur padamu,semalam aku tak bisa memejamkan mataku dan otakku berusaha menghacker hatiku tetapi tak bisa aku masih saja tak bisa membendung rasa yang terdalam ini untukmu dan aku harap kita akan selalu seperti ini karena aku tak sanggup jika harus menjauh darimu,itu tak mungkin aku lakukan karena hatiku telah memilihmu untuk menjadi tawanan hatiku,karena kamulah aku bangkit berdiri kuat dan tegar dalam menghadapi setiap masalah yang datang."Ucap Leonard sambil maju dan memeluk pinggang gadis itu.


"Sudah habis khotbahnya?"Ucap Erlyen membuat Leonard bingung dan merasa lucu.


"Kamu bercanda denganku sayang?Kamu tahu gak kalau hatiku ini hanya akan tenang bila berada di dekatmu?Kamu tahu gak sayang kalau aku sangat berharap suatu saat di setiap pagiku aku ingin membuka mataku dan kulihat kamu selalu ada di sampingku dan meringkuk di dalam dekapan eratku,aku ingin kamulah yang terakhir dalam hidupku,kita akan mengarungi bahtera rumah tangga bersama dan sesulit apapun hidup kita akan kita lalui bersama."Leonard berkata panjang lebar dan terus mengeratkan pelukan itu.


"Aku tahu Leo kamu mencintaiku tetapi aku takut kalau suatu saat nanti kamu akan pergi meninggalkan aku sendirian dan pergi bersama wanita lain yang lebih pantas untukmu."Ucap Erlyen pada Leonard.


"Buang jauh jauh pikiranmu itu Lyen,kalau aku tak mencintaimu untuk apa aku bersusah payah mencarimu dari dulu hingga sekarang,untuk apa aku tak menikah saja dengan wanita wanita diluar sana yang nota bene lebih cantik darimu,untuk apa aku berjuang menemukanmu kalau aku hanya akan menyakitimu saja,please tolong jangan menguji perasaan ini karena cinta ini tak ingin diuji oleh pemilik cintanya. Kamu tahu tidak,aku tak bisa hidup tanpa kamu sesaatpun aku tak bersamamu rasanya hampa hatiku."Ucap Leonard lagi.


"Ah yang benar saja kamu takkan bisa hidup tanpa adik aku?"Tiba tiba Kak adrian sudah muncul di hadapan mereka entah dari mana datangnya membuat Erlyen dan Leonard kaget bukan main.


"Kakak....!!"Seru Erlyen sambil menutup matanya dengan kedua tangannya dan melepaskan pelukan Leonard dan berjalan mendekati sang Kakak.


"Kakak menyetujui semua yang telah kalian rencanakan dan saat pulang nanti kita akan merayakannya."Ucap Adrian sambil tersenyum dan memeluk erat tubuh adik perempuan semata wayangnya itu dan mengecup kening sang adik dengan penuh kasih sayang.


"Kakak tahu kamu takut melangkah ke depan dan takut menaruh kepercayaan pada makhluk yang benama pria tetapi sampai kapan kamu akan menutup dirimu pada semua orang yang berniat baik padamu,sampai kapan dek?"Ucapan Kak Adrian mengandung pertanyaan yang harus dijawab oleh Erlyen.


"Percayalah Dek,bahwa setiap manusia punya sisi baik dan buruknya dan setiap orang itu tidak sama pikiran dan pandangannya jangan karena kesalahan seseorang di masa lalumu membuat hatimu tertutup untuk semua pria di dunia ini."Ucap Kak Adrian sambil mengelus rambut panjang sang adik yang tergerai indah bila di tiup angin pagi yang segar.


"Baiklah Kak apapun yang kakak katakan Erlyen percaya akan membawa buah kebaikan pada Erlyen."Ucap Erlyen sambil tersenyum dan memeluk erat pria tampan itu yang merupakan kakak satu satunya itu.


^_^ to be continued guys


Jangan lupa like,komentar dan juga vote ya?

__ADS_1


follow juga ig Author Chreschya Kehi


langsung folback kok...tenang aja.


__ADS_2